Beranda Updates Lamborghini Urus, SUV Terkencang di Dunia

Lamborghini Urus, SUV Terkencang di Dunia

BERBAGI

Sant’Agata Bolognese, 7 Desember 2017 – SUV Lamborghini Urus versi produksi telah dirilis langsung di markas pabrikan supercar Lamborghini di Sant’Agata Bolognese, Italia. SUV ultra-premium yang kehadirannya sudah ditunggu-tunggu sejak memulai debut lima tahun lalu akhirnya menyusul Bentley Bentayga, Porsche Cayenne dan Jaguar F-Pace. Apalagi, SUV ini digadang-gadang sebagai SUV paling kencang sedunia.

Pabrikan mengklaim bahwa Urus mampu berakselerasi sprint 0 – 100 km/jam dalam waktu 3,6 detik atau lebih kencang dari Bentayga dan menyaingi Jeep Grand Cherokee Trailhawck yang menurut pabrikan mampu mencatat waktu 3,5 detik.

Urus dilengkapi dengan mesin V8 twin-turbo 4.0 liter dan merupakan mesin V8 pertama Lamborghini dalam kurun waktu hampir 30 tahun. Sekaligus sebagai mobil Lambo yang untuk pertama kalinya memakai turbo. Mesin ini menghasilkan tenaga 650 hp dan torsi 850 Nm dan dua turbochargenya dipasang dengan posisi V untuk mendapat respon gas yang lebih baik.

Baca Juga:  Lamborghini Urus Bakal Punya Versi Plug-in Hybrid?

Lambo sendiri memilih mesin V8 turbo untuk Urus agar bisa memberikan torsi yang lebih tinggi lagi pada saat mobil bekerja di putaran rendah untuk kebutuhan di medan off-road.

Urus juga mengadopsi sistem penggerak All-Wheel Drive yang cukup rumit. Pada saat pengendaraan normal torsi dan depan dan belakangnya terbagi 40/60, namun pembagian bisa bertambah menjadi 70 persen dan 87 persen di belakang dalam kondisi-kondisi tertentu.

Dengan body yang enteng dan sistem suspensi udara adjustable, Urus diklaim akan memberikan performa maksimal di ragam medan. Kendaraan ini dilengkapi dengan enam mode pengendaraan yaitu Strada, Sport,Corsa, Sabbia, Terra dan Neve alias terjemahannya Street, Sport, Track, Sand, Land (Off-Road) dan Snow. Artinya mobil ini bisa dipacu dengan tenang dari mulai Jalan Jenderal Sudirman, sampai Siberia dan Gurun Sahara.

Baca Juga:  Lamborghini Urus Bakal Punya Versi Plug-in Hybrid?

Urus juga mengadopsi sistem penggerak All-Wheel Drive yang cukup rumit. Pada saat pengendaraan normal torsi dan depan dan belakangnya terbagi 40/60, namun pembagian bisa bertambah menjadi 70 persen dan 87 persen di belakang dalam kondisi-kondisi tertentu. Untuk menjaga kestabilan kendaraan meskipun berbodi jangkung, Urus dilengkapi Active Anti-Roll System 48 volt dan suspensi udara adaptif serta pengeremannya sudah carbon-ceramic.

Untuk harga, Lambo Urus ini diperkirakan dibanderol sebesar US$ 200 – 300 ribu atau kisaran Rp 2,5 – 3 milyar di Amerika Serikat . Siapa yang sudah pesan?

EKA ZULKARNAIN

subscribe Carvaganza's youtube channel to get the latest car reviews

BERBAGI



Toyota Vios 2018 Masuk Singapura, Beda dengan versi Indonesia

SINGAPURA, 15 Desember 2017 – Toyota Vios 2018 mulai dijual di beberapa negara Asean. Yang terkini, sedan B Segmen itu...

Kia Picanto 2018 Hadir di Malaysia, Indonesia Menyusul?

KUALA LUMPUR, 15 Desember 2017 – Tak lama setelah perkenalan new Kia Picanto, city car andalan Kia Motors itu sudah...

10 Mobil BMW Hadir di Indonesia Pada 2018

JAKARTA, 15 Desember 2017 – Rencana besar tengah disiapkan BMW Indonesia. Pemegang merek BMW di Tanah Air itu akan memboyong...

Ganti Oli dan Servis Ringan Portable dari Pertamina Lubricants

JAKARTA, 14 Desember 2017 – Dalam rangka ulang tahun PT Pertamina ke-60, PT Pertamina Lubricants meluncurkan Pertamina Lubecare Mobile Service....

PLN Siap Dukung Kendaraan Listrik BMW

JAKARTA, 14 Desember 2017 -- BMW Indonesia bekerjasama dengan PLN Disjaya dalam pengembangan kendaraan masa depan yang menggunakan teknologi listrik...