Beranda New Cars Menghitung Potensi Toyota All New Fortuner 4×4 Di Medan Off-Road

Menghitung Potensi Toyota All New Fortuner 4×4 Di Medan Off-Road

BERBAGI
Foto: Arie Prastz

Jakarta 23 Januari 2016 – Melihat ujicoba halang rintang pada peluncuran Toyota All New Fortuner kemarin (22 Januari 2015) di area Senayan City, Jakarta Selatan, cukup mengundang perhatian. Varian All New Fortuner versi 4×4  dengan sangat mudah melewati rintangan berupa Ram tanjakan besi dengan kemiringan 47 derajat dan tinggi 3,5 meter.

Dari pengujian tersebut, Carvaganza.com langsung penasaran dengan kemampuan off road yang dimiliki All New Fortuner 4×4. Memang bukan dengan metode pengujian di medan-medan berat, namun Carvaganza.com akan melakukan perhitungan diatas kertas dan memprediksi seberapa jauh kemampuan dari varian yang dibandrol dengan harga Rp 557 juta untuk 2.4 G A/T Diesel dan Rp 631,5 juta untuk tipe 2.4 VRZ A/T 4×4.  Untuk diketahui, keduanya memiliki spesifikasi teknis sama yang membedakan hanya ukuran lingkar roda dan sistem rem Brake Assist. 

Untuk melihat sejauh mana potensi kendaraan untuk bisa bermain di medan off road tidak cukup hanya dengan modal sistem penggerak 4×4 dengan transfer case berasio low gear saja. Sejatinya ada satu foktor kunci utama yakni pada besaran crawl ratio pada kendaraan tersebut.

Baca Juga:  Pembalap Toyota Team Indonesia Siap Beradu Cepat di Fuji Speed Way

Crawl ratio sendiri merupakan ratio kemampuan merayap dimana semakin besar angka yang dimiliki maka semakin besar pula torsi yang akan mengalir ke semua roda pada putaran rendah. Kemampuan merayap pada putran rendah tentunya akan memberi keuntungan saat melintasi atau melewati obstacle berat seperti permukaan jalan licin berlumpur, tanjakan, merayap bebatuan atau menarik beban.

cc35312d-8870-4283-8612-15bb4737d438

Dan untuk menghitung besar crawl ratio pada kendaraan sangatlah mudah Anda tidak perlu menjadi seorang insinyur mesin jebolan universitas ternama atau mekanik senior. Yang Anda butuhkan hanya data-data seperti rasio gigi ke-1, ratio transfer case dan rasio final gear difernsial kemudian dikalikan. Mari kita hitung sama-sama.

Nah untuk All New Fortuner 4×4 didapat angka 3.600 x 2.566 x 4.1 hasilnya adalah angka crawl ratio 37,8. Dari hasil ini boleh dibilang All New Fortuner 4×4 tergolong memiliki kemampuan off road yang cukup baik.

Dan dengan crawl ratio 37,8:1 dapat dihitung juga berapa putaran roda dalam satu menit. Semakin sedikit putaran roda memiliki keuntungan untuk menghindari spin di lintasan licin atau berlumpur. Dengan mesin baru 2GD-FTV yang memiliki torsi maksimal sebesar 400 Nm pada 1.600 rpm, maka roda All New Fortuner 4×4 dapat berputar 42 kali dalam satu menit. Hasil ini didapat dari 1,600 rpm dibagi crawl ratio 37,8. Dan saat mesin menghasilkan torsi maksimal, maka torsi yang dialirkan ke masing-masing roda juga akan dilipat gandakan dengan perhitungan torsi maksimal 400 Nm x crawl ratio 37,8 dibagi 4 roda sama dengan 3.780 Nm pada masing-masing roda. Angka yang sangat baik.

Baca Juga:  Pembalap Toyota Team Indonesia Siap Beradu Cepat di Fuji Speed Way

Dari angka-angka ini rasanya tak salah jika Carvaganza.com mengambil kesimpulan bahwa All New Fortuner 4×4 memiliki potensi besar untuk bermain di medan off road. Tak ketinggalan ini juga ditunjang oleh fitur-fitur seperti Hill Assist Control (HAC), Vehicle Stability Control (VSC) dan A-TRC yang berguna untuk mereduksi spin pada roda yang khusus ada pada varian VRZ.

Jika dibandingkan dengan Fortuner 4×4 lawas terdapat peningkatan cukup jauh karena hanya memiliki crawl ratio yang 28,1:1 saja. Dan juga jika dibandingkan dengan Mitsubishi Pajero Sport Dakar 4×4 model terdahulu yang memiliki crawl ratio 28,5:1 (sampai berita ini ditulis belum ada spesifikasi teknis Mitsubishi All New Pajero Sport yang baru akan dilaunching tanggal 29 Januari 2016).

Baca Juga:  Pembalap Toyota Team Indonesia Siap Beradu Cepat di Fuji Speed Way

Memang besaran crawl ratio ini tidak sebanding jika berhadapan dengan jawara-jawara off road seperti saudara tuanya Toyota Land Cruiser 70 Troop Carrier atau Land Rover Defender dengan angka crawl ratio 44:1. Apalagi jika dibandingkan dengan mobil-mobil khusus olahraga rockcrawling yang memiliki ratio 60:1. Namun secara umum komposisi kemampuan off road yang dimiliki All New Fortuner tergolong cukup baik dan mampu bermain di medan-medan off road.

Carvaganza.com memang baru melakukan perhitungan teknis belum secara langsung mencobanya. Tapi diatas kertas, jika Anda punya All New Fortuner 4×4 kemudian diajak berpetualang di medan off road dengan rintangan medium saat weekend rasanya cukup percaya diri untuk ikut bergabung. Dan lebih mantap lagi jika Anda mengganti ban dengan spesifikasi off road dan juga velg dengan beadlock sehingga tidak mudah lepas jika suatu saat Anda harus mengempiskan ban guna melewati obstacle menantang.

ARIE PRASTZ

subscribe Carvaganza's youtube channel to get the latest car reviews

BERBAGI



Honda Mobilio Battle of Efficiency Catat Konsumsi 24,1 Km/Liter

JAKARTA, 11 Desember 2017 -- PT Honda Prospect Motor menggelar tatangan hemat bahan bakar bagi komunitas dan calon konsumen Honda...

Maserati Levante Masuk Indonesia, Harga Rahasia

JAKARTA, 11 November 2017 – PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) meluncurkan Maserati Levante di Hotel Fairmont, Jakarta, hari ini, Senin,...

Innova Community Gelar Pelatihan Detailing bagi Komunitas

JAKARTA, 11 DESEMBER 2017 -- Komunitas atau klub otomotif tidak hanya sekedar kelompok kongkow atau berbagi informasi seputar kendaraan. Kegiatan...

BMW X3 Dapat Tampilan Baru

BANGKOK, 11 Desember 2017 – Tingginya permintaan crossover SUV terus disikapi BMW. Mereka meluncurkan 2018 BMW X3 yang sudah mendapat...

Mitsubishi Motors dan Pemerintah Indonesia Menyepakati Rencana Terkait Kendaraan Listrik

TOKYO, 11 Desember 2017 - Mitsubishi Motors Corporation (MMC) dan Pemerintah Indonesia hari ini mengumumkan penandatanganan nota kesepahaman terkait pengembangan...