Beranda Drives Maserati Levante S Granlusso, Hulk In The City

Maserati Levante S Granlusso, Hulk In The City

Foto-Foto: Rachmat Dolay/Carvaganza

SETELAH diluncurkan di Geneva Motor Show 2016 dan melalui serangkaian perkenalan, Maserati Levante sudah dapat dicoba oleh Carvaganza. Mobil ini sudah diluncurkan di Indonesia kisaran dua bulan lalu dan memang agak telat datang karena di Eropa yang diproduksi adalah versi diesel, sedangkan bensin dengan setir kanan menunggu agak belakangan.

Tapi jangan salah, antrian orang kaya yang memesan ini sudah cukup panjang. Makanya ketika Levante masuk ke Indonesia, mobil ini tinggal melenggang saja. Dan big ultra premium SUV ini sekarang berada di depan mata saya.

Levante adalah SUV pertama Lamborghini dan dibangun di atas platform yang sama sekali baru pasalnya Lambo belum pernah memproduksi SUV massal. Kendaraan ini memiliki body styling yang dinamis karena pola arsitektur berbasis dari Ghibli. Grille besar di depan dengan logo ‘trisula’ khas Maserati memberikan kesan mewah untuk dipandang. Lubang grille besar ini untuk memberikan banyak udara ke mesin serta memberikan kesan sporty yang kuat.

Lampu utama berbentuk sipit menekankan kesan mewah dan jika dilihat dari samping kelihatan seperti mata hiu. Terlebih dengan penyematan LED Projector di lampu utama yang membuat bagian depan terlihat agresif. Bergeser ke samping, terdapat velg berdiameter 21 inci dengan desain seperti akar memberikan kesan sporty dan gagah. Sedangkan di belakang terlihat dua lubang knalpot dengan bulatan besar.

Pada bagian kabin, aura kemewahan begitu kental dengan aksen kayu berkelir coklat. Selain itu, terdapat badge ‘Levante’, ‘granlusso’ dan logo ‘Trisula’.  Ketika mesin dinyalakan dengan tombol Start/Stop engine, raungan suaranya sangat menyenangkan.  Mobil ini memiliki 4 pilihan mode berkendara yakni Eco, Comfort, Dynamic dan Individual. Bahkan saya pun bisa mengatur kekerasan suspensi sesuai keinginan.

Saat menuju area Sentul City, Bogor mobil melaju dengan mode berkendara I.C.E (Intelegent Consumption and Efficiency) atau biasa dikenal pada mobil lain adalah EcoMode. Mesin V6 3.0 liter twin-turbo menyalurkan dengan halus tenaga 430 hp dan torsi maksimal 580 Nm ke semua roda. Pada kondisi Eco, pedal gas sedikit terasa dalam namun masih memberikan tenaga dan torsi yang mumpuni. Bahkan pembagian merata dari torsi mobil di ban depan dan ban belakang dapat dipantau melalui layar digital di instrument cluster.

Mobil ini berpenggerak empat roda yang digabungkan dengan Drive System cerdas All-Wheel “Q4” milik Maserati yang dapat mentransfer torsi antara as roda seketika bila diperlukan. Selain itu kemampuan Levante juga ditunjang transmisi otomatis 8-speed. Di atas kertas, mobil ini dapat menorehkan angka 5,2 detik ketika diajak berakselerasi 0 – 100 km/jam.

Bodinya yang besar tidak menyulitkan saya mengemudikan Levante karena memiliki visibilitas yang baik, setir yang ringan dan torsinya yang besar membuatnya bisa lebih lincah di tengah traffic yang padat. Apalagi pada hadir pula kamera 360 derajat yang membuat pengemudi bisa melihat kondisi sekeliling mobil.

Saya memang tak menguji klaim tersebut. Saya mengganti ke Mode Sport dan setingan suspensi sesuai karakter sport dengan menekan tombol S pada samping tuas transmisi. Flap pada kedua knalpot secara otomatis terbuka dan memberikan raungan suara yang galak.

Ketika saya memacu mobil lebih tinggi lagi, adrenalin semakin meningkat sehingga memunculkan sensasi kenikmatan dan rasa enjoy yang khas. Saya juga merasa percaya diri karena mobil didukung 5 pengaturan air suspension. Diajak bermanuver, SUV ini sedikit terasa limbung namun ini ciri khas mobil berbadan besar dan tinggi pasalnya ini mobil SUV dengan bodi yang jangkung.

Sebagai catatan, ketika mode Sport dan suspensi sport diaktifkan, udara dalam air suspension berkurang dan menyesuaikan ketinggian ground clearance untuk diajak ngebut di jalan raya. Pada saat kami ajak melewati jalan off-road di jalur Gunung Pancar mobil dengan santai meladeni tanjakan yang kami lalui.

Maserati memang memasang fitur di mana ketinggian bodi mobil bisa diatur, khususnya dalam pemakaian di medan off-road agar pengemudi merasa percaya diri. Kalau mobil melewati jalanan aspal mulus, ground clearance bisa disetel ke level minimum agar lebih stabil dan nyaman.

Levante juga dilengkapi berbagai sistem bantuan saat berkendara seperti Cruise Control, Forward Collision Warning, Automatic Brake Assist System dan Lane Departure Warning. Tidak ketinggalan Blind Spot Alert, Surround View Camera dan Powerlift Tailgate.

Spesifikasi Maserati Levante S

Layout Kendaraan: SUV, Mesin Depan, 4-pintu, 5-penumpang, AWD
Mesin: V6 3.0-liter Twin-Turbocharged / 430 hp @5750 rpm / 580 Nm @4.500-5000 rpm
Transmisi: A/T 8-kecepatan
Wheelbase: 3004 mm
P x L x T: 5003 x 2158 x 1679 mm
Bobot Kosong: 2109 kg
Kapasitas Tangki: 80 liter
Rekomendasi BBM: RON98

VALDO PRAHARA

Kolom Komentar



latest updates

GIIAS Medan Auto Show 2018 Jadi Penutup Akhir Tahun

MEDAN, 18 Oktober 2018 – Gaikindo akan menutup roadshow mereka tahun ini dengan penyelenggaraan Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018 di...

DFSK Modifikasi Pikap Super Cab Jadi Ambulance

JAKARTA, 19 Oktober 2018 – DFSK memperluas pasarnya di Indonesia. Setelah memperkenalkan SUV Glory 580, DFSK juga menawarkan pikap Super...

Yuk, Jajal Nissan Terra di Pakuwon Mall Surabaya Akhir Pekan Ini

SURABAYA, 18 Oktober 2018 – Nissan terus mengenalkan SUV premium terbarunya New Nissan Terra. Kali ini Nissan memperkenalkan Nissan Terra di...

Volkswagen Touareg, Millennial Oriented

PASAR SUV semakin berkembang di dunia, dan VW Touareg merupakan salah satu model populer. Demi mempertahankan eksistensinya, SUV yang kini...

FIRST DRIVE: Menyiksa All-New Honda Brio RS di Trek Slalom

DENPASAR, 18 Oktober 2018 – Akhirnya, setelah resmi diluncurkan ke pasar Indonesia pada bulan September 2018 lalu, All-New Honda Brio...