Beranda Drives Mengemudikan Rolls-Royce Phantom VIII Seharga Rp 20 Miliar

Mengemudikan Rolls-Royce Phantom VIII Seharga Rp 20 Miliar

BERBAGI

SINGAPURA, 111 April 2018 — Di dalam line-up mobil dunia, Rolls-Royce menduduki singgasana mobil paling premium seantero jagat raya. Ia bak kereta kencana yang ditunggangi oleh para dewa. Orang-orang yang memiliki mobil ini adalah orang-orang terpilih dan bahkan untuk beberapa model, hanya diproduksi secara sangat terbatas dan pembelinya pun diseleksi oleh pabrikan.

Rolls-Royce Phantom VIII ini lahir dari rahim yang sama dengan Phantom yang pernah dipakai oleh Elvis Presley, Ratu Elizabeth dari Inggris dan para konglomerat kenamaan di dunia. Rolls-Royce Phantom sekarang sudah memasuki usia yang ke-93 tahun sejak pertama kali dirilis pada 1925, sebuah perjalanan yang sangat panjang.

“His Excellency” sudah menunggu di parkiran khusus Hotel Fullerton Singapura – tempat saya menginap – sejak pagi. Sedan super premium seharga 2 juta dollar Singapura (lebih dari Rp 20 miliar) ini khusus disediakan untuk saya coba selama seharian, tidak ada wartawan lain. Rute yang saya lewati sudah ditentukan oleh pihak Rolls-Royce Indonesia sebagai pengundang agar saya bisa menikmati Phantom VIII dengan leluasa baik sebagai pengemudi maupun sebagai penumpang.

Pada saat Sir Henry Royce memperkenalkan Rolls-Royce Phantom pada tahun 1925, kendaraan ini dinilai sebagai “Mobil Terbaik di Dunia” oleh cognoscenti. Sejak itu, setiap kelahiran Phantom baru selalu mendapatkan gelar “Mobil Terbaik di Dunia” sebagai bentuk pencapaian prestasi engineering pabrikan Inggris tersebut.  Sebutan itu juga disematkan pada Phantom VIII yang saya kemudikan.

Hal yang paling istimewa dari kendaraan ini adalah pemakaian spaceframe all-alumunium yang membuat mobil ini menjadi jauh lebih enteng dan sangat rigid. Mobil menjadi sangat dinamis. Pabrikan menyebutnya Architecture of Luxury yang didesain oleh engineer Rolls-Royce dan akan menjadi platform Rolls-Royce di masa depan yang dimulai dari New Phantom ini. Konstruksi monokok ini akan menjadi trademark istimewa Rolls-Royce yang tidak digunakan oleh pabrikan mobil massal atau pun brand mewah massal lainnya.

Baca Juga:  Galeri Foto: Rolls-Royce Phantom VIII

Arsitektur ini 30 persen lebih kaku dibandingkan spaceframe architecture Phantom VII. Namun, perubahan pada bagian eksteriornya tidak terlalu banyak dibandingkan generasi ketujuh, di mana desain luar versi terbaru lebih mengurva dan grille radiatornya terintegrasi dengan bagian depan. Perubahan-perubahan kecil itu membuat Phantom VIII menjadi versi yang lebih sempurna secara penampilan.

Pengalaman saya mengemudikan Phantom VIII ini dimulai dari duduk di kursi belakang, meskipun menurut Torsten Muller-Otvos, Chief Executive Officer Rolls-Royce Motor Cars, 8 dari 10 pemilik Phantom kadang-kadang mengemudikan sendiri mobilnya. Untuk masuk ke dalam, Anda akan melalui pintu “coach door” atau orang banyak menyebutnya suicide door yang membukanya kebalikan dari pintu-pintu mobil kebanyakan. Untuk menutup dan membuka pintunya Anda tinggal pencet tombol saja.

Ruang kaki penumpang belakang dilapisi karpet beludru yang sangat nyaman dengan posisi jok yang bisa diatur secara elektrik. Jok terbuat dari material kulit sangat berkualitas, lengkap dengan penghangat, pendingin dan bisa memijat.  Terdapat kulkas kecil (refrigerator) di konsol tengah lengkap dengan botol minuman. Kabinnya memiliki desain sangat klasik tapi berkelas dengan limpahan aksen kayu dan kulit. Alat pengatur ACnya memiliki sistem putar dengan gaya old-fashion bukan sistem digital. Untuk mendapatkan suhu panas, tinggal putar warna merah sedangkan untuk suhu dingin putar tombol warna biru. Penumpang belakang pun dapat mengatur sistem suhu dari bagian belakang melalui tombol di trim pintu.

Meski beraksen klasik, kendaraan ini sarat dengan fitur-fitur teknologi abad 21 seperti layar sentuh untuk penumpang belakang lengkap dengan meja piknik dari kayu dan koneksi USB serta HDMI. Sistem infotainmennya sangat mirip dengan sistem iDrive pada BMW. Pada jok belakang juga terdapat ragam pengaturan kursi, suhu kabin serta infotainment. Ketika Anda duduk di jok belakang, pandangan sangat luas dengan aksen langit-langit berbintang, tapi yang sekarang juga terdapat kilatan komet di antara cahaya bintang tersebut. Kesan saya terhadap kabin mobil ini adalah super mewah dan saya seperti memandangi etalase karya seni maha tinggi.

