Home EDITOR'S PICKS INTERVIEW: Adrian Tirtadjaja and Big Ideas

INTERVIEW: Adrian Tirtadjaja and Big Ideas

SHARE
Adrian Tirtadjaja, General Manager Lexus Indonesia (Foto: Syaiful Achmad)

Penjualan mobil Lexus sepanjang tahun 2016 sampai bulan November di Indonesia telah mencapai angka 1000 unit. Sebuah pencapaian yang tinggi bagi brand mobil premium di Indonesia, padahal brand ini mulai secara resmi masuk Indonesia tahun 2007 lalu. Ditemui Eka Zulkarnain dari Carvaganza, Adrian Tirtadjaja, general manager Lexus Indonesia bercerita tentang bagaimana posisi dan ambisi Lexus di Indonesia.

Lexus saat ini telah memiliki sejumlah model baik di kelas sedan maupun SUV. Dari mulai model ES, GS dan LS di segmen sedan sampai sedan performance GS F dan RC F ditambah dengan SUV NX, RX, LX. Sedangkan untuk coupe menyediakan Lexus RC dan LC. Dari model-model tersebut, yang menjadi backbone penjualan adalah dari segmen SUV terutama Lexus NX sebagai entry level dan RX.

“Di Indonesia, Lexus menyasar konsumen-konsumen kelas atas dan ini sedikit berbeda dengan kondisi pasar Amerika Serikat. Di Indonesia, konsumen kami pada umumnya adalah orang-orang kelas atas dan untuk segmen ini kami tidak perlu mengejar volume,” ujar Adrian Tirtadjaja, general manager Lexus Indonesia.

Baca Juga:  Parade Amazing Indonesia di Booth Lexus Indonesia Sedot Perhatian Pengunjung

“Oleh karena itu, fokus kami di Indonesia adalah meningkatkan pelayanan secara berkelanjutan kepada setiap konsumen. Seluruh pelayanan yang kami berikan kepada konsumen harus benar-benar prima dan ekskslusif sehingga konsumen mendapatkan peace of mind pada saat mendapatkan pelayanan dari kami, termasuk juga pelayanan purna-jual,” ujar pria kelahiran Jakarta 37 tahun lalu ini.

“Hal ini diawali dengan dealer sekaligus showroom kami di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. Konsep yang kami kembangkan bukan dealer, melainkan galeri. Konsep galeri adalah pada saat orang masuk galeri, yang mereka jumpai bukan sales, melainkan kurator. Pada saat konsumen memasuki galeri, fokus utama yang kami sajikan bukan kendaraan, melainkan sebuah gaya hidup,” tambah pria penyuka golf ini.

“Pada saat memasuki galeri, konsumen merasa sangat nyaman. Kami memperhatikan dan memperhitungkan seluruh kebutuhan dan kenyamanan panca indera. Dari mulai desain ruang, workshop, tata ruang, musik yang dialunkan di Lexus Gallery, aroma dan SDM kami di sini. Kami juga melengkapinya dengan ruang perpustakaan,” Imbuhnya.

Baca Juga:  Pertama di Asia, Lexus LS 500 dan NX 300 Hadir di GIIAS 2017

“Konsep yang kami tawarkan ini tak akan ditemukan di negara-negara lain, termasuk di Amerika. Pasar Indonesia memiliki keunikan tersendiri sehingga treatment-nya harus memiliki kekhususan. Konsumen Lexus di Indonesia betul-betul dari kalangan atas, yang eksklusif sehingga pelayanannya pun  harus betul-betul eksklusif. Dan perlu diingat bahwa orang Indonesia memiliki pemahaman kebudayaan yang tinggi.

“Jadi menurut saya, orang-orang di level ini tidak perlu lagi pamer. Melainkan orang-orang yang lebih menghargai craftsmanship, ketulusan, seni dan effort. Di Lexus Gallery ini kami mengombinasikan nilai-nilai modern dan tradisional Indonesia yang memiliki tingkat kebudayaan sangat tinggi. Konsep kami ini banyak ditiru oleh showroom Lexus di negara lain, meski tidak semuanya. Namun ide kami banyak diteladani.”

Menurutnya, untuk memberikan pelayanan yang prima, Lexus Indonesia juga melakukan investasi besar dalam hal Sumber daya manusia. “Kami memiliki sejumlah brand associates yang kami latih secara khusus agar mampu memberikan pelayanan prima kepada konsumen. Mereka bukan hanya menjual produk, namun bisa juga menyelami gaya hidup Lexus dan memiliki attitude yang baik, memiliki latar belakang keluarga yang baik dan tentunya latar pendidikan yang baik,” ujar pemegang gelar Master of Business Administration Prasetya Mulya Business School ini.

Baca Juga:  Lexus Cetak Transaksi Rp 400 Miliar di GIIAS 2017

“Mereka harus mengerti gaya hidup, mengerti industri mobil, produk yang mereka jual sekaligus sejarahnya. Mereka harus memiliki knowledge dan attitude yang juga sangat baik. Kami mendidik mereka sampai ke luar negeri, misalnya sampai ke Amerika dan Jepang. Dalam waktu dekat ini, kami akan mengirimkan beberapa brand associates Lexus ke Lexus College di USA.”

“Dengan treatment-treatment khusus itu kami berharap Lexus memiliki arti dan tempat khusus di kalangan konsumen Indonesia,” tutupnya.

EKA ZULKARNAIN

SHARE

Suzuki Ertiga Masih Favorit Penjualan di GIIAS 2017

JAKARTA, 21 Agustus 2017 – Suzuki New Ertiga ternyata masih menjadi model favorit di booth PT Suzuki Indomobil Sales (SIS)...

Rekor, Tata Prima Dongkrak Penjualan Tata Motors di GIIAS 2017

JAKARTA, 21 Agustus 2017 – Jajaran truk Tata Prima berhasil mencatat rekor penjualan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show...

Mitsubishi FUSO Tembus SPK 776 Unit di GIIAS 2017

JAKARTA, 21 Agustus 2017 -- PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku authorized distributor dari Mitsubishi FUSO Truck &...

Mitsubishi Xpander Banjir Pesanan, Sudah Laku 7.489 Unit

JAKARTA, 21 Agustus 2017 – Banjir pesanan tak hanya didapatkan Mitsubishi Xpander di ajang GIIAS 2017. Di saat yang bersamaan...

Lexus Cetak Transaksi Rp 400 Miliar di GIIAS 2017

JAKARTA, 21 Agustus 2017 – Lexus Indonesia mencatat beberapa prestasi di ajang GIIAS 2017 lalu. Selama 11 hari gelaran Lexus...