Home Drives TEST DRIVE: Mitsubishi All New Pajero Sport Dakar 4×2, Tail Light Story

TEST DRIVE: Mitsubishi All New Pajero Sport Dakar 4×2, Tail Light Story

Perpaduan antara rancang bangun, mesin dan transmisinya dapat memberikan kesenangan berkendara tersendiri.

SHARE

Tak kurang dari lima purnama saya harus menunggu untuk dapat benar-benar menguji Mitsubishi All New Pajero Sport. Memang ini bukan kesan pertama karena sebelumnya saya pernah mengendarai namun dengan waktu dan lokasi yang terbatas. Beberapa review yang mengandalkan imaji dan anologi, mengotak-atik spesifikasi dengan logika beberapa kali saya buat dan kerap menjadi bahan diskusi dengan sahabat-sahabat yang tak kunjung usai.

Seperti salah satunya membuat analisa singkat soal kemampuan off road dari All New Pajero Sport jika ia berpenggerak 4×4. Dari perhitungan di atas kertas saya mendapatkan angka crawl ratio. Kemampuan merayap dari SUV ini cukup fenomenal karena di atas kertas ia seimbang jika dibandingkan dengan jawara off road Land Rover Defender.

Dan akhirnya sampailah saya berkesempatan untuk benar-benar menguji All New Pajero Sport dengan durasi yang cukup. Baru-baru ini PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) menggelar acara media drive bertajuk “Explore Dewata with The All New Pajero Sport. Meski tidak sampai melewati medan ekstrim tapi ini cukup mengobati dahaga atas rasa penasaran saya. Lagian setelah ditelaah, rasanya tak banyak pemilik All New Pajero Sport akan membenamkan kendaraannya pada kondisi sedemikian. Dan perjalanan 3 hari 2 malam dengan jarak tempuh sekitar 330 km membelah Bali dari selatan ke ujung barat PP pun dimulai.

Jujur secara umum desain khas dynamic shield merupakan daya tarik utama saat kali pertama melihat All New Pajero Sport. Garis-garis tegasnya yang dimulai dari grill dan headlamp sangat sporty dan mengalir hingga kebagian belakang. Saya kembali hanya membuat catatan dalam secarik kertas kecil soal desain tail rear light.

Rute Denpasar – Kintamani adalah kesempatan saya untuk mengekplorasi setiap sudut interior. Rasanya tak berlebihan jika saya berikan pujian kala mencermati kelapangan kabin dan nilai ergonomika dari All New Pajero Sport tipe Dakar 4×2 ini. Mulai dari posisi duduk yang pas dengan fitur elektrik khusus pada kursi pengemudi, visibilitas baik hingga semua fitur yang user friendly dan mudah dijangkau. Rasanya bukan masalah berarti untuk dapat langsung beradaptasi saat berada di dalam kabin.

Tak ketinggalan, ruang interior All New Pajero Sport juga memiliki fleksibilitas yang baik. Selain dapat menampung 7 orang penumpang, Anda juga bisa dengan mudah merubah kursi menjadi ruang penyimpanan barang yang cukup besar.

Dari Kintamani  menuju barat daya Bali yakni kedaerah Menjangan kabupaten Singaraja. Jalur ini didominasi oleh karakteristik jalan pegunungan yang dengan kombinasi tanjakan dan turunan yang berliku. Impresi dari kombinasi mesin 4N15 dengan transmisi otomatis 8 kecepatan tiptronic sungguh menjadi kesenangan tersendiri. Power dari mesin yang merupakan pengembangan dari mesin lama dengan tipe 4D56 menunjukkan unjuk kerjanya. Kerapatan ratio gear membuat hembus udara dari wastegate Variable Geometry Turbo (VGT) mengisi power band atau rentang tenaga yang padat disetiap putaran.

Hal lain yang menarik perhatian mesin memiliki getaran yang sangat minim, jadi rasanya hampir tidak raungan-raungan keras yang menjadi karakteristik diesel pada setiap kesempatan. Apalagi sistem insulasi pada kabin All New Pajero Sport juga dirancang sedemikian yang diklaim Mitsubishi dengan 13 titik improvement.

Pujian lain yang patut dilayangkan juga saat merasakan stabilitas dari All New Pajero Sport. Selama perjalan hampir tidak saya temui gejala negatif pengendaraan seperti oversteer dan juga body roll berlebih saat melakukan manufer. Jika pun ada itu masih dalam batas toleransi.

Saya juga sempat menemui jalan berbatu saat tiba di tujuan di wilayah pantai Menjagan. Mitsubishi sepertinya telah menemukan titik toleransi terbaik pada kombinasi rancang bangun dan sistem suspensi All New Pajero Sport. Karena meski dipaksa melakukan manufer pada kondisi jalan sedemikian, kenyaman dalam kabin masih dapat terjaga dengan baik.

