Beranda Drives Menguji Resep Baru Toyota All New Rush dari Purwakarta-Bandung

Menguji Resep Baru Toyota All New Rush dari Purwakarta-Bandung

BANDUNG, 18 Januari 2018 – Kehadiran Toyota All New Rush mulai Januari ini menjadi perbincangan hangat dunia otomotif Indonesia. Apalagi kalau bukan perubahan dramatis yang dilakukan PT Toyota Astra Motor (TAM) pada Low Sport Utility Vehicle (LSUV) tersebut. Tampilannya jauh berbeda dibandingkan model-model sebelumnya, apalagi dibandingkan model pertama yang diluncurkan pada 2006 silam.

Sejumlah perubahan besar – jika tak bisa dikatakan perombakan — dilakukan Toyota untuk menyempurnakan Rush yang sudah ada. Yang paling kentara adalah aura MPV-nya kini terasa kental, meski tetap mengusung DNA SUV.

Carvaganza mendapat kesempatan menjajal langsung mobil ini dalam media test drive Discover Your Freedom menjelajahi Bumi Parahyangan selama dua hari, 17-18 Janauri 2018 kemarin. Kami diajak menyusuri jalanan Purwakarta, Bandung, dan kembali ke Jakarta.

Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan dipilihnya Purwakarta, Subang, dan Bandung sebagai lokasi test drive karena ketiga kota di Jawa Barat ini memiliki beragam kondisi jalan yang menghubungkan lokasi berbagai destinasi wisata, seperti jalan tol, jalan raya perkotaan dan jalan arteri yang traffic-nya cukup padat, serta berkontur menanjak dan turun.

Kami mengawali perjalanan menggunakan kereta api dari Stasiun Kereta Api Gambir menuju Stasiun Purwakarta yang berlokasi di daerah Nagritengah, Kota Purwakarta. Usai turun dari KA Parahyangan, kami langsung disambut All New Rush. TAM menyediakan 8 unit tipe tertinggi TRD Sportivo dengan transmisi otomatis (4 unit) dan manual (4 unit).

Baca Juga:  Komunitas TeRuCi Jakatarubs Gelar Touring Jawa-Bali

Saya kebetulan mendapatkan All New Rush TRD Sportivo AT. Bersama tiga jurnalis “veteran” saya mengalah menyetir pertama. Pasalnya, yang lain berebutan untuk tidur, meski kenyataannya sepanjang perjalanan tak satupun tak terlelap karena keasyikan ngobrol.

Okelah, kesempatan menyetir pertama ini justru memberikan saya kesempatan mengeksplore lebih banyak All New Rush.

Tampilan Makin Cantik

Seperti yang saya singgung di atas, tampilan Toyota All New Rush berubah banyak. Konsep SUV tak lagi bayak terlihat dan cenderung hadir seperti sebuah MPV. Beberapa rekan jurnalis menyebut Rush baru  ini 11-12 dengan sepupunya Toyota Avanza atau Veloz serta pendatang baru Mitsubishi Xpander.

Dari sisi dimensi, Toyota Rush baru lebih besar ketimbang saudaranya yang MPV. Rush lebih panjang 235 mm (4.435 mm), lebih lebar 35 mm (1.695mm), lebih tinggi 10 mm (1.705 mm) dan jarak wheelbase lebih panjang 300 mm (2.685 mm) dibandingkan Veloz.

Tampilan All New Rush lebih dinamis, tak lagi boxy seperti model sebelumnya. Kap mesin, lampu depan dan belakang baru terlihat lebih sipit dan sudah dilengkapi LED, grille, lampu kabut, rear spoiler menjadikan tampilan All New Rush lebih sporty. Khusus untuk varian TRD Sportivo, ada tambahan underguard di bumper depan dan belakang. Di bagian sisi body terdapat side molding dan menggunakan ban berukuran 17 inci yang membuat tampilan gagah.

Baca Juga:  Mitsubishi Tambah Jaringan Sampai 143 Diler Hingga Akhir Tahun Fiskal 2018

Mesin Oke

Menghidupkan mesin Rush kini tinggal menekan tombol smart start-stop engine button. Setelah bersiap, saya menggeser tuas persneling ke posisi D (drive), tekan gas, mobil meluncur mulus. Karena masih di dalam kota Purwakarta, saya masih belum bisa merasakan benar-benar performa Rush. Ketika keluar dari Purwakarta, kami mulai menghadapi beragam tipe jalan. Naik turun dan  berkelok-kelok. Saya tak mengalami kesulitan mengendalikan Rush. Pengendaliannya sangat nyaman.

