Beranda Drives TEST DRIVE: Menjajal GVC di Mazda CX-3

TEST DRIVE: Menjajal GVC di Mazda CX-3

BERBAGI

BANDUNG, 23 April 2017 – Setelah Mazda CX-3 resmi diluncurkan pada 14 Maret 2017 di Jakarta, PT Eurokars Motor Indonesia mengadakan media drive Mazda CX-3 dengan rute Jakarta-Bandung-Jakarta selama dua hari (20-21 April 2017). Dalam rangkaian event tersebut, para jurnalis berkesempatan untuk mencoba teknologi terbaru mereka, G-Vectoring Control (GVC).

Berlokasi di kawasan Sirkuit Sentul, PT Eurokars Motor Indonesia selaku distributor utama brand Mazda menyediakan dua unit Mazda CX-3 dengan dan tanpa teknologi GVC untuk pengujian tersebut. Mereka juga ‘menyulap’ lapangan menjadi trek berbentuk angka 8 dengan cones. Supaya lebih lebih fair dalam membandingkan feel mobil dengan dan tanpa GVC, cruise control setiap mobil diseting pada kecepatan 40 km/jam.

Baca Juga:  Lamborghini Aventador S 2017, Blistering Pace (Bagian 1)

Masing-masing jurnalis mengendarai Mazda CX-3 tanpa GVC terlebih dahulu. Body roll memang terasa, tapi itu wajar saja karena Mazda CX-3 memliki proporsi dimensi sebuah crossover dengan panjang 4.275 mm, tinggi 1.535 mm, dan lebar 1.765 mm. Di beberapa titik, trek basah oleh bekas hujan semalam sebelumnya. Di spot itulah koreksi setir paling banyak dilakukan.

Kini giliran mengendarai Mazda CX-3 dengan teknologi GVC. Body roll berkurang. Meski tidak signifikan, tapi tetap terasa. Sayangnya pihak Eurokars Indonesia tak bisa menyebutkan selisih g-force antara mobil dengan dan tanpa GVC. Tapi di titik licin dari trek, saya tak perlu melakukan banyak koreksi setir dan mobil lebih stabil. Dengan begitu, pengemudi tak hanya merasa lebih nyaman tapi juga lebih percaya diri dalam mengendalikan mobil.

Baca Juga:  Peugeot 301 Facelift 2017, The Dressing Lion

Inti kerja GVC adalah mengatur torsi dan bobot mobil. Ketika pengemudi memutar kemudi, sistem GVC secara otomatis mengurangi torsi dan memindahkan distribusi bobot ke roda depan. Kemudian GVC memantau gerakan setir dan mempertahankan torsi optimal. Begitu posisi setir stabil, torsi mobil kembali normal dan bobot mobil didistribusikan ke roda belakang untuk meningkatkan stabilitas menikung.

MIRAH PERTIWI

BERBAGI

Tips

Tips Melakukan Tune-Up a la Pembalap Jalanan Italia

JAKARTA, 4 Juli2017 -- Libur Lebaran 2017 telah berakhir. Waktunya kembali beraktifitas di ibu kota khususnya. Sebelum beraktifitas, tidak ada salahnya...

Gunakan Bahan Ini untuk Menghilangkan Noda Aspal di Mobil Anda

JAKARTA, 28 Mei 2017 - Noda merupakan hal yang paling dibenci oleh semua orang. Bukan hanya noda pada pakaian saja,...

Mau Test Drive Hyundai di IIMS 2017? Ini Tipsnya

JAKARTA, 29 April 2017 -- Test drive menjadi cara ampuh untuk memahami lebih detail terhadap mobil incaran. Anda bisa mengeksplorasi...

INTERVIEW

INTERVIEW: Karen Lim, More Than Meets The Eye

Saat memasuki ruang president director BMW Group Indonesia, Karen Lim menyambut kami dengan potongan rambut baru yang lebih segar. Mukanya...

INTERVIEW: Arie Christopher Setiadharma, Ferrari Family

Pria kelahiran Jakarta ini sangat mencinta mobil. Dari kecil iya sudah menyukai mobil, bahkan sejak SD sudah menggilai majalah-majalah yang...

Stefano Domenicali: Lamborghini Kerahkan SDM dan Jaringan Dealer Sambut Urus

JAKARTA, 7 Maret 2017 – Tinggal satu bulan lagi Lamborghini Urus akan memasuki tahap produksi yaitu pada bulan April depan....

MORE UPDATE

Novitec Supercharge Lambo Aventador SV Jadi Roket

MUENCHEN, 21 Juli 2017 – Apa jadinya kalau Lamborghini Aventador SV yang sudah mengandung tenaga 739 horsepower dibenamkan supercharge? Lagi-lagi...

2nd Carvaganza Editors’ Choice Umumkan Delapan Mobil Pilihan 2017

JAKARTA, 21 Juli 2017 – Majalah Carvaganza kembali menyelenggarakan Carvaganza Editors’ Choice untuk kedua kalinya setelah sukses dengan event pertama...

Editors’ Choice Carvaganza 2017, Behind the Scene

TAK terasa, sudah setahun berselang sejak Carvaganza Editors’ Choice pertama kali kami adakan. Pada Editors’ Choice kedua ini, kami mempersiapkannya...

Editors’ Choice Carvaganza 2017: All New Toyota Sienta

USIA dan pilihan mobil berbanding sejajar? Rasanya begitu. Tingkat umur seseorang menjadi salah satu alasan memilih jenis mobil. Meski sebenarnya...

Editors’ Choice Carvaganza 2017: Jaguar F-Pace

TAK mudah mendobrak tradisi yang sudah berlangsung selama puluhan tahun. Itulah yang dilakukan Jaguar saat melahirkan Sport Utility Vehicle (SUV)...