BERBAGI
Toshio Shiratori, Design Director UDB and PL UD Trucks Japan. (Foto: Arie Prasetya/Carvaganza)

JAKARTA, 18 November 2015 — UD Trucks memiliki model andalan di kelas heavy duty truck atau kategori lima bernama Quester. Truk yang diluncurkan pada tahun 2013 ini cukup populer di Indonesia khususnya di area tambang dan kini merambah ke  distribusi atau logistik dan infrastruktur.

Carvaganza baru-baru berkesempatan untuk berbincang langsung dengan sang desainer Toshio Shiratori di Tokyo Jepang beberapa waktu lalu. Pria yang menjabat Design Director UDB and PL UD Trucks Japan ini memiliki segudang pengalaman tentang merancang sebuah truk dengan jam terbang yang tidak main-main, 35 tahun.

Sebelum bergabung dengan Volvo Grup yang merupakan induk perusahaan dari UD Trucks, Shiratori-san bekerja di Mitsubishi Motors dan selama 17 tahun menanggani Fuso. Dan Berikut petikan perbincangannya.

Carvaganza: Apa sejati konsep desain dari Quester?

Shiratori: Inti utama dari desain adalah mengarah pada tema hexagonal yang menjadi ciri UD Trucks sejak tahun 1960-an.  Semua juga mengacu pada sentuhan dan kualitas Jepang yang kuat, kami terjemahkan dalam tiga kata Bold, Rise dan Clean dan tak ketinggalan mampu memberikan produk berkualitas tinggi.

Carvaganza: Apa yang membuat truk ini  bisa diserap di pasar dunia di luar Jepang?

Shiratori: Ini semua mengacu pada semangat Gemba yang berarti kedekatan, kami mencoba meramu sebuah truk yang mampu digunakan di segala medan yang merupakan pasar dari Quester. Toleransi terbaik mampu diramu oleh kami agar truk ini cocok digunakan oleh konsumen yang menjadi target market kami.

Carvaganza: Lalu bagaimana desain Quester dapat menyesuaikan dengan market di berbagai negara?

Shirator-san: Quester dirancang sesuai dengan dua ketentuan yakni market yang berkembang dan juga market yang sudah maju. Merangkum semua segment, high segement mencakup wilayah Australia dan New Zeland dan Medium segement untuk negara-negara berkembang seperti Thailand dan Indonesia.

Carvaganza: Dari mana Anda mendapat inspirasi untuk mendesain Quester?

Shirator: Saya termasuk orang yang fleksibel dan saya senang berpergian ke negara-negara yang juga menjadi pengguna UD Trucks. Disana saya mendapat inspirasi dan kemudian megaplikasikannya pada guratan desain Quester.

Carvaganza: Lalu apa yang menjadi ciri desain Anda?

Shiratori: Ingat, desain sebuah kendaraan menggacu pada konsistensi product guidelines dari masing-masing perusahaan. Di situlah sebuah brand memiliki karakter dan citra rasa sendiri. Dan saya selalu mengedepankan dan mengutamakan prinsip-prinsip tersebut.

Carvaganza: Apa keunggulan dari desain Quester?

Shiratori: Yang terpenting adalah bagaimana kami mencari titik terbaik antara desain dan juga regulasi. Seperti Quester dirancang tanpa hidung karena tututan aturan yang berlaku di Jepang yang membatasi panjang dari sebuah truk. Dari sisi efisensi kami mengurangi panjang sisi cab dan sudutnya sangat detail untuk menghasilkan hasil terbaik melalui sebuah simulasi. Kemudian desain samping itu harus benar-benar dirancang sedemikian rupa untuk mengejar nilai aerodinamika.

Carvaganza: Apa tantangan terberat dari membuat desain Quester?

Shiratori: Jujur, membuat headlight memiliki pengaruh yang sangat besar, saya rasa itu lah tantangan terberatnya. Karena mendukung nilai aerodinamika bagian ini juga berpengaruh besar pada penampilan sebuah kendaraan khususnya truk.

Carvaganza: Terakhir, apakah Anda puas dengan desain Quester?

Shiratori: Ya , saya puas. Apalagi sejauh ini Quester mampu diterima dengan baik di negara-negara lain di luar Jepang. Karena itu tidak mudah untuk pencapaian tapi sejauh ini kami berhasil.

Carvaganza: Ok, Doumo arigato gozaimasu Shiratori-san.

Shirator: Yes , terima kasih.

ARIE PRASETYA

subscribe Carvaganza's youtube channel to get the latest car reviews

BERBAGI