Beranda Updates Mencoba Fitur LTA dan LCA Lexus LS500h di Yokohama

Mencoba Fitur LTA dan LCA Lexus LS500h di Yokohama

BERBAGI

TOKYO, 30 Oktober 2017 – Setelah mencicipi JPN Taxi dengan perjalanan dari Keio Plaza Hotel tempat kami menginap di Tokyo menuju Yokohama, Carvaganza juga mendapat kesempatan melakukan satu sesi test driver lain.

Kali ini kami mencoba fitur-fitur canggih Lexus LS500h yang juga baru diluncurkan di Tokyo Motor Show (TMS) 2017. Mobil ini menggunakan mesin V6 24 valve DOHC 3.5 liter yang mampu menghasilkan tenaga 299 PS dan torsi maksimal 356 Nm.

Fitur canggih yang saya coba pada kendaraan sedan premium ini adalah Lane Tracing Assist (LTA) dan Lane Changing Assist (LCA). Namun, saya tidak mendapatkan kesempatan untuk mengemudikan mobil karena antara Jepang dengan Indonesia adalah dua negara yang menangani konvensi yang berbeda maka pemegang SIM International dari Indonesia tidak secara otomatis bisa mengemudikan mobil di jalan raya Jepang, kecuali di area tertutup.

Baca Juga:  Lamborghini Urus, SUV Terkencang di Dunia

Jadi Carvaganza dengan dua rekan lainnya beserta seorang pengemudi yang merupakan instruktur dari Lexus mengarungi kota Yokohama sejauh sekitar 8 km untuk mencoba melihat bagaimana kedua fitur itu beroperasi.

LTA dan LCA ini merupakan bagian dari Lexus Codrive System yang juga merupakan bagian dari  Lexus Safety System dan Lexus LS 500h adalah mobil Lexus pertama yang mengadopsi teknologi ini. Dengan LTA, mobil akan tetap berada pada lajur (lane) pada saat melaju tanpa dibantu oleh gerak tangan pengemudi. Bahkan mobil akan berbelok sendiri baik ke kanan maupun ke kiri mengikuti marka jalan. Namun, posisi tangan tetap tidak bisa jauh-jauh dari setir, misalnya sambil minum atau makan. Atau dalam posisi duduk bersandar dengan tangan dilipat di belakang kepala.

Baca Juga:  Ini Pemenang mobilmotor Indonesian Car of The Year 2017

Tangan tetap berada tidak jauh dari setir untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu. Misalnya harus mengerem mendadak. Pada saat LTA beroperasi, mobil juga akan mengurangi kecepatan secara otomatis jika jarak antara mobil Lexus yang kita kemudikan dengan mobil di depan kita terlalu dekat. Lexus Codrive System ini dapat beroperasi pada kecepatan sampai 100 km/jam.

Sedangkan LCA berfungsi membantu pengemudi untuk berpindah lajur secara otomatis tanpa bantuan input tangan pengemudi lewat setir. Mobil akan menyalakan sein sendiri dan berpindah lajur sendiri jika kondisi di kiri maupun kanan Lexus LS 500h dalam kondisi aman. Agar kedua sistem ini bekerja dengan baik, di seluruh bagian body Lexus dilengkapi oleh 6 kamera yakni satu kamera pada bagian depan (grille), dua kamera masing-masing di samping depan, dua kamera masing-masing di samping belakang dan satu kamera tepat di bagian buritan.

Baca Juga:  Ini Pemenang mobilmotor Indonesian Car of The Year 2017

Teknologi-teknologi yang dipakai ini merupakan bagian dari perjalanan pabrikan menuju era otomatisasi berkendara atau lebih dikenal sebagai era kendaraan autonomous drive.

EKA ZULKARNAIN

subscribe Carvaganza's youtube channel to get the latest car reviews

BERBAGI



Honda Mobilio Battle of Efficiency Catat Konsumsi 24,1 Km/Liter

JAKARTA, 11 Desember 2017 -- PT Honda Prospect Motor menggelar tatangan hemat bahan bakar bagi komunitas dan calon konsumen Honda...

Maserati Levante Masuk Indonesia, Harga Rahasia

JAKARTA, 11 November 2017 – PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) meluncurkan Maserati Levante di Hotel Fairmont, Jakarta, hari ini, Senin,...

Innova Community Gelar Pelatihan Detailing bagi Komunitas

JAKARTA, 11 DESEMBER 2017 -- Komunitas atau klub otomotif tidak hanya sekedar kelompok kongkow atau berbagi informasi seputar kendaraan. Kegiatan...

BMW X3 Dapat Tampilan Baru

BANGKOK, 11 Desember 2017 – Tingginya permintaan crossover SUV terus disikapi BMW. Mereka meluncurkan 2018 BMW X3 yang sudah mendapat...

Mitsubishi Motors dan Pemerintah Indonesia Menyepakati Rencana Terkait Kendaraan Listrik

TOKYO, 11 Desember 2017 - Mitsubishi Motors Corporation (MMC) dan Pemerintah Indonesia hari ini mengumumkan penandatanganan nota kesepahaman terkait pengembangan...