Home Drives Toyota All New Fortuner VRZ, Beautifully Fierce

Toyota All New Fortuner VRZ, Beautifully Fierce

Dengan balutan exterior yang manis, All New Fortuner berhasil menaklukkan kegarangan trek kaki Gunung Merapi

Rasanya satu dasawarsa sudah cukup lama bagi Toyota untuk meluncurkan Fortuner generasi terbaru. Setelah mengalami beberapa kali facelift sejak generasi pertama diluncurkan pada 2005, akhirnya All New Fortuner diperkenalkan pada Januari lalu. Kini SUV tersebut mendapat perubahan yang signifikan. Tak hanya dari tampilan, tapi juga sasis dan mesin.

PT Toyota Astra Motor (TAM) mengklaim bahwa All New Fortuner mengusung desain “Tough and Cool”. Saya mengartikannya sebagai paduan antara maskulinitas dengan sentuhan feminin. Lihat saja garis-garis bodi yang tegas dan bongsor. Secara overall, All New Fortuner memang terlihat garang. Tapi jika kita memperhatikan detailnya seperti headlamp ramping dan memanjang (dilengkapi dengan teknologi Bi-Beam LED dan fitur follow me home) serta floating roof, tampilannya jadi lebih segar dan dinamis.

Dengan desain eksterior seperti itu, tak salah jika kita mengkategorikannya sebagai SUV perkotaan. Ia terlihat pantas meluncur di lobi-lobi hotel bintang lima atau restaurant yang mengantungi bintang Michelin. Tampilannya memang  lebih stylish dan tak terlihat segarang pendahulunya. Lantas bagaimana dengan perfromanya?

Seperti kata George Eliot pada novelnya yang berjudul The Mill on the Floss (1860), “Don’t judge a book by its cover.” Meski berwajah lebih manis, Toyota  mempersenjatainya dengan mesin baru yang memiliki torsi dan tenaga lebih besar. Maka ketika Carvaganza mendapat kesempatan untuk jajal All New Fortuner dalam acara media drive yang diadakan oleh TAM di Semarang dan Jogjakarta, kami menyambut dengan gembira.

Di Jogjakarta, kami berpeluang jajal All New Fortuner VRZ. Begitu masuk ke dalam kabin, nuansanya sama sekali berbeda. Jika membandingkan antara dua generasi, Fortuner sebelumnya terasa basic. All New Fortuner VRZ dilengkapi jok dengan pengaturan elektrik dan lapisan kulit di bagian tengah yang menyentuh badan dan sintetis di sisi-sisinya.

Dashboard pun dilapisi kulit sintetis dengan jahitan beda warna yang membuatnya terlihat mewah. Tak hanya itu, SUV ini juga memiliki MID berukuran 4,2 inci di antara indikator rpm dan speedometer dengan lampu iluminasi biru. Tapi yang paling menarik adalah penambahan paddle-shift di belakang lingkar kemudi sehingga mempermudah pengemudi untuk ganti gear saat menanjak/menurun dan overtaking.

Fitur ini terasa sangat berguna saat kami menggeber All New Fortuner VRZ di jalan lintas kota yang sempit. Kami menyalip truk dan mobil dengan percaya diri berkat mesin diesel baru 2,4L VNT intercooler dengan transmisi otomatis 6-kecepatan yang menghasilkan torsi 400 Nm pada 1.600-2.000 rpm atau 17% lebih besar dari pendahulunya. Selain itu, mesin Fortuner baru ini pun mampu memuntahkan tenaga 4% lebih besar dengan total 147 hp pada 3.400 rpm.

Stabilitasnya patut diacungi jempol. Tak seperti generasi sebelumnya, All New Fortuner meluncur dengan mantap dan responsif. Dadi Hendriadi, Division Head Technical Service Division PT TAM, menjelaskan peningkatan stabilitas ini berkat frame yang lebih tebal 20 mm sehingga lebih kokoh.

Tapi performa All New Fortuner baru benar-benar teruji di kaki Gunung Merapi. Lintasannya cukup sulit dan penuh dengan kerikil. Inilah trek off-road yang biasa dilewati kendaraan 4×4 dan truk pengangkut pasir. Perlu diingat, kami menggunakan penggerak roda 4×2. Setelah mengganti pengemudian ke Power Mode, kami mulai bermanuver melewati jalan sempit yang dibatasi batu-batu besar hasil muntahan amukan Merapi pada 2010 lalu. Dengan mode pengendaraan tersebut, SUV ini menyemburkan torsi mumpuni saat melibas jalanan menanjak dan berliku.

Kami juga disuguhkan kubangan yang dalam. Tirai air yang menyembur saat kubangan dihantam mobil berdimensi  4.795×1.855×1.835 mm ini menjadi tontonan tersendiri. Jujur saja, kami sempat khawatir ketika akan melintasi air. Pasalnya rem belakang All New Fortuner menggunakan tromol yang memiliki beberapa kelemahan. Rem Tromol menggunakan sirkuit tertutup sehingga cepat panas.

Sedangkan cara kerja brake padnya bukan mencapit seperti cakram, melainkan menahan bagian dalam tromol. Hal ini menyebabkan pengereman hanya efektif maksimal 70%. Jika melibas genangan, maka terdapat lapisan air di antara brake pad dan bagian dalam tromol yang semakin mengurangi efektivitas braking. Untungnya, kami tak mengalami masalah pengereman.

All New Fortuner bukanlah satu-satunya mid-size SUV Indonesia. Tapi dengan mengusung nama besar Toyota, Fortuner generasi kedua ini sepertinya tak akan kesulitan meraup kue di pasar segmen ini.

Toyota All New Fortuner VRZ 2016

Layout kendaraan: Mid-size SUV, 5 pintu, 7 penumpang, 2WD
Mesin: Diesel 2.4L VNT/147 hp @ 3400 rpm/400 Nm @ 1600-2000 rpm
Transmisi: A/T 6-kecepatan
PxLxT: 4795 x 1855 x 1835 mm
Wheelbase: 2745 mm
Bobot kosong: NA
0-100 km/jam: NA
Kapasitas tangki BBM: 80L
Rekomendasi BBM: Cetane 51

MIRAH PERTIWI

Toyota New Venturer Tawarkan Pilihan Baru

JAKARTA, 16 Januari 2017 - PT Toyota Astra Motor meluncurkan Toyota New  Venturer dengan harga mulai Rp. 386,3 Juta. Tipe...

Isuzu Perkenalkan Global Isuzu Diagnostic Service System ke Komunitas

JAKARTA, 16 Januari 2017 - Isuzu memperkenalkan teknologi diagnosis tools yang dimiliki Isuzu kepada komunitas. Teknologi tersebut berupa Global Isuzu...

Setelah hujan, Jangan Hanya Dilap Tapi Cuci Mobil Anda

JAKARTA, 16 Januari 2017 -- Sering kali pemilik mobil malas mencuci usai terkena air hujan. Kebanyakan,mereka hanya mengelap pada bagian...

Toyota Innova Venturer Tembus Setengah Miliar, Termasuk MPV Mewah?

JAKARTA, 16 Januari 2017 – PT Toyota Astra Motor (TAM), siang ini, Senin (16/1) akan memperkenalkan model terbarunya Toyota Innova...

Loeb Kembali Tercepat di Etape 11, Peterhansel Masih Melenggang di Puncak Klasemen

RIO CUARTO, 16 Januari 2017 - Ajang Rally Dakar 2017 sudah memasuki 2 etape terakhir. Pada etape ke-11 yang digelar...