Beranda Drives Mencoba Performa Honda Jazz RS

Mencoba Performa Honda Jazz RS

JAKARTA, 23 Maret 2018 – Honda Jazz. Nama ini seolah tenggelam di tengah hiruk pikuk segmen multi purpose vehicle (MPV) atau sport utility vehicle (SUV) di Tanah Air. Padahal Honda Jazz masih menjadi penguasa di segmen hatchback hingga saat ini.

Dalam acara Honda Soulnation, ajang berkumpulnya pemilik dan pecinta mobil Honda, di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, Sabtu (10/3) lalu, Carvaganza sebagai media partner. Di saat yang bersamaan, kami juga mengajak PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku agen pemegang merk Honda di Indonesia turut mendukung kegiatan ini.

Satu unit Honda Jazz RS CVT terbaru dilibatkan dalam ajang ini dan kami pun sudah mencoba kemampuannya selama perjalanan dan di Sirkuit Internasional Sentul.

Dari sisi tampilan, Honda Jazz generasi ke-3, ini mendapat ubahan serta penyegaran wajah dan bagian belakang yang lebih sporty dan stylish. Sektor eksterior, Honda Jazz terbaru dilengkapi full LED headlamp dengan LED daytime running light. Tampilan stunning front grill baru dengan bumper yang sporti membuat Jazz terlihat semakin sporty.

Di bagian belakang, Honda Jazz anyar ini mendapat desain bumper baru dengan sentuhan diffuser. Sementara di sisi samping dynamic side skirt membuat mobil semakin berjiwa muda. Untuk kaki-kakinya dilengkapi dengan ban berukuran 185/55 R16.

Tak hanya di bagian eksterior, bagian kabin juga kini diberi sentuhan baru. Masuk ke kabin, Anda langsung disambut layar sentuh terbaru berukuran 8 inci dengan model yang mengambang. Head unit ini sudah dilengkapi  dengan fitur telephone, audio Bluetooth, serta audio visual.

Selain itu, fitur pendingin otomatis pun kini telah tersedia dengan panel digital. Fungsinya mirip seperti kepunyaan Mobilio ataupun Brio RS. Kesan sporti juga semakin kental dengan aksen jahitan oranye di bagian jok, lingkar kemudi, console box, dan shift knob khusus di varian RS.

Untuk mesin, Honda Jazz menggunakan mesin 4 silinder segaris, 16 valve, dan Drive by Wire berkapasitas 1.497cc dengan tenaga terbesar di kelasnya 120 ps @ 6.600 rpm dan torsi 145 Nm @ 4.600 rpm.

Selama perjalanan dari Jakarta menuju sirkuit Sentul, Bogor saya berkendara dengan sehalus mungkin. Mulai dari menginjak gas dengan lembut maupun berpindah jalur untuk menyalip. Terasa setiap perpindahan transmisi yang menggunakan CVT ini sangat halus cenderung tidak terasa. Saat berpindah jalur, setir yang komunikatif menjadikan perputarannya terasa lebih real dan cepat mengikuti kemauan sang pengemudi.

Begitu pun pada saat saya menggunakan transmisi mode sport, terasa begitu agresif berkat ruas puli-puli pada transmisi CVT terasa begitu rapat. Hal ini memberikan sensasi saya sebagai pembalap di Sirkuit Sentul.

Pergerakan suspensi yang stiff dan rigid membuat terasa sedikit lebih keras namun cukup nyaman bantingannya terasa empuk saat melalui speedbump.

VALDO PRAHARA

Last Update

Oli Resmi Toyota Raih Penghargaan Desain

JAKARTA, 18 Juli 2018 – Desain grafis dan kemasan TMO Engine Oil, yang merupakan salah satu dari Toyota Genuine Parts, berhasil...

BOSCH Indonesia Kenalkan Klakson Keong Berbahan Anti Pecah

JAKARTA, 18 Juli 2018 -- BOSCH Indonesia menghadirkan klakson baru khusus roda empat tapi juga bisa digunakan oleh sepeda motor....

Kia Grand Sedona Diesel Mengaspal di Indonesia, Tidak Sampai Rp 600 Juta

JAKARTA, 18 Juli 2018 - Dua tahun setelah meluncurkan Kia Grand Sedona ke pasar Indonesia, kini giliran PT Kia Morning...

Harga Mitsubishi Xpander dan Pajero Naik Lagi Mulai Agustus

JAKARTA, 18 Juli 2018 -- Mitsubishi bersiap menaikkan harga jual MPV Mitsubishi Xpander dan SUV Pajero Sport mulai 1 Agustus...

‘Supercar’ Terbang Ini Solusi Aston Martin Kurangi Kemacetan

GAYDON, 18 Juli 2018 – Sukses mengukuhkan namanya sebagai pabrikan mobil kencang dan mewah, Aston Martin tampaknya sedang melihat peluang...