Beranda Updates Penjualan Naik 15%, Mobil88 Banjir Order

Penjualan Naik 15%, Mobil88 Banjir Order

BERBAGI

JAKARTA, 15 Juni 2016 — Ritual tahunan mudik lebaran seperti biasa selalu membawa nilai positif pada penjualan mobil bekas, demikian pula yang terjadi pada tahun ini. Meski dalam kondisi ekonomi sedemikian, namun penyedia mobil bekas (mobkas) Mobil88 sudah mulai merasakan peningkatan penjualan diawal Ramadhan 2016.

Subscribe Now!

“Rata-rata peningkatan penjualan bisa sampai 15% pada bulan puasa, ini mungkin tidak berbeda jauh dengan pencapaian tahun lalu. Pada kondisi normal atau pada bulan-bulan biasa, rata-rata penjualan kami bisa mencapai 1.500 unit di setiap diler,” jelas Halomoan Fischer, Chef Operating Officer Mobil88 disela-sela acara buka bersama Selasa, 14 Juni 2016, di bilangan SCBD Jakarta Selatan.

Low MPV tampaknya masih mendominasi penjualan khususnya dari dua merk besar yakni Toyota dan Daihatsu. Kapasitas cukup besar dengan daya angkut hingga 7 penumpang memang masih menjadi primadona para konsumen yang ingin kembali ke kampung halaman mereka.

Namun menurut Fischer, pergerakan yang patut disimak tahun ini terjadi pada segmen kendaraan small car. Perlahan tapi pasti tampak terjadi peningkatan penjualan pada jenis jenis kendaraan hatchback, city car hingga LCGC.

“Memang belum sesignifikan low MPV, namun permintaan mobil kecil terus meningkat. Menurut saya kondisi ini terjadi lebih kearah tren terutama dikalangan anak muda hingga keluarga muda,” jelas Fischer.

Berbicara soal harga, pada Ramadhan 2016 terjadi kenaikan. Seperti contohnya kendaraan yang paling diburu konsumen yakni Toyota Avanza yang mengalami kenaikan harga dengan kisaran Rp 2 juta sampai Rp 3 juta.

Hal ini terjadi karena memang terjadi kenaikan di pasar mobkas, banyaknya permintaan tidak seimbang dengan mobil yang di jual. Menurut Fischer pihaknya juga harus berebut untuk membeli kendaraan bekas dari konsumen.

Terakhir, ditahun ini juga terjadi pergeseran permintaan dari konsumen. Kini permintaan mobil dengan transmisi otomatis lebih banyak dibandingkan manual. Ini tentunya tidak lepas dari kondisi jalan yang makin padat dan konsumen lebih mengutamakan kenyaman dan kepraktisan.

“Pergeseran juga terjadi pada pemilihan warna. Putih sekarang yang paling dicari konsumen menggeser warna hitam dan silver. Dari sisi harga juga terjadi perbedaan karena warna putih akan lebih mahal Rp 3 juta sampai Rp 5 juta dibandingkan hitam dan silver,” tutup Fischer.

ARIE PRASTZ

BERBAGI



Volkswagen T-Roc, Newest T-Clan Member

PERTAMA kali diperkenalkan di Geneva Auto Show 2014, ‘The Rock’ ini akan melengkapi keluarga SUV VW yang semuanya punya nama...

Spyshot Jeep Cherokee 2019, Kembali Bergaya Konvensional?

MUENCHEN, 23 Oktober 2017 – Jeep tengah melakukan pengembangan Jeep Cherokee edisi 2019. Baru-baru ini sebuah foto spyshot yang beredar...

Lamborghini Huracan Performante, Nurburgring Killer

SEBELUM saya menjajal Lamborghini Huracan Performante di Sirkuit Imola, Italia, saya sempat menonton video Huracan Performante yang tak hanya mengalahkan...

Ini 5 Crossover yang Wajib Diwaspadai di Tahun 2018

DETROIT, 21 Oktober 2017 – Segmen SUV Crossover dalam beberapa tahun terakhir tengah mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Pasar kini...

Tata Super Ace HT Sapa Kota Makassar

MAKASSAR, 21 October 2017 - Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) mulai melakukan peluncuran regional Tata Super Ace HT di seluruh...