Beranda Updates 5 Recall Paling Aneh di Tahun 2015

5 Recall Paling Aneh di Tahun 2015

BERBAGI

JAKARTA, 25 Desember 2015Recall atau penarikan kembali menjadi momok banyak pabrikan otomotif dunia. Terakhir ada recall besar-besaran beberapa nama sekaligus terkait penggunaan airbag merek Takata.

Tapi di tengah kekhawatiran yang serius ini, ternyata ada juga recall yang aneh dan kampanye perbaikan yang skalanya kecil. Nah, ini dia lima recall paling aneh sepanjang 2015.

Cadillac ATS, sunroof terlalu mudah digunakan

25122015-Car-Cadillac-ATS

Peraturan keselamatan dikeluarkan untuk menjaga orang-orang agar tetap aman dalam berkendara. Tapi ada juga aturan misterius dapat menyebabkan penarikan aneh. Salah satunya memukul Cadillac ATS. Cadillac mengeluarkan kampanye pada bulan Februari untuk model 2013-2015 karena kontrol sunroof. FBI menyatakan seseorang bisa sengaja memencet tombol auto-close atap. Cadillac memasang panel lis baru sebagai langkah perbaikan. Namun penarikan kedua dilakukan pada bulan Juli dengan jumlah yang lebih banyak. Mereka bahkan menghentikan penjualan untuk model 2016.

Porsche Cayenne, penarikan 2 unit

25122015-Car-Porsche-Cayenne

Porsche Cayenne adalah model Jerman paling laris di AS. Namun, mobil ini menarik 2 SUV pada bulan Januari setelah menemukan kesalahan manufaktur. Cayenne Diesel 2015 dan Cayenne S 2015 ditarik untuk perbaikan suspensi dan pengencang baut. Porsche memutuskan tidak melakukan penarikan dalam jumlah besar karena masalahnya yang kecil.

Audi Q3 2015, sunroof tetap tertutup

25122015-Car-Audi-Q3

Contoh lain dari peraturan pemerintah yang aneh. Sebanyak 3.646 Audi Q3 2015 melakukan pembaruan perangkat lunak di bagian sunroof. Jika seseorang mematikan crossover kompak tersebut saat menutup sunroof, maka atap akan terus menutup. Sebaliknya NHTSA mengklaim hal ini berbahaya karena panel geser berpotensi melukai seseorang jika bagian patah dan mengenai seseorang.

Rolls-Royce Ghost 2015, perbaikan tunggal

25122015-Car-Rolls-Royce-Ghost

Rolls-Royce melakukan penarikan satu unit Ghost 2015 pada bulan November lalu. Perusahaan menemukan airbag di kursi depan kemungkinan tidak memenuhi persyaratan sisi dampak seperti aturan pemerintah. Rolls-Royce kemduian menarik satu unit tersebut dan menggantikan komponen yang diperlukan.

Tesla Model S, masalah seatbelt

25122015-Car-Tesla-Model-S

Mobil listrik Tesla merupakan salah satu mobil dengan teknologi paling maju di industri otomotif saat ini. Tapi masalah sederhana, Model S terpaksa direcall dari seluruh dunia pada November lalu. Gara-garanya ditemukan sabuk pengaman depan tidak bisa melekat dengan benar pada lap pretensioner. Pemeriksaannya sederhana, hanya diperlukan tarikan keras pada sabuk pengaman untuk memastikan bekerja dengan baik.

RAJU FEBRIAN

subscribe Carvaganza's youtube channel to get the latest car reviews

BERBAGI



BMW Tebet Menjadi Dealer BMW i Kedua

JAKARTA, 15 Desember 2017 - PT BMW Indonesia bersama PT Tunas Mobilindo Parama meresmikan layanan baru dealer yang sudah berpengalaman sejak 1987, yaitu BMW Tebet, Jakarta Selatan....

Volkswagen Polo GTI Mk6 Gunakan Mesin Lebih Bertenaga

MUENCHEN, 15 Desember 2017 – Setelah diperkenalkan pertama kali di Frankfurt Motor Show pada September lalu, Volkswagen Polo GTI Mk6 mulai...

Toyota Vios 2018 Masuk Singapura, Beda dengan versi Indonesia

SINGAPURA, 15 Desember 2017 – Toyota Vios 2018 mulai dijual di beberapa negara Asean. Yang terkini, sedan B Segmen itu...

Kia Picanto 2018 Hadir di Malaysia, Indonesia Menyusul?

KUALA LUMPUR, 15 Desember 2017 – Tak lama setelah perkenalan new Kia Picanto, city car andalan Kia Motors itu sudah...

10 Mobil BMW Hadir di Indonesia Pada 2018

JAKARTA, 15 Desember 2017 – Rencana besar tengah disiapkan BMW Indonesia. Pemegang merek BMW di Tanah Air itu akan memboyong...