Beranda Drives Menembus Tol Trans Jawa dengan Mitsubishi Xpander

Menembus Tol Trans Jawa dengan Mitsubishi Xpander

SEMARANG, 21 Desember 2018 – Tol Trans Jawa akhirnya resmi tersambung bersamaan dengan peresmian 7 ruas tol di Jawa Timur dan Jawa Tengah oleh Presiden RI Joko Widodo, Kamis (20/12) kemarin. PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) yang ikut berpartisipasi dalam peresmian itu mengajak Carvaganza menjajal langsung ruas tol baru ini dari Surabaya menuju Semarang menggunakan 3 unit Xpander dan 2 unit Pajero Sport.

Ekspedisi yang dinamai “Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa” ini untuk merayakan tol yang kini sudah tersambung mulai dari Merak di ujung barat Pulau Jawa hingga Pasuruan di Jawa Timur. Jika ditotal, jaraknya mencapai kira-kira 958 km.

Rombongan berkumpul di Proyek Lagoon PT PP, Surabaya, bersama anggota Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) lainnya. Total dari Gaikindo saja ada 37 kendaraan dari Mitsubishi, Daihatsu, Honda, Suzuki, Hyundai, Nissan, Datsun, Isuzu, dan DSFK. Jumlah ini belum ditambah rombongan lain. PT MMKSI sendiri menurunkan 5 unit kendaran yaitu Pajero Sport Dakar Ultimate 4×2 AT, Pajero Sport Dakar 4×2 AT, Xpander Ultimate AT, Xpander Sport AT, dan Xpander Exceed AT yang dijajal oleh para jurnalis.

“Kami bersama Gaikindo diberikan kesempatan untuk mencoba Tol Trans Jawa yang diadakan bersama Rombongan Presiden RI dengan 5 unit kendaraan Mitsubishi Xpander dan Pajero Sport sekaligus menjajal rute mulai dari Surabaya dan berakhir di Jembatan Kalikuto, Batang, Jawa Tengah,” kata Jerry Amran, Head of Media Relations Section PT MMKSI.

Berangkat pukul 08.00 WIB, kami menuju Simpang Susun Bandar yang berada di KM 671+700 Tol Jombang Mojokerto. Kami mengarah ke tol Waru arah Sidoarjo Mojokerto. Saya dan rekan dari mobil123 mendapat jatah Xpander Ultimate AT, varian tertinggi dari 8 varian Xpander yang ditawarkan MMKSI.

Kebetulan saya langsung duduk di belakang kemudi. Sebagai varian tertinggi, MPV 7 seater yang dibanderol Rp 255,9 juta ini punya fitur-fitur terbaik. Ruang kabin sangat lapang dan nyaman. Ada armrest fungsional, banyak tempat penyimpanan serbaguna, power outlet untuk semua baris, sistem operasi keyless, serta sistem hiburan yang menunjang suasana kabin yang baik.

Hati-Hati Ngantuk

Lantaran konvoi dengan rombongan presiden Jokowi dan berada di bagian belakang, saya harus sedikit ngegas mengejar rombongan di depan. Mesin MIVEC DOHC 16 valve berkapasitas 1.499 cc yang digunakan Xpander bisa diandalkan. Tenaga 77 kW 104 ps @ 6000 rpm dan torsi 141 Nm @4000 rpm cukup responsif untuk meladeni kendaraan-kendaraan yang bermesin besar di depan. Beberapa kali saya menekan gas cukup dalam.

Speedometer bahkan sempat menyentuh angka di 160 km/jam. Kondisi ini tentunya tidak disarankan karena cukup berbahaya dan membutuhkan konsentrasi tinggi. Tapi saya terpaksa karena berada di dalam konvoi dan mengejar rombongan di depan.

Kondisi jalanan, karena baru, sangat mulus dan datar. Rambu-rambu jalan sudah cukup banyak terpasang dengan beberapa penunjuk arah tersedia di ruas tol ini. Karakter jalan berganti-ganti antara beton dengan aspal tak menyulitkan Xpander. Suspensi stabil berkat absorber valve di depan dan belakang. Suspensi ini dikembangkan untuk memberikan quick response sehingga lebih baik dan stabil.

Kami sampai di Simpang Susun Bandar KM 671 + 700 sekitar pukul 09.30 WIB. Di lokasi ini, Presiden Jokowi meresmikan Tol Area Jatim yang terdiri dari Ngawi-Kertosono segmen Wilangan-Kertosono, Jombang-Mojokerto seksi Bandar-Kertosono, Gempol-Pasuruan seksi Pasuruan-Grati dan Surabaya-Gempol seksi Relokasi Porong-Gempol dengan total panjang 59 km.

