Beranda Drives BMW M2 Coupe 2016, Thrilled To Death

BMW M2 Coupe 2016, Thrilled To Death

BMW M2 Coupe berhasil menghipnotis lewat tampang dan pengendaraannya yang menyenangkan.

BERBAGI
BMW M2 Coupe (Foto: Rahmat ‘Dollay’ Hidayat)

Happiness is not something ready-made. It comes from your own actions-Dalai Lama. Kutipan ini terasa tepat saat saya mencoba BMW M2 Coupe di jalan raya. Bagaimana tidak, kenikmatan berkendara yang bersumber dari rekayasa divisi M ini berorientasi pada bagaimana saya beraksi bersamanya.

Subscribe Now!

Pasalnya ia mewarisi banyak DNA dari sepupunya seperti M4 atau M3 yang bisa dideteksi dari jantung pacunya yaitu mesin enam silinder 3.0 liter M TwinPower Turbo. Kesan pertama saat melihat tampilannya, saya bersumpah dalam hati untuk mengajaknya berlari kencang dan membiarkan empat lubang knalpotnya menjerit-jerit.

Mode Comfort dipasang sebagai defaut mode, semuanya terasa begitu santun mulai dari putaran mesin, setingan suspensi hingga vokal bariton knalpotnya. Mode ini memang ditujukan untuk pengendaraan dalam kota yang lebih sering macet. Saat pedal gas diinjak, roda berputar begitu smooth. Begitu pula saat melepas pedal gas. Rasanya badan ini tetap berada di tempat semula, nyaris tak ada guncangan.

Saat itu saya “menculiknya” ke ujung ibukota demi mencari jalan tol yang nyaris kosong. Begitu momen tersebut terlihat jelas, ujung telunjuk kiri langsung mengarah ke konsol tengah tepat tombol mode pengendaraan berada. Wusshhh… letupan torsi pada mode Sport yang diikuti dengan perpindahan transmisi tujuh kecepatan M ini berontak seperti meluapkan emosinya di saat yang tepat. Jarum speedometer melesat menembus 160 km/jam dan terus bertambah dalam waktu yang sangat cepat. Saya tafsirkan kurang dari 10 detik speed tersebut berhasil dicapai.

Baca Juga:  BMW M240i, The Sportiest in Two

Pada setiap perpindahan transmisi, mobil menghentak. Fotografer kami Syaiful Ahmad terlihat mengeratkan pegangan di handle pintu. Dimensinya yang kompak membuatnya terasa lincah bermanuver. Di jalanan lurus, keempat rodanya terasa lengket dengan aspal. Setir terasa komunikatif di dalam membaca ragam permukaan jalan.

Puas dengan Sport, saya menggeser ke mode Sport +. Jeritan mesin yang keluar dari empat knalpotnya langsung pecah menggeram meletup-letup.  Saya tak berlama-lama di mode Sport+ karena pada mode ini kontrol traksi secara otomatis non-aktif sehingga butuh tempat yang tepat untuk memacunya. Saya merekomendasikannya agar digunakan di racetrack. Alasannya pada mode ini, kontrol traksi secara otomatis non-aktif dan butuh tempat yang tepat untuk memacunya.

Baca Juga:  BMW Berikan Pelayanan Khusus Kepada Diplomat

Sebenarnya, performanya sudah terpancar pada tampang luarnya. Saat mendekati BMW M2 Coupe, saya mati langkah. Guratan garis begitu tegas dan terlihat muscular ditambah dengan kelir Long Beach Blue Metallic. Hal lain yang membuatnya begitu menarik adalah bagian buritannya yang lebar berkat tampilan ban besar dengan velg 19 inci. Desain headlamp-nya pun sangat dinamis dengan teknologi Bi-Xenon lamp dengan LED DLR. Citarasa M-Performance memang begitu kental membungkus seluruh bodi M2 Coupe tak terkecuali jantug pacu dan interiornya.

Kabinnya pun sarat aura bernuansa sport yang sangat kental. Material karbon terpapar di dashboard, doortrim dan konsol tengah hingga desain transmisinya yang dibuat menyerupai tuas manual. Joknya dibungkus kulit berkelit hitam dengan jahitan kontras biru muda dan emboss M-performance. Bahkan BMW M2 ini tidak ketinggalan untuk urusan gadget. Seperti biasa, head-up display berukuran 8.8 inci bertengger di tengah dashboard dengan aplikasi standar seperti navigasi, koneksi smartphone hingga info kendaraan.

Semua fitur tersebut dapat Anda atur dari iDrive touch controller yang khas terdapat di konsol tengah. Sedikit tambahan, saya tidak menemukan kamera belakang dalam posisi reverse gear, yang tersedia hanya sensor dan tampilannya seperti BMW X1 dan Active Tourer.

Baca Juga:  Infiniti QX80 Baru Lakoni Debut di Dubai Motor Show

Sesaat sebelum mengantar BMW M2 Coupe kembali ke markas BMW Indonesia, saya bertemu dengan die hard fan BMW dan membiarkanya menjajal beberapa kilometer. Hasilnya ia berteriak antusias dan berjanji akan segera memboyong satu unit ke garasinya. “Gue langsung jatuh cinta man, asik ini mobil,” sahutnya lantang. BMW memang bisa membuat siapa saja jatuh cinta. Bahkan sebuah X6 saja bisa jadi perhiasan garasi bagi para jetset.

Spesifikasi BMW M2 Coupe

Layout Kendaraan: Sedan Coupe, Mesin Depan, 2 Pintu, 2+2 Penumpang, RWD
Mesin: 6 silinder 3.0 liter M TwinPower Turbo / 370 hp @ 6.500 rpm / 460 Nm @1.400 rpm
Transmisi: A/T 7 Kecepatan M Double Clutch
Bobot Kosong: 1.564
Wheelbase: 2.692 mm
P x L x T: 4.475 x 1.854 x 1.409 mm
0 – 100 km/jam: 4,3 detik
Kapasitas Tangki: 51 liter
Rekomendasi BBM: RON98

ALVANDO NOYA

VIATEST DRIVE
BERBAGI



Daihatsu Gelar Pelatihan Otomotif untuk Guru SMK

BANTEN, 20 Oktober 2017 -- Daihatsu menyelenggarakan Program Technical Training for SMK Teacher. Program pendidikan yang berada dalam payung Program...

Perkuat Jaringan, Mitsubishi Motors Resmikan BOM di Semarang

SEMARANG, 19 Oktober 2017 -- Meningkatnya permintaan kendaraan penumpang Mitsubishi membuat PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) terus...

Hankook Tire Rambah Amerika, Buka Pabrik Pertama

SEOUL, 19 Oktober 2017 -- Hankook Tire, perusahaan ban terkemuka dengan pertumbuhan tercepat di dunia, mulai merambah Amerika Serikat. Pabrikan...

Auto2000 Octofest, Dari Cicilan Tanpa Bunga Sampai Tenor 8 Tahun

JAKARTA, 19 Oktober 2017 – Bagi Anda yang ingin memiliki mobil Toyota, kini saatnya. Auto2000 selaku dealer terbesar Toyota sekaligus...

Dorong Pembangunan Sirkuit Berskala Internasional, IMI Undang Tilke

JAKARTA, 19 Oktober 2017 – Guna mengembangkan sarana dan prasarana dari sirkuit-sirkuit yang ada di Indonesia, Ikatan Motor Indonesia (IMI) selaku induk organisasi...