Beranda Drives FIRST DRIVE: Menjajal Keganasan Ford Mustang GT 5.0 V8

FIRST DRIVE: Menjajal Keganasan Ford Mustang GT 5.0 V8

BERBAGI

JAKARTA, 22 Mei 2017 — Setelah sekian lama hanya mengangumi dan menyaksikan di internet atau tayangan Youtube, akhirnya Carvaganza bisa juga menjajal salah satu mobil idaman para petrolhead yaitu Ford Mustang GT 5.0 V8. Importir Umum, Terminal Motor Indonesia, memberikan kesempatan saya untuk menjajal performa mobil ini.

Subscribe Now!

Ada banyak alasan mengapa mobil ini dianggap sebagai one of the most famous car of all-time, selain Volkswagen Beetle, Citroen 2CV, dan Porsche 911. Tampilannya yang gagah dan cool, serta tentu saja performanya yang luar biasa. Apalagi sejak 2016 – setelah menunggu 5 dekade dan untuk pertama kalinya — Ford akhirnya memproduksi Mustang dengan posisi kemudi di sebelah kanan.

Penggemar sportcar “biasa” mungkin butuh sedikit adaptasi dengan Ford Mustang. Selain bodinya yang bongsor, visibilitas yang terbilang tidak terlalu baik, membuat Anda butuh ekstra hati-hati saat mengemudikannya. Apalagi dengan kondisi jalanan Jakarta yang padat dengan kendaraan.

Baca Juga:  Kencan Singkat dengan 3 Produk Kia

Hal pertama yang ingin saya bahas adalah soal performa. Maklum, inilah yang menjadi nilai jual Ford Mustang. Di balik kap mesinnya yang terkesan berotot, ada mesin V8 berkapasitas 5.000 cc. Unit ini dapat meletupkan tenaga hingga 410 hp dengan torsi sejumlah 530 Nm yang diraih saat kitiran mesin mencapai 6.500 rpm.

Menurut klaimnya, Ford Mustang 5.0 bertransmisi otomatis ini dapat menuntaskan akselerasi statis dari 0-100 km/jam dalam tempo 4,8 detik saja. Seakan menegaskan kehebatan ‘Muscle Car’ di trek lurus, ia disebut-sebut dapat melaju hingga kecepatan maksimal 250 km/jam.

Dengan mesin sebuas ini dalam sebuah Ford Mustang, masihkah Anda perduli dengan konsumsi bahan bakarnya? Jika iya, secara teori menurut klaim pabrikan ia hanya dapat berjalan sejauh 7 km/liter dengan rute kombinasi.

Akankah konsumsi seboros itu mengurungkan niat Anda untuk memilikinya? Tahan dulu, karena karakter mesin naturally aspirated juga tetap terjaga, lontaran tenaga linear dan instan menjadi keasyikan tersendiri yang dimilikinya. Semakin menyenangkan dengan hadirnya fitur Electronic Line-Lock yang memungkinkan Anda dapat melakukan aksi burn-out untuk sekedar ‘show off’ dengan mudahnya.

Baca Juga:  TMMIN Raih Penghargaan Primaniyarta untuk Ke-8 Kali

Tinggal injak pedal rem kemudian diikuti dengan injakan pedal gas hingga penuh, seketika roda belakang akan berputar selama 15 detik lalu mobil akan meluncur dalam garis lurus yang terkontrol, semudah itu.

Kemudian ada satu hal lagi yang menjadi debut perdana bagi line up Ford Mustang di dunia. Alih-alih menggunakan suspensi rigid seperti Ford Mustang generasi sebelumnya, kali ini Ford membekali suspensi belakang independen yang membuat pengendaliannya jauh lebih baik. Kami juga yakin performa remnya membaik berkat penggunaan sistem kaliper lansiran Brembo.

Bobot kemudinya yang ringan akan memudahkan Anda untuk bermanuver saat harus melintasi kemacetan maupun ketika parkir. Sayangnya visibilitas masih menjadi isu utama apalagi menilik kap mesinnya yang panjang dan sulit diprediksi. Ada 4 mode berkendara yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan penggunanya, yaitu Normal, Sport Plus, Track, dan Snow/Wet.

Baca Juga:  BMW Berikan Pelayanan Khusus Kepada Diplomat

Keluhan kami tertuju ke soal penggunaan bahan plastik di interiornya, tidak terlihat buruk, hanya terasa kurang pantas untuk sebuah mobil legendaris. Kedua adalah suara yang dihasilkan dari knalpotnya. Ia terdengar terlalu ‘kalem’ untuk sebuah muscle car saat kondisi idle meski mode berkendara sudah di posisi Track Mode.

Sejauh ini ubahan yang dilakukan oleh Ford untuk membuat muscle car yang lebih baik cukup berhasil. Resep jitu soal kaki-kaki baru dan mesin berkapasitas besar ala Amerika menjadi daya tarik tersendiri dari Mustang 5.0 V8 GT.

Nah, Anda berminat? Silahkan kunjungi Terminal Motor Indonesia di kawasan Kelapa Gading.

VALDO PRAHARA

BERBAGI



Ini Positif dan Negatif Modifikasi Busi

JAKARTA, 16 Oktober 2017 - Beragam cara dilakukan oleh pemilik kendaraan untuk mendongkrak performa mobil mereka. Sebut saja mengganti part dengan sarat akan naiknya...

Perayaan 3 Tahun ForESCom Indonesia Berlangsung Meriah

JAKARTA, 16 Oktober 2017 – Perayaan ulang tahun ke-3 Ford EcoSport Community (ForESCom) Indonesia berlangsung meriah. Perayaan yang dilangsungkan di...

Begini Tampilan New Toyota Supra

TOKYO, 16 Oktober 2017 – Satu nama besar akan kembali. Setelah 16 tahun keluar dari produksi, Toyota Supra akan kembali...

Volkswagen Polo SUV Mulai Hadir Tahun Depan

MUENCHEN, 16 Oktober 2017 – Meski terlambat, Volkswagen Group bersiap memasuki segmen crossover SUV mulai tahun depan. Menggunakan basis Polo,...

Jaguar XE L Kini Lebih Panjang dan Lapang

BEIJING, 16 Oktober 2017 – Jaguar memfokuskan sedan barunya pada sektor kabin. Jaguar XE L, sedan XE versi long wheelbase,...