Beranda Drives Toyota New Camry 2015: Freshen Up

Toyota New Camry 2015: Freshen Up

Berbekal ramuan tradisional, Toyota mempertahankan cita rasa Camry yang lekat dengan kemewahan.

BERBAGI
(Foto: Carvaganza)

Jika Anda makan di sebuah fancy restaurant, tentunya Anda mengharapkan mendapat sajian paling tidak tiga courses, mulai dari appetizer, main course hingga dessert. Saya juga membayangkan tempatnya tentu sangatlah nyaman, pelayanannya memuaskan dan pilihan makanan yang menggugah selera. Sandingkan gaya hidup tersebut dengan sebuah mobil yang juga mendukungnya. Pemiliknya dimanjakan dengan kenyamanan ekstra di jok baris kedua tanpa harus pusing dengan kemacetan ibukota.

Itulah bayangan saya ketika berada di dalam Toyota new Camry. Gaya hidup yang ditawarkan cenderung konservatif, tapi juga tidak kuno. New Camry yang hadir di Indonesia April 2015 ini menawarkan dua pilihan mesin: bensin dan hybrid.

29062015-Toyota_Camry_02

Sejak kelahirannya, Toyota Camry memang tak dikenal sebagai mobil yang sering dipacu gila-gilaan di jalan tol kosong. Tapi jangan kira ia tak bisa melakukannya. Mesin empat silinder VVTi berkapasitas 2.5 liter sempat saya siksa hingga tenaga 179hp mengalir deras tanpa saya sadari jarum speedometer sudah menyentuh 170km/jam. Mesinnya memang meraung keras saat pedal gas saya injak dalam-dalam, tapi itu tak mengubah kenyamanan di dalam kabin new Camry.

Baca Juga:  Lexus RX L, Akhirnya Punya Pilihan 7 Kursi

Tampilan baru Camry tetap terlihat segar dibanding pendahulunya. Grille dengan desain keen-look kini sudah diterapkan pada new Camry sehingga identitas Toyota semakin mudah dikenali dari depan. Polesan pada body terlihat minim tapi tak mengurangi nilai mewahnya. Salah satunya adalah perubahan desain headlamp yang lebih lebar dan terpisah dari sein.

29062015-Toyota_Camry_03

New Camry memang benar-benar mobil yang memanjakan semua penghuni kabin. Meski tak terdapat fitur yang mematikan mesin sementara, paling tidak kekedapan dan kenyamanan kabin cukup terjaga. Jika memiliki tinggi badan hingga 180cm, Anda akan merasa nyaman duduk di kursi belakang yang berbalut kulit berwarna cerah. Pasalnya sedan ini memiliki legroom luas berkat wheelbase sepanjang 2.775mm.

Sayangnya, di baris belakang tak terdapat fitur-fitur hiburan karena layar sentuh 8 inci yang memuat semua fitur tersebut ada di dashboard depan termasuk Toyota MOVE, sistem navigasi, radio, dan DVD. Anda membutuhkan remote jika ingin mengoperasikannya dari baris belakang. Mungkin ekspektasi saya terhadap sedan mewah memang terlalu tinggi.

Baca Juga:  New Mini Countryman JCW Melibas Trek Bridgestone

29062015-Toyota_Camry_05

Pengendaraannya cenderung smooth dalam menyalurkan tenaga sehingga tak akan menghentak penghuni kabin saat melakukan kick-down. Bahkan system pengereman dengan ventilated disc dan solid disc membantu deselerasi cukup halus. Hal tersebut terasa saat kami memasuki tol yang terbilang lengang. Beberapa kali melakukan kick-down, mesin VVT-i empat silinder new Camry tetap saja terasa smooth. Perpindahan transmisi otomatis sequintal 6-kecepatannya, nyaris tak terasa. Begitu pedal rem saya injak secara mendadak, new Camry berdeselerasi tanpa rasa gugup dan mantap. Bahkan, seat beltnya tak harus bekerja ekstra menahan badan Anda.

Di sisi lain, saya berharap new Camry juga mampu memancing andrenalin saat dipacu. Tapi new Camry tetaplah Camry. Ia didesain untuk tak bisa menari lihai di tikungan. Menukik dengan kecepatan 80km/jam saja, kemudi dengan Electronic Power Steeringnya tak membutuhkan tenaga lebih. Berkat ground clearance 160mm, new Camry juga memiliki tingkat stabilitas yang terjaga di tikungan. Meski masih menggunakan suspensi Macpherson-strut pada bagian depan dan dual-link pada bagian belakang, bantingannya masih terasa begitu smooth.

29062015-Toyota_Camry_07

Makanya, interiornya pun dibuat benar-benar mencirikan sedan a la Toyota. Balutan kulit berkelir hitam di hampir semua bagian interior terlihat serasi dengan aksen kayu hitam di setiap door-trim dan dashboardnya. Kemudinya pun dibuat cukup konvensional dengan ornamen kayu berpadu dengan kulit hitam dan pengaturan layanan hiburan.

Baca Juga:  Ikuti Tren, Jeep Cherokee 2019 akan Gunakan Mesin Hybrid 2.0L

Secara keseluruhan pengendaraan new Camry 2.5 dengan mesin konvensional ini tak memuaskan karena saya lebih suka mobil yang rela disiksa, bahkan menghentak badan saya ketika pedal akselerator diinjak dalam-dalam. Tapi saya angkat dua jempol untuk rasa kenyamanan yang ditawarkan. Paling tidak ketika datang dalam acara formal menggunakan new Camry, Anda akan dianggap sebagai tamu VIP.

29062015-Toyota_Camry_06

[table id=6 /]

Teks: Alvando Noya
Foto: Guntur Panji Relawan

subscribe Carvaganza's youtube channel to get the latest car reviews

BERBAGI



Toyota Terbaik dalam Layanan Purna Jual versi JD Power

JAKARTA, 11 Desember 2017 -- Toyota Indonesia kembali dinilai sebagai perusahaan otomotif kendaraan roda empat di Tanah Air dengan pelayanan...

Toyota Avalon 2019 Lakukan Debut di Detroit Auto Show 2018

DETROIT, 11 Desember 2017 – Mobil-mobil bergenre sedan tengah menurun penjualannya tergerus meningkatnya pemintaan akan SUV crossover. Meski demikian sedan...

Ikuti Tren, Jeep Cherokee 2019 akan Gunakan Mesin Hybrid 2.0L

DETROIT, 11 Desember 2017 -- Jeep Cherokee KL, yang pertama kali melakukan debutnya di New York Auto Show 2013, tengah...

Tak Menarik, Mazda Enggan Bangun Mesin Turbo Kecil dan Transmisi CVT

TOKYO, 11 Desember 2017 – Di saat pabrikan lain berlomba-lomba membuat mesin berkapaistas kecil dan turbo serta transmisi CVT, tidak...

Pembalap Toyota Team Indonesia Siap Beradu Cepat di Fuji Speed Way

TOYOTA, 10 Desember 2017 – Dua pembalap Toyota Team Indonesia (TTI), Alinka Hardianti dan Haridarma Manoppo, tampil menawan dan berhasil...