Beranda Blogs Lakukan Ini Untuk Mencegah Munculnya Karat

Lakukan Ini Untuk Mencegah Munculnya Karat

BERBAGI

JAKARTA, 22 Januari 2016 – Musim penghujan sudah mulai tiba. Bagi Anda pengguna mobil sebagai sarana transportasi sehari-hari perlu waspada. Pasalnya hujan dapat memberikan dampak negatif kepada mobil kita. Salah satunya adalah timbulnya karat.

Karat bisa muncul kapan saja dan dibagian mobil mana saja. Namun semua itu dapat kita cegah melalui perilaku kita sendiri sebagai pengguna sekaligus pemilik mobil. Salah satu yang memicu karat adalah rndapan garam, debu, kelembaban atau bahan kimia di bagian bawah atau frame kendaraan. Bagian yang terkelupas, tergores, dsb pada bagian metal yang disebabkan terkena batu atau benturan. Air hujan juga dapat menyebabkan karat karena air hujan mengandung unsur asam.

Untuk mencegahnya muncul sangat lah mudah. Berikut cara-caranya:

Segera cuci mobil setelah kehujanan
Langkah lain untuk mencegah terjadinya karat adalah mencuci mobil setelah mobil terguyur hujan di jalanan. Upayakan menggunakan sampo khusus mobil dengan tingkat pH rendah.
Bilas hingga bersih dan kemudian keringkan dengan lap bersih. Jangan lupa untuk mencuci bagian dalam dari spakboard dan kolong mobil. Jangan sesekali menunda pencucian mobil.

Tutup luka di bodi mobil
Bila Anda menemukan ada luka di bagian bodi, misalnya penyok atau tergores sehingga menyebabkan cat mengelupas, segera tutup luka tersebut. Caranya, gunakan cat khusus yang banyak dijual di toko cat mobil.

Hindari parkir di tempat yang lembab
Bila mobil Anda mengalami luka pada bagian-bagian yang berbahan dari logam, sebaiknya hindari parkir di tempat yang lembap. Unsur air di udara yang seperti itu akan sangat mudah menjadi media bagi tumbuh kembangnya bakteri karat.

Gunakan pelindung karat
Pada bagian-bagian tertentu dari mobil yang kerap terkena air atau kotoran, sebaiknya dilapisi kembali dengan cairan antikarat. Memang, setiap pabrikan mobil telah melapisi mobil dengan antikarat pada saat stamping atau pencetakan bodi mobil. Namun daya tahan lapisan antikarat tersebut terbatas atau menurun seiring dengan usia mobil. Karena itu tak jarang dealer mobil menawarkan tambahan antikarat kepada pembeli produknya dengan biaya berkisar Rp 1,7-3 juta, tergantung pada jenis mobilnya.

Semoga bermanfaat

TITO LISTYADI

subscribe Carvaganza's youtube channel to get the latest car reviews

BERBAGI



Toyota Vios 2018 Masuk Singapura, Beda dengan versi Indonesia

SINGAPURA, 15 Desember 2017 – Toyota Vios 2018 mulai dijual di beberapa negara Asean. Yang terkini, sedan B Segmen itu...

Kia Picanto 2018 Hadir di Malaysia, Indonesia Menyusul?

KUALA LUMPUR, 15 Desember 2017 – Tak lama setelah perkenalan new Kia Picanto, city car andalan Kia Motors itu sudah...

10 Mobil BMW Hadir di Indonesia Pada 2018

JAKARTA, 15 Desember 2017 – Rencana besar tengah disiapkan BMW Indonesia. Pemegang merek BMW di Tanah Air itu akan memboyong...

Ganti Oli dan Servis Ringan Portable dari Pertamina Lubricants

JAKARTA, 14 Desember 2017 – Dalam rangka ulang tahun PT Pertamina ke-60, PT Pertamina Lubricants meluncurkan Pertamina Lubecare Mobile Service....

PLN Siap Dukung Kendaraan Listrik BMW

JAKARTA, 14 Desember 2017 -- BMW Indonesia bekerjasama dengan PLN Disjaya dalam pengembangan kendaraan masa depan yang menggunakan teknologi listrik...