Akhirnya saat semua berjalan dengan mulus, muncul gangguan dari lubuk hati terdalam. Rasanya saya masih belum bisa menerima desain dari tail light All New Pajero Sport yang memanjang. Membuat saya terpaksa membuka catatan kecil yang sudah terselip dalam saku.  Menurut saya, bentuk memanjang ke bawah tampilannya tampak tidak selaras dengan garis body. Keberadaannya bak meng-counter desain streamline secara keseluruhan. Seperti ada yang mengganjal jika tidak ingin dibilang aneh.

Dapat dianalogikan seperti tambahan perasan jeruk pada es kelapa yang dihidangkan di hadapan saya kemarin. Sejatinya tidak ada yang salah, hanya saja butuh beberapa saat bagi lidah menterjemahkan campuran rasa tersebut ke otak. Dari sekian banyak teman yang mencicipinya, tidak banyak yang bisa berkompromi dengan paduan rasa tersebut.

Dalam satu kesempatan, muncul harapan, dalam hati kecil terbesit asa mungkin setelah puluhan purnama berlalu Mitsubishi akan mengambil langkah lain saat melakukan facelift. Atau mungkin dalam beberapa purnama kedepan, padangan subjektif saya dan sebagian dari Anda dapat menyesuaikan diri, seperti akhirnya mulai dapat menikmati seruputan es kelapa jeruk tadi.

Spesifikasi Mitsubishi All New Pajero Sport Dakar 4×2

Layout kendaraan : SUV Medium 4 pintu, 7 seater 4×2 RWD
Mesin : Diesel I-4 4N15 MIVEC 2.4 L Turbocharged and Intercooler , 181 hp @ 3.500 rpm  430 Nm @ 2.500 rpm
Transmisi : 8 Speed Tiptronic Automatic
P x L x T : 4.785 mm x 1.815 mm x 1.805 mm
Wheelbase : 2.800 mm
Kapasitas Tangki : 68 Liter
Curb weight : 2.030 kg
Top Speed : 184 km/jam
0 – 100 km/jam : 10 detik

ARIE PRASETYA

SHARE

Tips

Perhatikan Hal Ini Jika Mau Beli Mobil Seken

JAKARTA, 25 April 2017 – Membeli mobil bekas atau mobil seken, bisa jadi alternatif bagi calon konsumen yang membutuhkan kendaraan...

Hindari Tabrakan, Jaga Jarak Aman Kendaraan Anda

JAKARTA, 18 Maret 2017 - Kecelakaan merupakan sebuah hal yang sangat tak diinginkan oleh siapapun. Hal tersebut bisa saja diantisipasi...

Ini Ciri-Ciri Velg Mobil Bermasalah

JAKARTA, 6 Maret 2017 - Tekanan angin pada ban mobil kerap membuat mobil berjalan tidak stabil. Ternyata hal itu bukan...

INTERVIEW

INTERVIEW: Arie Christopher Setiadharma, Ferrari Family

Pria kelahiran Jakarta ini sangat mencinta mobil. Dari kecil iya sudah menyukai mobil, bahkan sejak SD sudah menggilai majalah-majalah yang...

Stefano Domenicali: Lamborghini Kerahkan SDM dan Jaringan Dealer Sambut Urus

JAKARTA, 7 Maret 2017 – Tinggal satu bulan lagi Lamborghini Urus akan memasuki tahap produksi yaitu pada bulan April depan....

Carl Isenbeck: Porsche di Indonesia Punya Trend Positif

JAKARTA, 28 Februari 2017 -- Porsche tak mau ketinggalan bersaing di pasar mobil premium di tanah air. PT Eurokars Artha...

MORE UPDATE

BMW Seri 7 Punya Fitur Bisa Parkir Sendiri

JAKARTA, 28 April 2017 -- Produsen mobil mewah BMW resmi memperkenalkan dan menjual All New 740Li dan All New 730Li...

Hyundai Tawarkan Tenor Hingga 7 Tahun di IIMS 2017

JAKARTA, 28 April 2017 – PT Hyundai Mobil Indoneaia (HMI) menawarkan berbagai program penjualan menarik selama keikutsertaannya di Indonesia International...

IIMS 2017: Wapres Jusuf Kalla Minta Industri Otomotif Kuasai Riset dan Teknologi

JAKARTA, 28 April 2017 – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla berpesan agar para produsen otomotif tak hanya menjadikan Indonesia sebagai...

Ada Paket Baru dari Audi A5 Coupe di IIMS 2017

JAKARTA, 27 April 2017 - PT Garuda Mataram Motor, pemegang merek Audi di Indonesia, meluncurkan All New Audi A5 Coupe...

Pertamina Lubricants Tawarkan Beragam Promo Menarik di IIMS 2017

JAKARTA, 27 April 2017 -- PT Pertamina Lubricants hadir di Indonesia Internasional Motorshow (IIMS) 2017 dengan memberikan promo menarik bagi...