Lampu Penerangan Masih Minim

Selesai seremoni, perjalanan dilanjutkan menuju ke Semarang. Ruas tol yang dijajal adalah Kertosono- Wilangan- Solo hingga Semarang. Kondisinya hampir sama, mulus, cenderung lurus, datar dan tak banyak gelombang. Kondisi ini harus disikapi dengan waspada karena gampang membuat bosan dan mengantuk. Ada baiknya mengemudi ditemani orang lain sehingga bisa mengobrol. Satu hal lagi, masih belum ada penerangan jalan di kawasan ini sehingga cukup gelap saat malam hari.

Soal kenyamanan Xpander cukup bisa diandalkan. Dengan dimensi panjang 4.475 mm, lebar 1.750 mm, tinggi 1.700 mm dan wheelbase 2.775 mm, membuat komposisi Xpander cukup ‘napak’ ke jalan. Belum lagi pengendalian kendaraan yang cukup stabil. Kemudi Xpander berubah kaku dalam kecepatan tinggi dan kembali ringan saat kendaraan perlahan.

Oh ya, ada satu hal yang cukup harus diperhatikan. Dari Surabaya menuju Semarang masih belum terlalu banyak rest area dan SPBU. Sehingga jika Anda ingin melewati ruas tol ini, isi penuh tangki bensin Anda. Xpander Ultimate yang saya kendarai memiliki kapasitas tangki bensin 45 liter, kami sempat mendapat bensin dari Pertamina.

Setelah sempat beristirahat dan makan siang di Rest Area KM 597 B, kami menjajal ruas tol Semarang Solo segmen Salatiga Kartasura dilanjutkan ke ruas tol Solo Semarang terutama di wilayah Ungaran. Di sini karakter jalan banyak diwarnai tanjakan dan turunan sehingga kondisi rem kendaraan haruslah dalam kondisi baik.

Bisa Langsung Jakarta-Surabaya

Kebetulan, saya tak lagi menyetir dan duduk di bangku penumpang depan. Sistem hiburan mulai dari Aux, Radio, CD, USB dan Bluetooth sangat membantu menemani sepanjang perjalanan.

Rombongan tiba di titik terakhir peresmian tol Trans Jawa yakni jembatan Kali Kuto, Kendal, Jawa Tengah sekitar pukul 15.07 WIB. Presiden Jokowi melakukan peresmian Tol Area Jateng. Di Jawa Tengah, ruas tol yang diresmikan adalah Pemalang-Batang, Batang-Semarang dan Semarang-Solo Segmen Salatiga-Kartasura. Kegiatan ini diakhiri dengan mengikuti Pesta Rakyat di Kalikuto. Panjang untuk area yang diresmikan ini adalah 142 km.

Total, kami menempuh kurang lebih 350 kilometer dari Surabaya hingga Semarang dengan jarak tempuh sekitar 5 jam-an. Secara umum, Xpander Ultimate AT cukup menyenangkan diajak jalan-jalan jauh. MPV tersebut nyaman baik sendiri apalagi bersama keluarga. Mesinnya responsive dan irit bahan-bakar. Dari informasi MID, konsumsi bahan bakar rata-rata menunjukkan angka 12 km/liter.

Sebagai catatan, karakter jalan dari Surabaya hingga Sragen datar dan lurus sehingga perlu konsentrasi tinggi. Sementara dari Salatiga hingga Semarang jalanan banyak tanjakan dan turunan. Saya sarankan kondisi fisik Anda harus baik, manfaatkan rest area untuk beristirahat. Tak lupa mobil Anda harus prima dan perhatikan kondisi BBM.

RAJU FEBRIAN

Kolom Komentar

Last Updates

McLaren 600LT Spider Lengkapi Keluarga Line Up Longtail

WOKING, 18 Januari 2019 – Rangkaian keluarga model Longtail dalam line up McLaren kembali bertambah, dengan diluncurkannya varian baru dari...

KOMPARASI: Apakah Avanza Lebih Unggul dari Xpander dan Ertiga?

JAKARTA, 18 Januari 2019 - Kehadiran Toyota New Avanza dan New Veloz menjadi perbincangan hangat dunia otomotif dalam beberapa pekan...

Toyota New Avanza Hadir, Mitsubishi Gentar Suzuki Lebih Santai

JAKARTA, 18 Januari 2019 - Kehadiran Toyota New Avanza dan Grand New Daihatsu di Indonesia rupanya tidak terlalu menggentarkan pasar...

TIPS: Mau Mobil Hemat BBM? Cukup Ubah Gaya Nyetir

JAKARTA, 18 Januari 2019 – Hemat atau tidaknya penggunaan bahan bakar miyak (BBM) alias bensin sebuah kendaraan, menjadi hal yang...

Mitsubishi Sedang Persiapkan Xpander Versi Baru?

JAKARTA, 18 Januari 2018 – Persaingan di pasar kendaraan Low MPV semakin panas setelah kehadiran Toyota New Avanza yang baru...