Home Drives TEST DRIVE: Audi Q7 3.0 TFSI Quattro, Almost Perfect

TEST DRIVE: Audi Q7 3.0 TFSI Quattro, Almost Perfect

Penyempurnaan dari generasi kedua Audy Q7 TFSI Quattro memang butuh waktu namun finish product-nya patut diganjar pujian.

SHARE
Audi Q7 3.0 TFSI Quattro

Saya akan memulai cerita soal Audi Q7 TFSI Quattro generasi kedua ini dengan panjangnya waktu development yang memakan waktu sekitar 6 tahun dan sampai dua kali mengganti development chief dua kali. Bagi Audi, Large SUV mereka ini adalah model yang harus dijaga dari sisi kesempurnaannya. Karena sisi itulah generasi pertama dari Audi Q7 tak kurang 500.000 unit terjual di seluruh belahan dunia sejak kali pertama dijual pada tahun 2005. Lalu proyek pengembangan generasi kedua sendiri sudah mulai dirintis sejak tahun 2009 dan baru berakhir 2015.

R&D Chief Ulrich Hackenberg pernah menyampaikan bahwa untuk New Q7 pihak Audi butuh sebuah produk terbaik sesuai dengan ekspektasi pada konsumen pada produk ini dan untuk mewujudkannya dibutuhkan waktu. “Disisi lain, apresiasi besar yang diberikan oleh konsumen pada generasi pertama membuat kami tak dikejar waktu untuk segera melakukan regenerasi,” jelasnya pada suatu kesempatan.

First impression, rasanya acungan dua jempol saya layak untuk diberikan utamanya pada proporsi bodi dari generasi ini. Diatas keterangan spesifikasi memang ia sedikit menyusut dibanding versi sebelumnya tapi yang namanya full size SUV tetap saja besar karena memiliki panjang 5 meter lebih sedikit.

Namun yang menarik secara kasat mata ia tampak jauh lebih langsing dari ukuran sebenarnya, para desainer dengan cerdas menyamarkan lengkungan-lengkungan bodi gambot dengan tarikan garis sedemikian rupa. Signature style grill Audi yang diperbahurui sehingga tampak garang (jika tidak ingin dibilang angkuh) dengan sematan Quattro disebelah  four-ringed logo. Laksana agen rahasia berbadan tegap plus bertuxedo lengkap dengan kacamata hitam, alat komunikasi di telinga dan senjata diselipan samping dada, One of the aggressive looking SUV on the road.

Transisi kegenerasi baru juga dimanfaatkan Audi untuk menginstal platform MLB generasi kedua yang selaras dengan visi induk semang mereka VW Group. Konstruksi modular longitudinal yang menggunakan campuran 71 % aluminium dan high strength steel ini juga dijadikan sebagai basis bagi banyak model dimasa depan termasuk kompatriat-kompatriat Audi dibawah patung VW Group mulai dari VW sendiri plus Bentley dan Porsche. Para engineer mengklaim bobot Audi Q7 yang berada dihadapan saya ini menyusut hingga 350 kg.

Cerita saya berlanjut pada kekaguman pada basic interior dari Audi Q7, sangat berkelas. Mulai dari desain, material, finishing kapasitas ruang dan ergonomika nyaris tanpa cela. Jika Anda harus menempatkan banyak barang, Anda dapat melipat rata baris kedua dan baris ketiga dengan mudah. Anda juga bisa terlebih dahulu merendahkan kendaraan dengan menekan tombol yang tersemat pada pilar paling belakang. Suspensi angin pada bagian belakang akan otomatis mengempis saat Anda menekan tombol dan membuat lantai kabin turun yang membuat Anda tidak perlu repot untuk mengangkat barang lebih tinggi.

Dan impresi pertama yang saya dapat saat memulai perjalanan dengan Audi Q7 adalah keheningan yang membekap ruang kabin. Sistem insulasinya memperkuat nuansa kemewahan apalagi ditambah dengan alunan musik dengan sound yang sangat sempurna dari kombinasi perangkat lansiran Bose dan Bang Olufsen.

Pada settingan comfort mode pengendaraan terasa smooth. Feedback dari stir masih terasa ringan dan saat kecepatan ditingkatkan, stabilitas kendaraan terasa solid dan presisi. Kondisi ini sepertinya mampu terwujud berkat fitur new four wheel steering system pada Audi Q7. Jadi pada suatu masa, roda belakang dapat mengimbangi pergerakan roda depan dengan menekuk sedikitnya 2 derajat paralel pada kecepatan tinggi.

Audi Q7 akan menjadi lebih ketika mode pengendaraan saya pindahkan ke mode Dynamic. Tidak serta merta berubah menjadi lebih kasar namun respon mesin menjadi lebih cepat. Jujur rasa percaya diri perlahan tumbuh terutama saat berusaha melakukan manufer apalagi terasa sistem penggerak Quattro memberika traksi yang sangat baik.

