Beranda Updates Nissan Donasikan Mobil dan Mesin untuk Alat Peraga Pendidikan

Nissan Donasikan Mobil dan Mesin untuk Alat Peraga Pendidikan

BERBAGI

JAKARTA, 9 April 2016 – PT Nissan Motor Indonesia (NMI) meneruskan program Nissan for Education”, program Nissan di bidang pendidikan. Kali ini Nissan mendonasikan 1 unit Grand Livina 1.8L cutting version kepada BINUS Aso School of Engineering (BASE), Jakarta, dan 1 unit Grand Livina 1.5L kepada SMK Negeri 1 Sanden, Bantul, Yogyakarta.

Subscribe Now!

Hana Maharani, Head of Communications NMI, menjelaskan program corporate social responsibility yang dilakukan Nissan sepanjang tahun fiskal 2015-2016 menyasar pada kegiatan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui pendidikan dan kemanusiaan. “Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswa dan pengajar akan perkembangan terkini teknologi otomotif yang diwakili oleh mobil Nissan dan meningkatkan keahlian serta kemampuan teknik mereka,” kata Hana.

Baca Juga:  Ini 7 Pemenang SATU Indonesia Award 2017

NMI bekerja sama dengan beberapa SMKN dan universitas besar di Indonesia. Pada bulan Maret 2015, Nissan mendonasikan 40 mesin mobil Nissan dari beberapa tipe March, Grand Livina, X-Trail, dan Serena kepada beberapa SMK wilayah Purwakarta dan sekitarnya. Donasi akan dilanjutkan ke beberapa SMK yang tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, dan Jakarta.

NMI juga mendonasikan 9 mobil Nissan Juke ke Universitas Indonesia, Universitas Pendidikan Indonesia – Bandung, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Malang, SMKNN 2 Ciamis, SMKN 1 Trenggalek, SMKN 2 Pengasih, SMKN 2 Wonosari dan SMKN 1 Gombong. Fokus NMI di bidang pendidikan juga diwujudkan melalui kunjungan sekolah dan universitas ke pabrik Nissan di Purwakarta.

Baca Juga:  Ini 7 Pemenang SATU Indonesia Award 2017

Selain sekolah, NMI juga membuka kesempatan bagi komunitas masyarakat lokal untuk mendapatkan pelatihan dasar otomotif. Pada bulan Januari 2016, NMI mengundang 18 perwakilan masyarakat Kasepuhan Cipta Gelar, sebuah desa kecil di daerah Sukabumi, untuk menghadiri pelatihan khusus yang diberikan oleh Nissan College. Lewat pelatihan ini, mereka diberikan pengenalan mengenai komponen mobil, pemeliharaan, serta penggunaannya.

“Pengetahuan tersebut dapat menjadi bekal warga dalam mengelola bengkel otomotif pada umumnya atau kehidupan sehari-hari, seperti merawat busi, mengganti air aki, merawat dan memperbaiki sistem rem dan lain-lain,” kata Hana.

RAJU FEBRIAN

BERBAGI



Makin Sadis, Porsche 718 GTS Cayman dan Boxster

MUENCHEN, 20 Oktober 2017 – Porsche memperkenalkan dua keluarga terbarunya yaitu 718 Boxster GTS dan 718 Cayman GTS. Keduanya menawarkan...

Satu Lagi Mobil Futuristik Toyota untuk TMS 2017

TOKYO, 20 Oktober 2017 – Tokyo Motor Show (TMS) 2017 pada 25 Oktober – 5 November mendatang, juga dimanfaatkan Toyota untuk...

Land Rover Pusing dengan Mobil Tiruan Asal Cina

BEIJING, 20 Oktober 2017 – Ada yang mengatakan imitasi adalah bentuk sanjungan yang paling tulus. Tentunya tidak semua setuju dengan...

Tiga Unit Toyota Concept-i Series untuk TMS 2017

TOKYO, 20 Oktober 2017 – Bagi Toyota, masa depan sangat penting bagi manusia dan perkembangan industri otomotif. Pada setiap pameran,...

Ini Langkah-Langkah Verifikasi Memastikan Keaslian Oli Anda

JAKARTA, 20 Oktober 2017 - Shell Indonesia baru saja meluncurkan sebuah teknologi terbaru yaitu Jam Jar untuk menjamin keaslian dari pelumas Shell. Ada 2...