Beranda EDITOR'S PICKS Carvaganza Editors’ Choice Award 2018: McLaren 720 S 2018

Carvaganza Editors’ Choice Award 2018: McLaren 720 S 2018

Terus terang,  memilih mobil untuk Carvaganza Editor’s Choice (CEC) 2018 kali ini bagi saya gampang. Tak seperti dua tahun sebelumnya. Tak terlalu banyak mikir meskipun pada tahun ini mobil yang saya tes secara pribadi lebih dari 15 unit dan mungkin lebih dari setengah mobil yang Carvaganza coba selama setahun, saya juga cobain mulai dari mobil LCGC sampai supercar dengan tenaga kuda di atas 700 hp.

Pada waktu miting pertama, saya langsung bilang dengan mudahnya McLaren 720 S 2018 sebagai jagoan, berada di list paling atas mengalahkan dua nominator saya lainnya. Tak banyak mikir karena pada waktu saya mencobanya di Bridgestone Proving Ground di Karawang, Jawa Barat, saya sudah langsung memilih supercar ini untuk Editors Choice nanti.

Pertanyaannya kenapa? Dari sisi subyektifitas memang saya adalah pengagum tim McLaren dari dulu dan kebetulan saya pernah bekerja sebagai jurnalis majalah F1 Racing Indonesia. Ketika hampir semua generasi saya pada tahun 90-an dan 2000-an begitu menggilai tim Ferrari, saya lebih suka McLaren. Apalagi ketika Kimi Raikkonen menjadi pembalap McLaren. Koleksi merchandise F1 saya pun lebih banyak McLaren.

Namun subyektifitas tidak mendominasi pikiran saya. Dari dari sisi fakta dan data eksak,  saya pernah mencoba mobil ini di sirkuit Bridgestone sampai saya merasa benar-benar puas. Saya menggeber mobil ini di sirkuit sendirian sampai lebih dari 16 lap sehingga saya mengistilahkannya sampai saya ‘mabok’ mobil.

Dari sisi pabrikan sendiri, memang McLaren tergolong baru di Indonesia jika dibandingkan dengan manufacture seperti Ferrari dan Porsche. Tapi secara teknologi, ia tidak kalah dengan brand sportscar/supercar lain dan justru McLaren terkenal sebagai supercar yang mengusung teknologi terkini. Jika ingat McLaren, orang akan mengaitkannya dengan teknologi.

Eka Zulkarnain (kiri) menyerahkan penghargaan untuk McLaren 720 S

Mobil ini sudah menyihir saya dari sisi penampilan karena dirancang betul-betul aerodinamis. Sangat stabil, kencang dan user-friendly bagi siapapun karena tidak rumit dengan segala tombol yang bisa mengganggu. Interiornya khas sportscar, simpel dengan nuansa sporty yang kuat.

Mesin V8 twin-turbo 4000 cc terus meraung-raung dikala Anda membejek McLaren di trek lurus 850 m Bridgestone Proving Ground. Tenaga maksimal 720 PS akan tersentak keluar dan bisa menghempaskan kepala Anda ke belakang ketika mobil keluar dari tikungan medium. Mobil terasa stabil salah satunya  berkat fitur traction control dan electronic stability control (ESC) yang disematkan pabrikan. Mobil ini amazing, jika Anda mau tahu alasan-alasan teknisnya simak di web www.carvaganza.com atau majalah Carvaganza edisi April 2018.

PILIHAN: EKA ZULKARNAIN | FOTOGRAFER: SYAIFUL ACHMAD & RACHMAT HIDAYAT

Kolom Komentar

Last Updates

KOMPARASI: Apakah Avanza Lebih Unggul dari Xpander dan Ertiga?

JAKARTA, 18 Januari 2019 - Kehadiran Toyota New Avanza dan New Veloz menjadi perbincangan hangat dunia otomotif dalam beberapa pekan...

Toyota New Avanza Hadir, Mitsubishi Gentar Suzuki Lebih Santai

JAKARTA, 18 Januari 2019 - Kehadiran Toyota New Avanza dan Grand New Daihatsu di Indonesia rupanya tidak terlalu menggentarkan pasar...

TIPS: Mau Mobil Hemat BBM? Cukup Ubah Gaya Nyetir

JAKARTA, 18 Januari 2019 – Hemat atau tidaknya penggunaan bahan bakar miyak (BBM) alias bensin sebuah kendaraan, menjadi hal yang...

Mitsubishi Sedang Persiapkan Xpander Versi Baru?

JAKARTA, 18 Januari 2018 – Persaingan di pasar kendaraan Low MPV semakin panas setelah kehadiran Toyota New Avanza yang baru...

Toyota Indonesia Dukung Vokasi Industri Perkuat Fondasi Kompetensi SDM

MAKASSAR, 17 Januari 2019 – Toyota Indonesia ikut berperan dalam langkah Kementerian Perindustrian menyambut era Industry 4.0, dengan meningkatkan kompetensi...