Beranda Drives Exclusive Report: Melahap Gunung Teide Bersama Carrera Cabriolet

Exclusive Report: Melahap Gunung Teide Bersama Carrera Cabriolet

BERBAGI

TENERIFE, 19 November 2015 – Setelah sesi khusus dynamic drive, barulah kami mendapat kesempatan untuk menyetir sendiri Porsche 911 Carrera S yang baru. Kesempatan istimewa ini Carvaganza manfaatkan sebagai satu-satunya media otomotif Indonesia yang ikut test drive di Tenerife, Kapulauan Canari, di lepas pantai Benua Afrika, Senin (16/11) lalu.

Kali ini, kami menempuh rute pengunungan sejauh 53 km menuju puncak Gunung Teide untuk makan siang di restoran Parador yang terkenal di kalangan turis. Gunung dengan tinggi 3.718 meter dari permukaan laut itu masih aktif dan menjadi gunung tertinggi di seluruh wilayah Spanyol.

Saya sengaja memilih new Carrera versi cabriolet karena ingin merasakan sensasi berkendara di bawah sinat matahari Canary Island yang menjadi impian para turis dari daratan Eropa tersebut. Meskipun tak bisa meraih kecepatan lebih dari 120 kmj (sesuai batas maksimum speed limit di jalan tol Tenerife), tapi saya sudah bisa membayangkan bagaimana jika seandainya mobil ini dilepas di sirkuit balapan.

Baca Juga:  Mercedes AMG GLC 43 Coupe, Bold Move

Saya memilih berkendara dalam mode sport, bukan sport plus, namun new Carrera sudah mampu membuat Anda ketagihan dalam melahap tikungan demi tikungan dengan kecepatan tinggi. Tenaga mesin tersebar merata, dari putaran 1700 rpm hingga 7000 rpm, berkat penggunaan dua buah turbo untuk memaksimalkan pasokan oksigen ke ruang bakar.

18112015-Car-Chalil-Tenerife_04

Transmisi PDK (Porsche Doppelkuplung) dan Sport Chrono Package mampu membuat mobil melesat dari titik diam ke angka 100 kmj dalam waktu 3,9 detik saja.

Porsche mengklaim New Carrera sanggup meraih kecepatan puncak hingga 295 kmj, sementara Carrera S bisa mendapat top speed hingga 308 kmj. Tapi, selain karena tidak tersedia trek yang aman dan panjang, saya juga tak punya cukup nyali untuk membuktikan klaim mereka.

Setelah makan siang, kami berkendara sejauh 86 km menuju pelabuhan di Santa Cruz, ibukota provinsi Tenerife. Lalu dilanjutkan dengan mengitari kota berpenduduk 500 jiwa itu. Cuaca cukup nyaman, sekitar 22 derajat Celcius dengan matahari yang bersinar terang.

Baca Juga:  Kelebihan-Kelebihan Toyota Fortuner TRD Sportivo

Kota ini dihuni oleh mayoritas bangsa Spanyol. Sangat sedikit terlihat pendatang dari Afrika atau Afrika Utara. Padahal, pulau ini hanya berjarak kurang dari 200 mil dari pantai utara Afrika. Puas berkeliling kota, kamipun kembali menempuh 118 km menuju ke hotel Ritz Carlton di Abama.

17112015-Car-Chalil-Tenerife_06

Di ujung hari, tiba-tiba saya terkenang saat menjadi (juga) satu-satunya wartawan Indonesia yang mendapat kesempatan pertama mencoba Porsche 911 generasi ke-6 (991) pada tahun 2011 di Santa Barbara, California, Amerika Serikat. Gara-garanya, saya melihat mobil balap Porsche 936 milik Jacky Ickx dipajang di area hotel tempat kami menginap. Jacques Bernard “Jacky” Ickx adalah pembalap legendaris asal Belgia yang pernah memenangkan ajang 24 Hours of Le Mans sebanyak enam kali. Empat di antaranya bersama Porsche (1976, 1977, 1981, 1982).

Porsche memang pabrikan yang unik. Mereka lebih suka mengajak jurnalis untuk menguji langsung produk-produk terbaru mereka di lokasi-lokasi istimewa yang dianggap tepat untuk mengekplorasi performa sebuah mobil. Dan memang tidak salah jika kali ini Porsche memilih Tenerife, pulau di Samudra Atlantik, sebagai tempat menguji new Carrera 911. Jalanannya yang sempit berliku bahkan padat di kawasan-kawasan tertentu, benar-benar menjadi arena pembuktian tingkat akurasi setir dan pentingnya torsi mesin.

Baca Juga:  Menari Bersama Ferrari GTC4Lusso di Jabal Jais

Dengan torsi yang tersedia secara berlimpah, Carrera bisa menyalip kendaraan lain secara cepat dan aman, tanpa harus terperangkap terlalu lama di belakang antrian mobil lain yang lebih lambat di depannya. Teknologi bi-turbo adalah kunci dari kelincahan new Carrera. Di putaran bawah, turbo membantu mesin mendapatkan torsi guna mendorong mobil dalam waktu singkat. Sementara di putaran atas, turbo berperan memberi tambahan udara maksimal guna menghasilkan tenaga mesin lebih besar.

Performa mobil kelas wahid yang dimiliki Porsche 911 Carrera dan Macan GTS terasa kian pas karena dipadukan dengan lokasi eksotik Tenerife.

MUNAWAR CHALIL (TENERIFE)

subscribe Carvaganza's youtube channel to get the latest car reviews

BERBAGI



Toyota Terbaik dalam Layanan Purna Jual versi JD Power

JAKARTA, 11 Desember 2017 -- Toyota Indonesia kembali dinilai sebagai perusahaan otomotif kendaraan roda empat di Tanah Air dengan pelayanan...

Toyota Avalon 2019 Lakukan Debut di Detroit Auto Show 2018

DETROIT, 11 Desember 2017 – Mobil-mobil bergenre sedan tengah menurun penjualannya tergerus meningkatnya pemintaan akan SUV crossover. Meski demikian sedan...

Ikuti Tren, Jeep Cherokee 2019 akan Gunakan Mesin Hybrid 2.0L

DETROIT, 11 Desember 2017 -- Jeep Cherokee KL, yang pertama kali melakukan debutnya di New York Auto Show 2013, tengah...

Tak Menarik, Mazda Enggan Bangun Mesin Turbo Kecil dan Transmisi CVT

TOKYO, 11 Desember 2017 – Di saat pabrikan lain berlomba-lomba membuat mesin berkapaistas kecil dan turbo serta transmisi CVT, tidak...

Pembalap Toyota Team Indonesia Siap Beradu Cepat di Fuji Speed Way

TOYOTA, 10 Desember 2017 – Dua pembalap Toyota Team Indonesia (TTI), Alinka Hardianti dan Haridarma Manoppo, tampil menawan dan berhasil...