Beranda Drives Mercedes-Benz SLC 200, Goin’ Wild

Mercedes-Benz SLC 200, Goin’ Wild

Dengan dimensi yang kompak, Mercedes-Benz menyajikan sensasi berkendara yang dahsyat.

BERBAGI
Foto: Foto: Andi Bek

SAYA selalu antusias jika mendapat tawaran menjajal mobil sport, apalagi tipe roadster. Makanya ketika saya mendapat kesempatan mencoba roadster buatan Mercedes-Benz SLC 200 model tahun 2017, bagi saya ini kesempatan yang tidak boleh disia-siakan.

Sportscar  yang menjadi penerus dari SLK ini langsung memikat mata saya ketika mengambilnya di kantor Mercedes-Benz di bilangan Sudirman, Jakarta Pusat. Desainnya sporty dengan logo Three Pointed Star yang besar di grille. Tampilan wajahnya mirip dengan varian Sport Mercedes-AMG GT S. Headlamp mobil ini sudah dilengkapi dengan LED Intelligent Light System.

Ketika membuka pintu, saya disuguhkan dengan dua jok berbalut kulit berwarna Beige. Ya, mobil ini memang hanya two seater. Kedua kursi semi bucket langsung memeluk dan terasa nyaman. Ngepas dengan badan saya. Untuk mengatur posisi duduk, Anda tinggal tekan tombol pengaturan yang tersemat di bagian trim pintu di mana posisi duduk Anda bisa diatur dengan empat mode pengaturan.

Baca Juga:  Perjalanan MINI Adventure 2017 Jakarta - Bandung

Layar berukuran 7 inci tersemat di bagian tengah dashboard. Layar tersebut menampilkan beragam fitur mulai dari navigasi, informasi tentang mobil hingga entertainment. Selain itu, layar tersebut sudah dilengkapi dengan fitur Apple CarPlay. Untuk menghubungkannya pun sangat mudah, tinggal mencolok kabel ke USB Port yang tersemat di konsol tengah. Tak perlu banyak mengutak-atik, fitur ini langsung bekerja dengan sendirinya. Dengan begitu, Anda tak hanya bisa memutar lagu kesayangan, tapi juga bisa memudahkan Anda ketika berkendara. Speaker berteknologi Logic 7 dari Harman Kardon memanjakan telinga siapa pun yang duduk didalam kabinnya.

Anda jangan berharap mendengar letupan suara yang parau dari knalpot ketika mesin dinyalakan. Pasalnya, mesin yang tersemat dibalik kap mesin SLC 200 tak begitu besar, 2.0 liter turbocharge bertenaga puncak 184 hp dan torsi 300 Nm. Tenaga yang dihasilkan disalurkan ke penggerak roda belakang melalui transmisi terbaru Mercedes yaitu 9G-Tronic 9-kecepatan. Tapi deruan nafas dari putaran mesin bisa Anda dengarkan untuk menambah suasana dan sensasi mengemudi.

Baca Juga:  Lexus LS 500h Melantai di Indonesia Awal 2018

Pada saat saya kemudikan dalam kondisi traffic yang cukup padat, mobil ini easy-to-drive dengan kerja setir yang ringan dan gas yang enteng. Hampir semua mata tertuju pada Mercedes-Benz SLC 200 ketika membelah pusat kota Jakarta. Meski mesinnya kecil, tendangannya di setiap putaran padat. Ketika dikick-down di jalan tol pada pengendaraan mode Normal, tubuh saya terhentak ke belakang. Hempasan tubuh semakin terasa ketika saya memindahkan pada mode Sport dan Sport+.

Ketika menggunakan Sport+, mobil mungil ini terasa begitu liar. Sedikit melepas gas, mobil langsung engine brake, namun ketika saya langsung meng-kick down mobil ini, tenaganya langsung keluar dan begitu ‘berdaging’.

Dengan dimensi yang proporsional dan chassis yang stiff, roadster dengan lincah bermanuver di jalan raya. Ditambah dengan kerja setir yang komunikatif yang secara obyektif memberikan feedback terhadap setiap input dari pengemudi. Semua itu memberikan kepercayaan diri kepada pengemudi untuk menambah kecepatan atau pun ketika harus melakukan pengereman memasuki tikungan.

Baca Juga:  Toyota Yaris Facelift 2018, Banyak Desain dan Fitur Baru

Mengemudikan SLC 200 seharga Rp 1,2 milyar ini menjadi terasa lebih menyenangkan ketika hard-topnya dibuka. Untuk membukanya mudah, Anda tinggal menarik tuas kecil dan menahan sedikit sampai atapnya terbuka. Hanya membutuhkan waktu 18 detik dan dapat dioperasikan dalam kondisi mobil berjalan tidak lebih dari 15 km/jam.

Dengan segala fitur fitur unggulan yang tersemat, saya rasa mobil ini begitu cocok untuk digunakan daily driving dan membelah lalu lintas di Indonesia.

Spesifikasi Mercedes-Benz SLC 200

Layout kendaraan: Roadster, 2-pintu, 2-penumpang, Mesin Depan RWD
Mesin: I-4 turbocharge 2.0 L/ 184 hp@ 5500 rpm / 300 Nm @1200-4000 rpm
Transmisi: 9G-Tronic 9-Kecepatan
Akselerasi: 0-100 km/jam 6,9 detik (pabrikan)
Top speed: 240 km/jam
P x L x T: 4133 x 2006 x 1301
Wheelbase: 2430 mm
Bobot Kosong: 1480 kg
Kapasitas Tangki BBM: 60 liter
Rekomendasi BBM: Ron 98

TITO LISTYADI

subscribe Carvaganza's youtube channel to get the latest car reviews

BERBAGI



Volvo XC60 Sabet Gelar Japan Car of the Year 2017

TOKYO, 12 Desember 2017 -- Volvo XC60 menyabet gelar 2017-2018 Car of the Year Japan. Hasil ini sekaligus mengakhiri dominasi...
video

VIDEO: Iklan Honda Clarity PHEV

TOKYO, 12 Desember 2017 – Honda terus mengkampanyekan mobil-mobil ramah lingkungan mereka. Yang terkini adalah Honda Clarity PHEV (Plug-in Hybrid...

Lokasi Strategis, Mitsubishi Buka Diler Kendaraan Penumpang di Lubuk Linggau

LUBUK LINGGAU, 12 Desember 2017 -- PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) terus menunjukkan agresifitasnya dalam memperluas jaringan penjualannya untuk...

Dani Humardani Kembali Pimpin Grand Livina Club Indonesia

JAKARTA, 12 Desember 2017 – Komunitas penggemar Nissan Grand Livina yang bernaung di bawah bendera Grand Livina Club Indonesia (Gravinci)...

New McLaren Senna, Mobil Jalanan Paling Ekstrem

SURREY, 12 Desember 2017 – Secara tampilan memang tidak cantik. Tapi Mclaren Senna P15 adalah mobil extreme road-going paling ekstrem...