Satu yang sedikit jadi catatan adalah soal tenaga. Gandhi Ahimsaputra, Product Knowledge PT Toyota Astra Motor yang ikut bersama rombongan mengatakan Toyota memang masih mengandalkan mesin milik Daihatsu, 2NR-VE, 4 silinder, in-line, 16 valve, DOHC, yang kini sudah ditambah dengan Dual VVT-i.

Mesin berkapasitas 1.496 ini juga digunakan di Toyota Avanza Veloz. Settingannya juga sama persis, tenaga 102 hp (104 ps) pada 6000 rpm dan torsi 136 Nm (13.9 kgm) pada 4.200 rpm. Tenaga mesin baru ini lebih kecil dari sebelumnya yang mencapai 109 ps dan torsi 141 Nm.

Hal ini membuat Rush dengan transmisi otomatis 4-kecepatan terasa kurang responsif. Ada keraguan saat akan menyalip truk atau bus besar yang banyak di Jalan Raya Sadang – Cipeundeuy – Kalijati – Subang, terutama ketika persneling ditempatkan di posisi D. Saya harus melakukan kickdown agar bisa mendapatkan “tenaga lebih” atau menurunkan tuas gear ke posisi “2” maka mobil akan melesat kembali.

Baca Juga:  Daihatsu Punya Diskon Khusus Selama The 2nd Indonesia Autovaganza

Jika tujuannya untuk konsumsi bahan bakar yang lebih baik, settingan ini mungkin pas. Tapi untuk Anda yang suka “sedikit ngebut” settingan yang dilakukan Toyota pada All New Rush ini mungkin terasa kurang “menggigit”. Kondisi agak berbeda jika Anda bertemu jalanan datar dan lurus. Nafas yang panjang membuat mobil ini sangat enak meluncur.

Mungkin hal ini karena bobot Rush yang berbeda. Rush generasi terbaru ini mendapatkan tambahan bobot hingga 80 kilogram dari penambahan stabilizer dan memperkuat bagian sasis. Beda dengan Veloz yang lebih ringan sehingga mesin terasa lebih responsif.

Soal lain? No complain. Posisi pengemudi terasa commanding. Jok bisa diatur ketinggiannya sehingga saya mudah melihat sekeliling dan depan. Kemudi juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan berkat fitur telescop dan tilt steering.

Saya mengemudi hingga kami istirahat di Rumah Makan Saung Pedesaan — resto berkonsep tradisional arsitektur Indonesia (pendopo) dengan berbagai sajian kuliner tradisional Jawa Barat – yang berlokasi di Jalan Jenderal Achmad Yani, Parung, Kapubaten Subang.

Jarak sekitar 70 km dari Stasiun Purwakarta cukup untuk menyimpulkan jika All New Rush TRD Sportivo bertansmisi otomatis ini pas untuk kendaraan keluarga. Pengendaliannya mudah dan performa cukup tangguh saat menghadapi jalanan keluar kota. Soal mesin yang kurang responsif, siapa juga yang mau ngebut-ngebutan ketika jalan-jalan membawa keluarga?

RAJU FEBRIAN

Last Update

Intersport Gelar Battle Drift Seri 1 Akhir Pekan di Pondok Cabe

JAKARTA, 17 Juli 2018 -- Setelah sukses menggelar drift academy pada awal musim 2018, Intersport Road to World Stage kembali...

GAIKINDO Indonesia Masuk Era Euro 4 Sebelum Akhir Tahun

JAKARTA, 17 Juli 2018 – Tahun ini, Indonesia dipastikan akan memasuki era industri otomotif yang ramah linkungan, dengan akan diberlakukannya...

Sepeda Motor Masuk Jalan Tol, Enaknya Diapain Ya?

JAKARTA, 17 Juli 2018 -- Beberapa waktu terakhir ini banyak media yang menunjukkan secara viral bahwa sepeda motor melintas di tengah...
video

Mobil Balap Listrik VW Cetak Rekor di Goodwood

GOODWOOD, 17 Juli 2018 – Volkswagen sepertinya belum puas dengan rekor yang baru saja dipecahkannya saat ikut Pikes Peak International...

Mitsubishi Tambah Jaringan Sampai 143 Diler Hingga Akhir Tahun Fiskal 2018

SERANG, 17 Juli 2018 – Perluasan jaringan diler menjadi salah satu kunci sukses, selain produk, bagi kepuasan pelanggan. PT Mitsubishi...