Meski tidak sempat mencobanya, namun sepertinya Audi Q7 tidak berkeberatan jika diberi mandat untuk bermain di jalan-jalan tak  beraspal. Sistem penggerak Quattro memiliki kapasitas yang cukup untuk melewati medan berlumpur atau licin akibat salju. Pada kondisi normal penggerak empat roda ini dapat membagi traksi 40-60 pada bagian depan dan belakang. Dan jika dibutuhkan dapat langsung traksi terbagi 85% pada bagian roda belakang

Tak ketinggalan Audi Q7 datang dengan teknologi penunjang pengedaraan yang cukup lengkap dan boleh dibilang menuju sebuah autonomous car.  Seperti Traffic Jam Assist, line-departure warning and assist, blind spot monitoring, auto braking dan adaptive cruse control. Tak ketinggalan terdapat juga fitur yang dapat mengarahkan kendaraan jika mendadak Anda lepas konsentrasi dan tiba-tiba tidak pada posisi jalan yang benar.

Ada juga terdapat asisten otomatis yang membantu Anda untuk memperingatkan soal efisiensi bahan bakar dengan memerintahkan untuk mengangkat kaki kanan dari pedal gas jika sedang berakselerasi. Namun ketika sedang dalam mood dan kondisi jalan yang memungkinkan siapa pun Anda pasti akan mengabaikan perintahnya.. Technology makes things better and more effective, but it’s never perfect.

Spesifikasi Audi Q7 3.0 TFSI Quattro

Layout kendaraan: Full size SUV 7 Seater, Quattro AWD
Mesin: V-6 Supercharger 3.0 liter TFSI, 333 hp @ 5.500 – 6.500 rpm  440 Nm @ 2.900 – 5.300 rpm
Transmisi: A/T 8 Speed Tiptronic
P x L x T: 5.052 mm x 1.968 mm x 1.741 mm
Wheelbase: 2.994 mm
Kapasitas Tangki: 85 Liter
Curb weight: 1.910 kg
Top Speed: 250 km/jam
0 – 100 km/jam: 6,3 detik
Rekomendasi BBM: RON 95

ARIE PRASETYA

SHARE

INTERVIEW

Stefano Domenicali: Lamborghini Kerahkan SDM dan Jaringan Dealer Sambut Urus

JAKARTA, 7 Maret 2017 – Tinggal satu bulan lagi Lamborghini Urus akan memasuki tahap produksi yaitu pada bulan April depan....

Carl Isenbeck: Porsche di Indonesia Punya Trend Positif

JAKARTA, 28 Februari 2017 -- Porsche tak mau ketinggalan bersaing di pasar mobil premium di tanah air. PT Eurokars Artha...

Roelof Lamberts, Mercedes Enthusiasm

KEHADIRAN pria kelahiran Belanda ini di Indonesia sudah hampir dua tahun diawali ketika menjabat sebagai Director of Sales and Marketing...

INTERVIEW: Biswadev Sengupta, Step By Step

Kehadiran mobil Tata di Indonesia tergolong sangat baru. Baru tiga tahun, namun sudah mencatat total angka penjualan lebih dari 3000...

INTERVIEW: Adrian Tirtadjaja and Big Ideas

Penjualan mobil Lexus sepanjang tahun 2016 sampai bulan November di Indonesia telah mencapai angka 1000 unit. Sebuah pencapaian yang tinggi bagi brand mobil premium...

Tips

Hindari Tabrakan, Jaga Jarak Aman Kendaraan Anda

JAKARTA, 18 Maret 2017 - Kecelakaan merupakan sebuah hal yang sangat tak diinginkan oleh siapapun. Hal tersebut bisa saja diantisipasi...

Ini Ciri-Ciri Velg Mobil Bermasalah

JAKARTA, 6 Maret 2017 - Tekanan angin pada ban mobil kerap membuat mobil berjalan tidak stabil. Ternyata hal itu bukan...

Cuci Steam, Amankan Bagi Lapisan Anti Karat Mobil?

JAKARTA, 2 Maret 2017 -- Penggunaan lapisan anti karat pada kendaraan khususnya mobil memang telah banyak diterapkan pabrikan otomotif di Indonesia....

MORE UPDATE

Toyota All New Sienta, MPV You’ll Love

“Here I stand, all alone Trying to fight the pain from a broken heart Why she left me? I don't know…”Lengkingan suara...

FEATURE: Best Safety Cars, The Unsung heroes

Cuaca siang itu bersahabat di GP Kanada 2007. Robert Kubica menanti lampu hijau padam dari posisi ke-8 ketika start. Saat...

Renault Scenic 2017, All Over Again

Renault Scenic boleh saja laku keras dalam 20 tahun terakhir di pasar global. Tapi belakangan ini trend mobil bergeser, penjualan...

Tovility Resmikan Chapter Depok

JAKARTA, 25 Maret 2017 - Para pengguna mobil Toyota Vios dan Toyota Limo yang tergabung dalam Toyota Vios Limo Community...

Eiichi Koito Jabat Presiden Direktur Baru Nissan Motor Indonesia

JAKARTA, 25 Maret 2017 - Pergantian pimpinan dilakukan PT Nissan Motor Indonesia (NMI). Setelah genap satu tahun Nissan dipimpin oleh...