Beranda Drives EKSKLUSIF TEST DRIVE: Menantang Lamborghini Aventador S (Bagian 4)

EKSKLUSIF TEST DRIVE: Menantang Lamborghini Aventador S (Bagian 4)

BERBAGI

JAKARTA, 28 Januari 2017 – Cuaca yang cukup mendukung membuat test drive Lamborghini Aventador S di Sirluit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, tak membosankan. Setelah melahap 8 lap (stint 1 dan Stint 2), wartawan Carvaganza, Eka Zulkarnain masih melahap dua stint lagi (Stint 3 dan 4) yang masing-masing 4 lap.

Subscribe Now!

Di stint ketiga saya pindahkan ke Mode Ego dengan mode pengendaraan Corsa. Di sini mobil semakin galak. Saya betul-betul menikmati ketika mobil harus mengerem dan memindahkan gigi ke rendah, suara mesinnya meledak-ledak. Sensasional.

Mobil yang sangat menyenangkan untuk dikemudikan dan menghilangkan ‘pandangan negatif’ saya terhadap mobil ini ketika saya bertolak dari Jakarta. Setiap stint kecepatan kami terus meningkat karena kami sudah mengenal trek dan ditambah mengikuti line pace car, yang kecepatannya juga semakin tinggi.

Baca Juga:  Honda New Accord, Temptation

Istimewanya lagi adalah semua fitur yang ada di Aventador S begitu mudah digunakan dan dikenali. Misalnya saja, ketika Anda ingin memindahkan dari otomatis ke manual, tinggal pencet tombol M. Untuk memindahkan mode keempat pengendaraan (Strada, Sport, Corsa dan Ego) juga tinggal pindah-pindahkan sambil Anda mengemudi dalam kecepatan tinggi di trek. Untuk mengondisikan mobil ke Netral, tinggal tekan paddle shift secara bersamaan dan posisi transmisi akan berpindah pada N.

Baca juga: EKSKLUSIF TEST DRIVE: Menantang Lamborghini Aventador S (Bagian 1)
Baca juga: EKSKLUSIF TEST DRIVE: Menantang Lamborghini Aventador S (Bagian 2)
Baca juga: EKSKLUSIF TEST DRIVE: Menantang Lamborghini Aventador S (Bagian 3)

Setelah puas di trek, sesi di Ricardo Tormo akhirnya selesai pada pukul 4.30 waktu setempat. Itupun setelah pengambilan foto dan video. Kami kemudian dipersilahkan membawa mobil ke hotel dari sirkuit dengan hanya berbekal GPS. Mereka juga membekali kami dengan road map semacam pace notes pada reli yang sudah tersedia di dalam iPad, namun kami memilih GPS.

Baca Juga:  Mercedes-Benz SLC 200, Goin’ Wild

Kami membelah jalan-jalan di tengah kota Valencia sambil mencari-cari lokasi memotret di bawah pandangan hampir semua mata di jalan-jalan yang kami lalui. Bahkan ada seorang pria yang sengaja turun dari mobilnya ketika lampu merah dan memotret mobil kami.

Saya bergantian mengemudikan mobil dengan wartawan Thailand. Dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam kami bergantian mengelilingi Valencia. Ketika saya di belakang kemudi, mode pengendaraan berpindah pada  Strada dan transmisi berpindah-pindah dari mode manual ke otomatis.

Hmm… mobil ini sangat menyenangkan dikemudikan di jalan raya kota terbesar ketiga di Spanyol yang cukup lengang ini meskipun pada saat itu jam sibuk. Aah, Andai saja jalanan di Jakarta seperti di Valencia

Baca Juga:  Kencan Singkat dengan 3 Produk Kia

EKA ZULKARNAIN (VALENCIA)

BERBAGI



Ini Positif dan Negatif Modifikasi Busi

JAKARTA, 16 Oktober 2017 - Beragam cara dilakukan oleh pemilik kendaraan untuk mendongkrak performa mobil mereka. Sebut saja mengganti part dengan sarat akan naiknya...

Perayaan 3 Tahun ForESCom Indonesia Berlangsung Meriah

JAKARTA, 16 Oktober 2017 – Perayaan ulang tahun ke-3 Ford EcoSport Community (ForESCom) Indonesia berlangsung meriah. Perayaan yang dilangsungkan di...

Begini Tampilan New Toyota Supra

TOKYO, 16 Oktober 2017 – Satu nama besar akan kembali. Setelah 16 tahun keluar dari produksi, Toyota Supra akan kembali...

Volkswagen Polo SUV Mulai Hadir Tahun Depan

MUENCHEN, 16 Oktober 2017 – Meski terlambat, Volkswagen Group bersiap memasuki segmen crossover SUV mulai tahun depan. Menggunakan basis Polo,...

Jaguar XE L Kini Lebih Panjang dan Lapang

BEIJING, 16 Oktober 2017 – Jaguar memfokuskan sedan barunya pada sektor kabin. Jaguar XE L, sedan XE versi long wheelbase,...