Beranda New Cars Kia Stinger 2018, Sporty dan Sangar!

Kia Stinger 2018, Sporty dan Sangar!

BERBAGI

SEOUL, 10 Januari 2017 — Selamat datang Kia Stinger 2018. Ini memang bukan versi produksi dari GT4 Stinger, mobil sport konsep dua pintu yang tampila di Detroit 2014. Ini adalah versi dari empat pintu, rear-wheel drive, Kia GT.

Meski sudah enam tahun sejak model aslinya melakukan debut di Frankfurt Motor Show 2011, Stinger mempertahankan sebagian DNA-nya, meski beberapa rincian juga sudah mengalami perubahan. Di bagian depan, lampu depan yang tajam mengapit grille berbentuk “hidung macan”, tetapi scoops yang menembus lampu pada model konsep dibuat lebih kecil dan sederhana.

Di bagian samping, bagian kap terlihat panjang, layout rear drive, meskipun jika diperhatikan pilar-C Optima dan kaca belakang membuat kita dengan cepat bisa mengenali mobil ini sebagai Kia. Ventilasi fender depan dibuat besar untuk meningkatkan aerodinamika.

Bagian depan yang lebar dan track belakang menekankan garis bahu yang kuat dari mobil ini. Velg berukuran 18 inciu 19 inci menyembunyikan rem cakram berventilasi Brembo. Di bagian belakang, lampu belakang LED dengan ekstensi tipis yang membungkus bagian sisinya tetap dipertahankan, namun diffuser belakang dibuat lebih kompleks dan quad exhaust dibuat menonjol keluar.

Baca Juga:  Ini Foto Resmi Pertama Mercedes-Benz G-Class 2019

Jok Kia Stinger Dilapisi Kulit Nappa

Bagian kabin tampil sederhana, dashboard dibuat berorientasi pada ventilasi udara sebanyak tiga unit a la Audi, center display dibuat terpisah dan ditempatkan di bagian atas. Roda kemudi terbungkus kulit tebal tepat dihadapan alat pengukur analog besar, dengan layar warna yang memberikan berbagai informasi termasuk kekuatan G-Force saat menikung, lap times dan suhu oli mesin.

Kursi dibalut kulit Nappa dan inflatable bladders di sandaran pengemudi dan bagian sisi dipasang untuk meningkatkan kenyamanan pengemudi. Kenyamanan penumpang Stinger ditunjang dengan enam speaker dan sistem infotainment haptic touchscreen UVO berukuran tujuh inci. Varian yang lebih tinggi mendapatkan sembilan speaker dengan amplifier eksternal; 15-speaker, 720 W Harmon Kardon sound system sebagai opsional. Juga tersedia head-up display dan pad pengisian smartphone nirkabel di konsol tengah.

Baca Juga:  TEST DRIVE: Tesla Model S P100D, A New Record

Fitur Keselamatan Lengkap

Fitur keselamatan mobil ini dipasangi antara lain Forward Collision Assistance (FCA) dengan autonomous emergency braking. Lane Keep Assist (LKA), Advanced Smart Cruise Control (ASCC), Blind Spot Detection dan Rear Cross Traffic Alert (RCTA), plus teknologi pertama milik Kia yaitu sistem Driver Attention Alert (DAA).

Dengan dimensi panjang 4.831 mm dan lebar 1869 mm, Stinger lebih panjang dan lebih lebar dari pesaing seperti BMW 4 Series Gran Coupe, Audi A4, Lexus IS dan Infiniti Q50. Sedangkan wheelbase 2.905 mm lebih panjang daripada Lexus GS dan Mercedes Benz CLS.

Diperkuat 5 Mode Berkendara

Sasis menggunakan baja berkekuatan tinggi. Suspensi diurus oleh MacPherson struts di bagian depan dan setup multi-link di belakang. Mobil ini juga dilengkapi peredam adjustable elektronik Kia yang disebut Dynamic Stability Damping Control.

Ada lima mode berkendara – juga yang pertama dari Kia — termasuk Personal, Eco, Sport, Comfort dan Smart. Sebuah sistem power steering electric rack-mount meningkatkan respon kemudi dan mengurangi getaran yang tidak diinginkan.

Baca Juga:  Jaguar XJR575 2018, Truly, Performance In Art

Pilihan Mesin 2.0L dan 3.3L

Ada dua mesin yang tersedia untuk Stinger – yang pertama adalah 2.0 liter Theta II turbo empat silinder yang menghasilkan tenaga sekitar 255 hp pada 6.200 rpm dan torsi 353 Nm dari 1.400 ke 4.000 rpm. Lainnya adalah 3.3 liter Lambda II twin-turbo V6, yang menghasilkan tenaga 365 hp pada 6.000 rpm dan torsi 510 Nm dari 1.300 hingga 4.500 rpm. Kia menargetkan mobil ini mampu melakkan sprint 0-100 km / jam dalam waktu 5,1 detik dan kecepatan tertinggi 269 km / jam.

Pilihan transmisi salah satunya adalah transmisi otomatis delapan kecepatan dari K9, dengan paddle shifter dan torque converter Kia Centrifugal Pendulum Absorber (CPA) untuk membantu mengurangi getaran. Ada pilihan rear-wheel drive dan all-wheel drive.

RAJU FEBRIAN

BERBAGI



Suzuki Ignis Tipe Baru, Fiturnya Tambah Keren

JAKARTA, 15 Januari 2018 – Penerimaan yang apik terhadap Suzuki Ignis, membuat PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) pede untuk menghadirkan...

Dari Mana Asal Nama Toyota? Ini Sejarahnya

JAKARTA, 15 Januari 2018 -- Merek Toyota saat ini sudah dikenal seluruh dunia. Namun dibalik nama besar tersebut, terdapat sejarah...

Motul Dukung United Autosports dan Bintang F1 di Daytona

FLORIDA, 14 Januari 2018 -- Kejuaraan balap mobil sport Amerika Utara memulai musim 2018 di sirkuit Daytona International Speedway Florida...

Toyota C-HR Sudah Masuk Malaysia, Selanjutnya Indonesia?

KUALA LUMPUR, 15 Januari 2018 -- UMW Toyota Motor (UMWT) sebagai pemenang merek Toyota di Malaysia mengumumkan dibukanya pemesanan crossover...

Dodge Charger R/T 1970, Gahar Luar Dalam

YOGYAKARTA, 13 Januari 2018 -- Dodge Charger R/T, salah satu muscle car legendaris yang kerap muncul di film layar lebar...