Beranda Drives Perjalanan MINI Adventure 2017 Jakarta – Bandung

Perjalanan MINI Adventure 2017 Jakarta – Bandung

BERBAGI

JAKARTA, 6 Desember 2017 — Sebetulnya dua tipe mobil MINI yang diturunkan pada MINI Adventure 2017 ini sudah pernah Carvaganza coba tidak lama setelah Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017. Namun, pada perhelatan MINI Adventure 2017 kali ini ada sesuatu yang berbeda.

MINI Adventure 2017 ini semacam petualangan berkendara khas MINI yang sudah diselenggarakan sejak 2013 lalu dan diselenggarakan setiap tahun. Nah, MINI Adventure tahun ini mengambil lokasi Jakarta – Bandung setelah pada tahun 2016 mengarungi Pulau Bali. Para peserta adventure 2017 ini terdiri dari 10 media nasional untuk merasakan tiga model terbaru MINI yaitu new MINI Countryman, new Mini Countryman S dan new MINI Countryman John Cooper Works dengan menempuh jarak sekitar 350 km. Ketiga model itu adalah model tahun 2017.

Bertolak pukul 9.00 pagi dari Oakwood, Kuningan, Jakarta Selatan kami melewati Tol Cikampek yang padat dengan segala tetek-bengek pembangunannya. Saking padatnya, perjalanan kami dari Oakwood sampai km 47 Tol Cikampek memakan waktu lebih dari 2 jam. Titik kemacetan sudah kami rasakan sejak memasuki daerah Bekasi. Mobil hanya melaju 10 km/jam dengan kondisi stop and go.

Untungnya, kabin New Countryman lapang karena memiliki dimensi yang lebih lebar dibandingkan yang sebelumnya. Panjang 4299 mm dengan wheelbase melar menjadi 2670 mm dan lebar 1822 mm membuat headroom, legroom dan shoulder room terasa lega. Layout kabinnya yang sporty, dinamis, mewah dan lapang membuat kami tidak merasa bosan. Ditambah lagi dengan kekedapan kabin yang baik yang membuat saya ngobrol bebas dengan tone yang normal dengan rekan seperjalanan, Agung, dari Harian Sindo.

Baca Juga:  Mazda6 Facelift Kini Gunakan Mesin Turbo 2.5L

 

Handling new Countryman dan new Countryman S

Bagi saya, perjalanan dengan MINI selalu bikin senang. Saya menyukai handling mobil MINI yang memiliki karakter go-kart yakni cepat dan agresif. Diberi input sedikit, langsung bereaksi ditambah dengan kegesitannya di jalan raya berkat bodinya yang kecil. Karakter suspensinya pun sedikit keras dan ini menunjang kegesitan mobil di jalan raya. Pada saat Anda mengendarai MINI, Anda seperti ikan Piranha yang bergerak agresif ke sana kemari, mobil akan bereaksi terhadap setiap input kaki pada pedal gas. Tenaganya responsif membuat kita seperti mendapat French Kiss paling hot dari pasangan.

Namun, pada New MINI Countryman yang saya kemudikan sedikit berbeda. Tidak seagresif dan sesporty MINI yang sebelumnya saya coba, tapi karakternya tetap MINI. Pasalnya, MINI Countryman adalah crossover/SUV-nya MINI dengan ground clearance yang lebih tinggi dibandingkan MINI yang lain seperti 3-door, 5-door atau pun MINI Cabriolet. Bodinya pun lebih besar dan garis desain eksteriornya lebih tegas serta menyiratkan kesan kokoh.

Baca Juga:  Mercedes-Benz CLS 2019 Alami Perubahan Radikal

Handling mobil penggerak roda depan ini lebih halus, tidak seliar model MINI lain. Suspensi lebih empuk, tidak sekeras model lain dan pengendaraan pun lebih lembut. Ketika Anda menjejakkan kaki kanan untuk merasakan lontaran tenaga 136 hp dan 220 Nm dari mesin 3 silinder twin-turbo injeksi langsung VALVETRONIC 2.0 liter, tenaga mesin terasa responsif namun tidak menyentak. Pabrikan mengklaim untuk akselerasi 0 – 100 km/jam dalam waktu 9,6 detik dengan top speed 200 km/jam dan konsumsi BBMnya berdasarkan standar EU6 adalah 5,7 liter per 100 km.

Dalam hal pengemudian, Anda tak akan merasakan setir yang keras dan getaran di kedua tangan dari hasil bacaan permukaan jalan. Justru setir terasa ringan, namun terasa lembut di tangan. Mode pengendaraan Green, Mid dan Sporty memberikan karakter yan berbeda-beda di setiap pemilihan, namun sisi elegannya lebih menonjol, sisi liarnya sedikit diredam. Perpindahan transmisi otomatis 6-kecepatan terasa halus dan ketika dipindahkan ke mode manual, terasa pendek-pendek. MINI ini memberikan experience yang nyaman.

Baca Juga:  VIDEO: Menikmati Kemampuan Mitsubishi Xpander di Kaki Gunung Halimun

Begitu pun yang dirasakan pada new MINI Countryman S yang saya kemudikan di trek Proving Ground Bridgestone. Karakter handling, driving dan riding-nya mirip dengan Countryman, tapi tenaganya lebih besar yakni 192 hp dan torsi maksimal 280 Nm dari mesin 4-silinder segaris twin-turbo Valvetronic 2.000 CC. Transmisinya otomatis 8-kecepatan dengan perpindahan halus. Untuk akselerasi Countryman S lebih cepat dalam waktu 7,4 detik saja dengan top speed 225 km/jam. Pabrikan mengklaim konsumsi bahan bakarnya sesuai EU6 6,1 liter per 100 km.

Fitur-fitur  kedua tipe pun mirip seperti Dynamic Stability Control (DSC), ABS, Braking Force Distribution atau pun lampu depan dan belakang LED dan lain-lain. Sistem hiburan pun sama seperti layar sentuh 8,8 inci, MINI touch controller, MINI Connected, lengkap dengan sistem navigasi. Salah satu hal yang membedakan adalah pengaturan jok pada Countryman S sudah elektrik, sedangkan pada Countryman biasa masih manual.

EKA ZULKARNAIN

subscribe Carvaganza's youtube channel to get the latest car reviews

BERBAGI



PLN Siap Dukung Kendaraan Listrik BMW

JAKARTA, 14 Desember 2017 -- BMW Indonesia bekerjasama dengan PLN Disjaya dalam pengembangan kendaraan masa depan yang menggunakan teknologi listrik...
video

Waduh, Fiat Punto Dapat No Bintang di Euro NCAP

ROMA, 14 Desember 2017 – Berita mengejutkan dilansir European New Car Assessment Programme (Euro NCAP). Badan yang melakukan uji keselamatan...

Bocor, Ini Tampilan Interior Mercedes-Benz G-Class 2019

MUENCHEN, 13 Desember 2017 – Meski masih lama diluncurkan, Mercedes-Benz merilis gambar interior resmi dari Mercedes-Benz G-Class 2019 yang baru....
video

VIDEO: Menikmati Kemampuan Mitsubishi Xpander di Kaki Gunung Halimun

JAKARTA, 14 Desember 2017 — Satu nama yang tengah naik daun di pasar otomotif nasional adalah Mitsubishi Xpander. Low MPV...

First Impression Range Rover Velar

JAKARTA, 14 Desember 2017 – Ketika Range Rover Velar diboyong ke Indonesia oleh PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) pada pada Oktober...