Beranda Drives Explosive!

Explosive!

Roadster ini diciptakan dengan mengambil bagian terbaik dari 911 dan 918.

BERBAGI
(Foto-foto: Guntur Panji Relawan/Carvaganza)

Hal yang pertama saya lakukan ketika menggiring Porsche Boxster dari kantor Eurokars ke markas kami adalah mengubah mindset. Pasalnya belakangan ini saya lebih sering menguji sedan saloon. Sebagai sebuah sportscar, tentu saja faktor penentu kenyamanan berkendara Boxster ini dinilai dari seberapa stiff suspensinya saat menikung dan bagaimana transmisi mengalirkan tenaganya secara responsif. Boxster memang memiliki karakter sportscar yang kental.

Tak hanya dari layout dua penumpang dengan atap convertible, feeling berkendara pun menunjukkan jati dirinya. Saat melaju di jalan lurus, tenaganya mampu mendorong kepala saya ke headrest.

Boxster berkelir kuning ini bagaikan “serigala” yang memecah antrian “hewan jinak” di sekelilingnya. Tak jarang kami mendapat lirikan kesal dari pengendara lain. Pasalnya mesin enam silinder berkapasitas 2.7 liter ini terus meledak-ledak kala kami berdeselerasi. Saya memang menyeting suara knalpot menjadi lebih dalam dari konsol tengah tanpa mengubah mode pengendaraan eco yang saya gunakan ke sport atau sport plus.

Baca Juga:  Menjajal Mitsubishi Xpander di Sitinjau Lauik dan Kelok Sambilan

Pedal throttle terasa begitu sensitif dan agresif. Beberapa kali melakukan kick-down hingga menyentuh lantai dan klik… torsi 280Nm-nya mengalir brutal. Putaran bergerak naik: 5.000, 6.000, 7.000 dan saya membiarkan jarum menyentuh redline di 9.000 dengan kecepatan 220 km/jam. Sayang, nyali saya ciut melihat barisan truk besar di ujung jalan tol. Saya berdeselerasi dan terdengar letupan bariton bergema dari dua lubang knalpotnya.

Karena suaranya begitu seksi, saya jadi enggan mengaktifkan speaker speaker BOSE®. Saya merasa bagaikan mendengar permainan double pedal Mikkey Dee dan lengkingan Lemmy Kilmister dari lagu-lagu Motorhead bertempo cepat. Damn! Mesin Boxster memang gila. Ia berhasil memaksa adrenalin saya mengalir deras. Bahkan saya sempat tepuk tangan karena takjub.

Baca Juga:  Ikuti Tren, Jeep Cherokee 2019 akan Gunakan Mesin Hybrid 2.0L

Ikuti pengalaman Carvaganza menjajal Porsche Boxter 2015 ini di Majalah Carvaganza edisi September 2015

ALVANDO NOYA

subscribe Carvaganza's youtube channel to get the latest car reviews

BERBAGI



KTB Fuso Training Guru dan Siswa SMK

JAKARTA, 13 Desember 2017 -- PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), memberikan training otomotif bagi para guru dan siswa...

Volvo XC60 Sabet Gelar Japan Car of the Year 2017

TOKYO, 12 Desember 2017 -- Volvo XC60 menyabet gelar 2017-2018 Car of the Year Japan. Hasil ini sekaligus mengakhiri dominasi...
video

VIDEO: Iklan Honda Clarity PHEV

TOKYO, 12 Desember 2017 – Honda terus mengkampanyekan mobil-mobil ramah lingkungan mereka. Yang terkini adalah Honda Clarity PHEV (Plug-in Hybrid...

Lokasi Strategis, Mitsubishi Buka Diler Kendaraan Penumpang di Lubuk Linggau

LUBUK LINGGAU, 12 Desember 2017 -- PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) terus menunjukkan agresifitasnya dalam memperluas jaringan penjualannya untuk...

Dani Humardani Kembali Pimpin Grand Livina Club Indonesia

JAKARTA, 12 Desember 2017 – Komunitas penggemar Nissan Grand Livina yang bernaung di bawah bendera Grand Livina Club Indonesia (Gravinci)...