Beranda Drives Gunakan CVT, Perpindahan Gigi New Honda Brio RS Makin Mulus

Gunakan CVT, Perpindahan Gigi New Honda Brio RS Makin Mulus

CIPANAS, 3 Juni 2016 – PT Honda Prospect Motor (HPM) memperkenalkan New Honda Brio RS dan New Honda Brio Satya di Indonesia International Motor Show (IIMS) pada April lalu. Model ini merupakan satu dari tiga model yang diperkenalkan HPM di ajang tersebut selain All New Honda Civic Turbo dan New Honda Accord. HPM mengundang media untuk jajal dua city car tersebut selama dua hari 2-3 Juni 2016. Pada acara media drive tersebut, para jurnalis mengendarai New Brio RS dan New Brio Satya dari Jakarta ke Cipanas dan kembali lagi ke Jakarta.

Pada hari pertama, Carvaganza berkesempatan mengendarai New Honda Brio RS. Dari sisi penampilan, Honda Brio RS memiliki gaya yang lebih sporty dengan desain front bumper dan grille yang baru. Ditambah lagi dengan penambahan fitur-fiturseperti Steering Switch Audio, Side Under Spoiler, Project Lamp dan sistem ABS.

Beralih ke bagian kabin, Honda menyuguhkan beberapa fitur seperti eco indicator, head unit 2DIN, AC digital, day/night rear view mirror dan stir yang dilengkapi dengan mode tilt steering. Fitur keselamatan juga tidak ketinggalan disematkan seperti airbag, side impact beam, dan pedestrian protection.

Ketika masuk ke belakang kemudi, saya kesulitan mendapatkan posisi yang pas. Pengemudi dengan tinggi badan sekitar 160 cm akan merasa tenggelam. Sayangnya, jok tak bisa disesuaikan ketinggiannya. Dasbor dan trim pintunya pun full plastic yang memiliki berbagai kombinasi tekstur.

Mobil ini memiliki kapasitas mesin yang sama dengan pendahulunya, yaitu 1.2 liter 4 silinder i-VTEC. Bedanya, Honda melakukan beberapa peningkatan teknologi mesin seperti menggunakan material plastik untuk intake manifold agar lebih ringan, dan menggunakan cooling control spacer untuk menjaga temperatur mesin sehingga bisa bekerja lebih efisien.

03062016-Car-Honda-Brio_02

Berbagai peningkatan ini membuat tenaga yang dihasilkanpun meningkat dari 87 hp menjadi 89 hp pada 6.000 rpm. Begitu pula dengan torsi yang tadinya 109 Nm menjadi 110 Nm di putaran 4.800 rpm. Dengan tenaga tersebut membuat Brio sebagai city car paling bertenaga di kelasnya.

Peningkatan performa ini terasa pada tarikannya saat melesat di jalan tol jika dibandingkan dengan versi sebelumnya. Meski begitu, saya tetap merasakan lag. Saya sempat gemas saat menginjak pedal gas sampai lantai. Jarum rpm sudah naik tapi perpindahan giginya terasa lamban.

Tapi ada satu hal menarik jika bicara soal gigi bapa Brio baru ini. Honda melengkapi New Honda Brio RS dengan transmisi Continuously Variable Transmission (CVT) yang menggunakan teknologi Earth Dreams Technology. Teknologi ini membuat perpindahan transmisi otomatis 5-kecepatan menjadi jauh lebih mulus ketimbang pendahulunya. Alhasil penumpang merasa lebih nyaman.

Transmisi CVT merupakan salah satu pilihan transmisi yang ditawarkan Honda. Pilihan lain adalah manual 5 kecepatan. Oh ya, sebagai catatan, setirnya kurang responsif. Menariknya, ketika saya memutar setir untuk menikung, lingkar kemudi tersebut tidak kembali ke posisi semula.

PT Honda Prospect Motor membanderol New Honda Brio RS dengan kisaran harga Rp 159,7 juta hingga Rp 174,7 juta,

MIRAH PERTIWI

Kolom Komentar



latest updates

Mitsubishi Motors Dukung Pengembangan Infrastruktur Mobil Listrik di Indonesia

JAKARTA, 10 Desember 2018 – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mendukung langkah PT Pertamina (Persero) dalam program pilot...

Turnamen Bulu Tangkis Daihatsu Jaring Bibit Baru

JAKARTA, 10 Desember 2018 – Aktivitas brand social responsibility yang dilakukan oleh Daihatsu dengan menggelar turnamen bulutangkis telah sukses menjaring...

Mobil Listrik VW Incar Rekor Lap Tercepat di Nurburgring

WOLFSBURG, 10 Desember 2018 – Sukses menjadi juara di Pikes Peak International Hillclimb tahun ini, Volkswagen (VW) akan kembali mengajak...

Pengajuan Kredit Diperketat, Penjualan Mobil Murah Toyota Turun

JAKARTA, 10 Desember 2018 – Tren penjualan mobil murah di Indonesia mengalami penurunan pada tahun ini, khususnya untuk segmen Low Cost Green Car (LCGC)....

TEST DRIVE: Ferrari GTC4Lusso T 2018, The Tame Yet Fast Chariot

KALAU melihat line-up produk Ferrari saat ini, GTC4Lusso T telah menjadi nama yang paling rumit untuk disebutkan. Bayangkan, untuk mengejanya...