Baca Juga:  McLaren BP23 Sculpture, Gambaran Kemewahan Hyper-GT

Ketika melaju, mobil ini sangat senyap dan bahkan diklaim sebagai kendaraan tersenyap di dunia. Kekedapan suara maksimal itu didapat melalui penempatan dua lapis kaca setebal 6mm di seluruh jendela dan kaca depan/belakang, serta material insulasi khusus seberat lebih dari 130 kg. Di samping itu, Rolls-Royce juga bekerjasama dengan pabrikan ban Continental untuk menciptakan ban mobil dengan tingkat kebisingan yang sangat rendah yang disebut ban ‘Silent-Seal’. Ban khusus berdiameter 20 inci sukses mengurangi kebisingan sampai 9db, sehingga penumpang dapat ngobrol dalam tone yang biasa, tanpa harus terganggu oleh suara mesin maupun kebisingan lain dari luar kabin. Dalam risetnya, Continental sempat menghabiskan 180 set ban untuk mendapatkan setelan noise yang pas.

Mobil ini menggunakan mesin yang betul-betul baru, V12 twin-turbo yang menghasilkan tenaga 570 hp pada 6000 rpm dan torsi maksimal 900 Nm yang sudah bisa Anda rasakan dorongannya di 1700 rpm. Dengan tenaga dan torsi sebanyak itu, Anda tak memerlukan effort yang besar untuk mengemudikan mobil ini. Tinggal injak gas sedikit saja, mobil langsung meluncur dengan cepat padahal bobotnya mencapai 2,6 ton. Sedan ini juga menggunakan sistem rear-wheel steering di mana keempat roda akan membelok jika pengemudi memberikan input pada setir, namun derajat belok antara roda depan maupun roda belakang tentu saja berbeda. Hal ini sangat membantu mobil dengan panjang lebih dari 5 meter membelok pada jalanan yang sempit karena radius putarnya menjadi lebih pendek.

Mesinnya juga sangat senyap, sehingga pada saat diparkir pun suara mesin nyaris tidak terdengar dan penumpang dapat mendengarkan suara dari sound system buatan pabrikan secara pure tanpa tercampur oleh kebisingan dari luar maupun ban. Untuk menghasilkan suara yang sangat berkualitas tersebut, pabrikan melakukan riset selama lima tahun untuk mendapatkan hasil dengan standar kualitas suara yang belum pernah dimiliki mobil manapun.

Baca Juga:  Mitsubishi Luncurkan Varian Baru Pajero Sport dan Triton di IIMS 2018

Pabrikan mengklaim sedan super premium ini memiliki kemampuan akselerasi 0 – 100km/jam dalam waktu 5,4 detik dan kecepatan maksimal (top speed) 248 km/jam yang dibatasi secara elektronik.Dikombinasikan dengan transmisi otomatis ZF 8-kecepatan yang disalurkan ke penggerak roda belakang. Perpindahan giginya baik ke atas maupun ke bawah sangat halus sehingga ketika menambah kecepatan perpindahannya nyaris tidak terasa.

Meskipun dimensi panjang mobil 5,7 meter dan lebar dua meter, tidak seperti membawa mobil besar yang besarnya seperti ‘kapal induk’. Rasanya seperti membawa sedan berukuran sedang saja sehingga pengemudi tidak kewalahan dalam menavigasi mobil maupun bermanuver, apalagi kendaraan ini pun sangat minim blind spot. Kendaraan ini juga dilengkapi dengan ragam kamera depan dan belakang serta kamera bird eye (kamera 360 derajat) sehingga meningkatkan keamanan dan keselamatan mobil maupun penumpangnya.

Salah satu fitur yang paling menarik pada mobil ini adalah Satellite Aided Transmission (SAT) di mana kekerasan suspensi, kecepatan mobil dan transmisi dapat berubah sesuai dengan kondisi jalan di depan yang terdeteksi oleh satelit. Jadi, satelit akan bisa membaca kondisi jalan maupun rintangan yang akan dihadapi mobil di bagian depan.

Kecanggihan teknologi modern yang terpasang di dalam kendaraan ini terangkum dalam Electronic Architecture of New Phantom yang merupakan komponen terbesar yang diproduksi BMW Group dan menjadikan New Phantom sebagai Rolls-Royce paling canggih di dunia. Sistem ini berfungsi sebagai sistem syaraf yang mengatur seluruh sistem pintar pada mobil di antaranya Alertness Assistant, 4 kamera dengan Panoramic View, kamera 360 derajat dengan kemampuan helicopter view, Night Vision dan Vision Assist, Active Cruise Control, Collission Warning, Pedestrian Warning, Cross-Traffic Warning, Lane Departure dan Lane Change Warning. Terdapat pula Head-Up Dis;pay dengan resolusi tinggi 7×3, Wifi hotspot serta sistem navigasi teranyar.

MUNAWAR CHALIL

BERBAGI

Last Update

Pusat Layanan Pelanggan Toyota 7 Kali Jadi Yang Terbaik

JAKARTA, 20 April 2018 – Untuk ke-7 kalinya berturut-turut, PT Toyota Astra Motor berhasil mempertahankan gelar tertinggi sebagai perusahaan dengan...

Mandiri Tunas Finance Luncurkan Produk “Angsuran Berjenjang” di IIMS 2018

JAKARTA, 20 April 2018 -- PT Mandiri Tunas Finance (MTF) hadir sebagai Official Leasing dalam ajang Indonesia International Motor Show...

Intip Spesifikasi dan Fitur All New Suzuki Ertiga

JAKARTA, 20 April 2018 – All New Suzuki Ertiga telah resmi diperkenalkan oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) saat pembukaan...

Wuling Cortez 1.5L Sedot Perhatian Pengunjung

JAKARTA, 20 April 2018 – Keputusan Wuling Motors melansir Wuling Cortez 1.5 liter di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018...

Juara Honda Decal Competition Dipajang di IIMS 2018

JAKARTA, 20 April 2018 – Jumlah mobil yang dipajang di booth Honda di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 bertambah...