Beranda Updates Mitsubishi Xpander Tak Gentar Menghadapi Serbuan Rush dan Terios

Mitsubishi Xpander Tak Gentar Menghadapi Serbuan Rush dan Terios

BERBAGI

JAKARTA, 22 Januari 2017 – Kehadiran Mitsubishi Xpander di GIIAS 2017 lalu seperti menghentak pasar Indonesia. Penjualannya bahkan membukukan rekor penjualan tertinggi Mitsubishi di Indonesia untuk satu model dalam sejarah keikutsertaannya pada pameran tersebut.

Namun, kemunculan Toyota All New Rush dan Daihatsu All New Terios pada akhir Desember lalu “mengganggu” perhatian konsumen dari Mitsubishi Xpander. Pasalnya, Low-SUV kembar tersebut hadir dengan penampilan baru, yang lebih banyak mencerminkan sisi MPV-nya. Salah satu indikator kuat adalah dengan menghilangkan penyimpanan ban cadangan di belakang, dengan menyimpannya di kolong mobil dan layout eksteriornya pun menyerupai MPV.

Memang dari segi platform, Xpander dengan Rush dan Terios memiliki perbedaan. Namun, namun jika dilihat dari sisi layout eksterior dan komponen harga keduanya bisa saja berduel di pasar.

Baca Juga:  Mitsubishi Siapkan Dua Jagoan Baru di Tahun 2018

Banyak pihak menilai bahwa kehadiran model kembar itu salah satunya mengganggu Mitsubishi Xpander karena memiliki komponen harga tidak jauh banyak dari Xpander. Rentang harga Mitsubishi Xpander berada di Rp 189 – 245 jutaan, sedangkan All New Rush berada pada rentang Rp 239 – 261 juta dan All New Terios pada Rp 195 – 247,9 jutaan. Secara otomatis, Mitsubishi Xpander mendapat perlawanan dari Avanza pada level setandingnya, dan setingkat di atasnya mendapat tantangan dari Rush serta Terios.

Menanggapi hal tersebut, President Director PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Kyoya Kondo menilai bahwa kehadiran kedua kompetitor adalah sesuatu yang biasa di pasar dan jika dibilang kedua mobil kompetitornya menyasar Xpander mungkin iya dan mungkin juga tidak.

Baca Juga:  Mercedes-Benz G 63 AMG Siap Mengaspal di Indonesia Tahun Ini

“Seperti kita ketahui bahwa pada kuartal terakhir 2017, pasar low-MPV tumbuh cukup signifikan dibandingkan kuartal pertama sampai kuartal ketiga tahun lalu. Penjualan Xpander kami pada bulan November 2017 mencapai 4000 unit, pada Desember 2017 juga sebesar itu. Jika melihat trend tersebut kami tidak takut menghadapi kompetisi dari model-model yang baru keluar dari kompetitor kami. Pasalnya, pasar di segmen ini tumbuh dan menjadi pertanda baik bagi pasar maupun pabrikan,” ucapnya.

“Justru hal tersebut menstimulasi pasar untuk terus tumbuh baik bagi segmen low-MPV maupun low-SUV. Bisa saja para kompetitor itu mengganggu, tapi waktu kehadiran Xpander kan juga seperti itu. Menurut saya, kehadiran model-model baru itu menstimulasi pasar dan menandakan bahwa konsumen siap menerima kehadiran model baru di kelas itu,” imbuhnya.

Baca Juga:  Mitsubishi Xpander Mulai Tempel Toyota Avanza di Daftar Mobil Terlaris

EKA ZULKARNAIN

BERBAGI

Last Update

Toyota Agya Club Chapter Pantura Dipimpin Ketua Baru

JAKARTA, 19 Februari 2018 -- Toyota Agya Club Chapter Pantura  telah resmi berganti kepengurusan. Komunitas yang berada di bawah payung...

Suzuki Ertiga Produksi Cikarang Diekspor ke-25 Negara

CIKARANG, 19 Februari 2018 – Suzuki New Ertiga yang dibuat di pabrik PT Suzuki Indomobil Motor, Cikarang, Jawa Barat, ternyata...

Tiap 3 Menit 1 Mobil Lahir dari Pabrik Suzuki Cikarang

CIKARANG, 19 Februari 2019 –- Pabrik perakitan mobil Suzuki yaitu PT. Suzuki lndomobil Motor (SIM) yang berada di kawasan industri...

Ford Focus RS Heritage Edition, Edisi Terakhir Hanya 50 Unit

MUENCHEN, 19 Februari 2018 -- Ford mengumumkan produksi RS Focus generasi ketiga akan berakhir pada tanggal 6 April 2018. Rencananya,...

Jaguar F-Type 2.0T, Under A Good Sign

JAGUAR untuk pertama kalinya memperkenalkan F-Type dengan mesin V8 550 hp dan V6 380 hp. Setelah itu, mesinnya mengecil menjadi...