Beranda Updates Ekspor Kendaraan Toyota Indonesia Melejit di Awal 2017

Ekspor Kendaraan Toyota Indonesia Melejit di Awal 2017

BERBAGI

JAKARTA, 10 MARET 2017 – Hanya dalam waktu satu bulan pada Januari 2017, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) membukukan penjualan ekspor kendaraan Toyota hingga 15.400 unit. Angka tersebut meningkat 76% jika dibandingkan total ekspor pada periode yang sama di 2016 yang hanya membukukan total ekspor kendaraan Toyota 8.800 unit.

Toyota Fortuner kembali menjadi model dengan angka penjualan terbanyak yang mencapai 5.000 unit. Peringkat dua ditempati oleh Toyota Vios yang mampu mencatat total ekspor 2.500 unit hingga Januari 2017 dan diikuti oleh Kijang Innova 1.100 unit, Toyota Sienta 600 unit dan Yaris, Avanza, Rush, TownAce / LiteAce, serta Agya dengan total keseluruhan 6.200 unit.

Baca Juga:  Toyota Indonesia Tingkatkan Kemampuan Para Pemasok

Negara tujuan ekspor PT TMMIN tidak hanya mencakup negara-negara di Asia saja tapi juga hingga ke negara di Timur Tengah, Karibia dan Amerika Latin.  Sepanjang Januari 2017, Toyota telah mengekspor lebih dari 3.500 unit kendaraan Completly Knock-Down (CKD) dan lebih dari 8 juta buah komponen.

Selain itu, TMMIN juga mengekspor mesin utuh tipe TR berbahan bakar bensin yang diekspor sebanyak 2.400 unit dan mesin utuh tipe TR berbahan bakar ethanol yang diekspor sebanyak lebih dari 700 unit. Sedangkan untuk mesin utuh tipe NR berbahan bakar bensin diekspor sebanyak 6.700 unit dan mesin utuh tipe NR berbahan bakar ethanol dieskpor sebanyak 350 unit.

Baca Juga:  Dua Pembalap Toyota Indonesia Siap Terjun di Fuji Speedway

”Kami berharap pencapaian yang telah ditorehkan oleh TMMIN di awal tahun ini dapat dipertahankan sehingga target peningkatan eksport 10% di 2017 bisa tercapai,” kata Warih Andang Tjahjono, Wakil Presiden Direktur PT TMMIN.

TMMIN mengakui pencapaian tersebut tidak terlepas dari kualitas dan dukungan sistem logistik yang merupakan salah satu kunci utama untuk memberikan pelayanan pengiriman yang tepat waktu dengan kualitas yang terjaga. TMMIN telah memulai kegiatan ekspor pada 1987 ke negara-negara tetangga dan model yang diekpors merupakan kendaraan penumpang seperti Kijang Super.

Sejak kegiatan ekspor perdana Toyota di tahun 1987 hingga Januari 2017, Toyota telah mencatatkan akumulasi volume ekspor kendaraan utuh sebanyak 1.065.100 unit. Selain mengekspor kendaraan utuh, TMMIN juga mengekspor kendaraan setengah jadi atau CKD (Completely Knocked Down), komponen kendaraan, alat bantu produksi pengepresan (dies) dan alat bantu produksi pengelasan (jigs).

Baca Juga:  Lexus Indonesia Genap 10 Tahun, Ini Rahasianya

ALVANDO NOYA

subscribe Carvaganza's youtube channel to get the latest car reviews

BERBAGI



Lokasi Strategis, Mitsubishi Buka Diler Kendaraan Penumpang di Lubuk Linggau

LUBUK LINGGAU, 12 Desember 2017 -- PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) terus menunjukkan agresifitasnya dalam memperluas jaringan penjualannya untuk...

Dani Humardani Kembali Pimpin Grand Livina Club Indonesia

JAKARTA, 12 Desember 2017 – Komunitas penggemar Nissan Grand Livina yang bernaung di bawah bendera Grand Livina Club Indonesia (Gravinci)...

New McLaren Senna, Mobil Jalanan Paling Ekstrem

SURREY, 12 Desember 2017 – Secara tampilan memang tidak cantik. Tapi Mclaren Senna P15 adalah mobil extreme road-going paling ekstrem...

Pembalap Toyota Team Indonesia Mampu Finish di Toyota Gazoo Racing 2017

TOKYO, 11 Desember 2017 – Dua pembalap Toyota Team Indonesia (TTI) tampil cukup apik di ajang Toyota Gazoo Racing 2017...

Honda Mobilio Battle of Efficiency Catat Konsumsi 24,1 Km/Liter

JAKARTA, 11 Desember 2017 -- PT Honda Prospect Motor menggelar tatangan hemat bahan bakar bagi komunitas dan calon konsumen Honda...