Beranda Updates 11 Perubahan pada Mercedes W07

11 Perubahan pada Mercedes W07

BERBAGI

BARCELONA, 23 Februari 2016 – Tim Mercedes hari Minggu kemarin (21/2) telah meluncurkan W07, mobil untuk menghadapi musim 2016 setelah sebelumnya melakukan ‘promotional day’ di Silverstone hari Jumat lalu. Saat itu pembalap Mercedes, Nico Rosberg dan Lewis Hamilton melakukan shakedown sepanjang hampir 100 km.

Tim telah melakukan beberapa perubahan pada mobil demi mempertahankan gelar juara dunia untuk ketiganya secara berturut-turut sekaligus menciptakan hat-trick. Berikut ini adalah sejumlah perubahan pada mobil Mercedes W07 Hybrid dibandingkan mobil musim 2015, W06, hasil analisa jurnalis teknik F1 ternama Giorgio Piola dan Matthew Somerfield, pengamat teknik F1 seperti yang dilansir oleh motorsport.com.

1. Bentuk nose W07 masih sama dengan W06. Padahal saat shakedown di Silverstone awal minggu ini, nose W07 agak berbeda. Dan mungkin bentuk nose W07 di balapan perdana di Albert Park, Aussie, nanti juga akan berbeda.

Baca Juga:  Alfa Romeo Come Back ke Formula 1 Bersama Sauber

2. Seperti musim lalu, steering arm diposisikan sejajar dengan wishbone bawah sehingga menciptakan ruang yang agak terbuka dan area di antara dua komponen menjadi lebih tinggi. Aliran angin menjadi lebih lancar.

3. Jika dibandingkan dengan W06, posisi Leading edge slat yang bentuknya horisontal, yang berfungsi pengatur aliran angin disidepod, dibuat lebih tinggi. Posisi Vortex generator (komponen kecil pada sayap) dibuat di bawah slat, bukan di atas. Menunjukkan adanya perbedaan bentuk pada bagian luar sidepod.

4. Posisi kaca spion dibuat lebih dekat ke kokpit, bukan ke pinggir sehingga di depannya bisa dipasang sirip (fin) baru yang posisinya cukup tinggi.

5. Airbox baru yang bentuknya lebih besar diintegrasikan dengan main compressor serta dilengkapi dengan dua ‘kuping’ seperti pada W05.

Baca Juga:  Alfa Romeo Come Back ke Formula 1 Bersama Sauber

6. Tutup mesin sedikit membulat karena kanal pipa bertambah besar dan juga disebabkan airbox dibuat agak bengkak.
7. Lubang pendingin sidepod dikecilkan yang membuktikan bahwa tim sudah mampu memaksimalkan pendinginan sehingga diharapkan bisa menaikkan tenaga.

8. Sehubungan dengan adanya perubahan pada no.7, bagian belakang bisa sedikit dipotong untuk memaksimalkan aliran angin di bagian bokong.

9. Mercedes menambah jumlah slot di depan ban belakang, mirip dengan punya Toro Rosso tahun 2015, untuk mengurangi efek muncratan dari ban.

10. Tetap mempertahankan penggunakan dua plang lantai berbentuk vertikal.

11. Winglet Y150 (monkey seat) kini diberi slot tambahan untuk membantu memanipulasi semburan dari knalpot sehingga membuat mobil bertambah stabil dan performa meningkat.

EKA ZULKARNAIN

subscribe Carvaganza's youtube channel to get the latest car reviews

BERBAGI



BMW Tebet Menjadi Dealer BMW i Kedua

JAKARTA, 15 Desember 2017 - PT BMW Indonesia bersama PT Tunas Mobilindo Parama meresmikan layanan baru dealer yang sudah berpengalaman sejak 1987, yaitu BMW Tebet, Jakarta Selatan....

Volkswagen Polo GTI Mk6 Gunakan Mesin Lebih Bertenaga

MUENCHEN, 15 Desember 2017 – Setelah diperkenalkan pertama kali di Frankfurt Motor Show pada September lalu, Volkswagen Polo GTI Mk6 mulai...

Toyota Vios 2018 Masuk Singapura, Beda dengan versi Indonesia

SINGAPURA, 15 Desember 2017 – Toyota Vios 2018 mulai dijual di beberapa negara Asean. Yang terkini, sedan B Segmen itu...

Kia Picanto 2018 Hadir di Malaysia, Indonesia Menyusul?

KUALA LUMPUR, 15 Desember 2017 – Tak lama setelah perkenalan new Kia Picanto, city car andalan Kia Motors itu sudah...

10 Mobil BMW Hadir di Indonesia Pada 2018

JAKARTA, 15 Desember 2017 – Rencana besar tengah disiapkan BMW Indonesia. Pemegang merek BMW di Tanah Air itu akan memboyong...