Beranda Drives Porsche 911 Turbo S Exclusive Series, Hot Luxe

Porsche 911 Turbo S Exclusive Series, Hot Luxe

Identik dengan Porsche Turbo S, namun dengan sentuhan kemewahan maksimal dan diproduksi terbatas.

BERBAGI
(Foto-foto: Porsche Press)

DEPARTEMENT Porsche Exclusive pada waktu dibentuk tahun 1954 bertugas untuk membuat Porsche 911 versi balap bagi konsumen yang ingin menggunakan mobil tersebut dalam kompetisi balapan. Salah satu modelnya yang paling terkenal adalah Porsche 911 Carrera RSR 1971 dan Porsche 964 Turbo S 1992. Porsche Exclusive Department membuat 964 Turbo dalam jumlah terbatas sebanyak 68 unit dan menambahi huruf “S” di belakangnya. Mobil ini bukan merupakan bagian resmi dari model Porsche ataupun mengikuti 993 Turbo yang menerima penambahan huruf “S”. Namun, karena saking populernya pabrikan memutuskan 996 Turbo S 2003 masuk ke dalam line-up model Porsche.

Porsche Exclusive Department telah membuat sejumlah model limited collections untuk collectible items seperti 911 Turbo moncong pipih (slant-nose), 911 Sport Classic 2009 dan 911 Speedster 2011. Namun sebagian besar hasil karya departemen ini tidak menjadi model mainstream seperti 911 Turbo S.

Pabrikan kemudian me-rebranding departemen tersebut menjadi Porsche Exclusive Manufactur dan model pertama yang dirilisnya adalah Porsche 911 Turbo S Exclusive Series. Nama tersebut diambil karena 911 Turbo S sudah menjadi model mainstream sehingga namanya tak bisa dipakai, dipakailah nama 911 Turbo S Exclusive Series.

Baca Juga:  Pertamina dan Porsche Club Indonesia Kampanyekan Pertamax Turbo

Mesinnya sama dengan yang dipakai 911 Turbo S yang bertenaga 580 hp, tapi versi Exclusive mendapat tambahan tenaga 27 hp menjadi 607 hp. Torsi maksimal Exclusive Series tercatat 750 Nm, sedangkan Turbo S standard bisa mencapai sebanyak itu kalau tombol overboost-nya ditekan. Akselerasi 0 – 100 km/jam di antara keduanya sama 2,9 detik, tetapi dari 0 – 200 km/jam versi Exclusive lebih kencang 0,3 detik dengan waktu 9,6 detik. Top speed pun sama 330 km/jam, karena yang sekarang ini hanya GT2 RS yang lebih kencang.

Untuk membuat mobil Exclusive ini memiliki arti istimewa, supercar tersebut dilengkapi sejumlah elemen opsional yang menjadi standard mobil. Hampir sebagian besar bodynya mendapatkan perubahan yakni pada sektor bonnet, fender, kaca spion, air-intake scoop (lubang udara), sayap belakang, spoiler di atap, depan dan belakang dengan komponen-komponen serat karbon. Pulasan catnya diberi aksen serat karbon glossy yang melintang lurus dari kap mesin sampai atap. Pabrikan juga menyediakan beberapa pilihan warna untuk konsumen. Signature dari “ Porsche Exclusive Manufaktur” ini terdapat pada sayap depan dan di bagian samping pada side skirt yang terbuat dari serat karbon.

Baca Juga:  Mazda MX-5 Soft Top, Tighten Up

Pada bagian dalam, jok dan kabinnya dilapisi oleh kulit atau Alcantara dengan jahitan yang dekoratif. Warna kabin bisa dipilih antara piano black atau sentuhan serat karbon. Porsche bahkan dengan berani memakai warna benang jahit emas metalik pada elemen-elemen serat karbon. Kalau konsumen tak puas dengan sentuhan standard pabrik, Anda boleh meng-customize interior sesuai keinginan.

Mobil ini memang berbeda dengan GT2 RS, namun Porsche 911 adalah mobil yang tetap sporty dan mobil kencang. Fitur dan dekorasi kabinnya tidak seagresif dan sesporty GT2 RS. Pemakaian elemen serat karbonnya mungkin membuat bobot mobil menjadi bertambah ringan, namun tujuan utama dari proyek ini adalah menciptakan 911 yang paling unik dan paling berharga, bukan untuk menjadi yang terkencang di Nurburgring.

Karena chassisnya sama dengan Turbo S maka driving experience-nya sudah bisa ditebak, menyenangkan. Porsche 911 Turbo S menurut saya mungkin supercar yang paling sempurna di dunia. Kendaraan ini sarat dengan kapabilitas yang sangat mumpuni dan kemampuannya untuk menjelajah dengan kecepatan dua kali di atas batas kecepatan di Jerman patut diacungi jempol. Pengendaraannya sangat stabil sehingga ketika melahap kecepatan jelajah 250 km/jam seolah-olah seperti melaju pada kecepatan 120 km/jam saja.

Baca Juga:  Mengemudikan Rolls-Royce Phantom VIII Seharga Rp 20 Miliar

Berkat fitur PSM, differential belakang elektronik, PDCC dan AWD maka Turbo S memang lebih menyenangkan kalau dipacu kencang. Porsche Stability Management (PSM) membuat mobil senetral mungkin menggunakan torque vectoring dan E-Diff. Porsche Dynamic Chassis Control (PDCC) merupakan elemen anti-roll aktif yang membuat kendaraan tetap stabil pada saat menikung tanpa harus membuat suspensi menjadi lebih keras sehingga pengendaraan tetap nyaman.

Porsche 911 Turbo S Exclusive Series diproduksi hanya 500 unit saja dan Anda sudah mendapatkan serial number serta sertifikat dari Porsche.

Spesifikasi Porsche 911 Turbo S Exclusive Series

Layout kendaraan: Sportscar, 2 penumpang, coupe, mesin tengah, AWD
Mesin: Flat six twin-turbo 24 valve 3.8L/ 607 hp@ 6750 rpm/ 750 Nm @ 2250 – 4000 rpm
Transmisi: PDK 7-kecepatan
0 – 100 km/jam: 2,9 detik
Top speed: 330 km/jam
PxLxT: 4507 x 1978 x 1297 mm
Wheelbase: 2450 mm
Bobot kotor: 1600 kg
Ban: 245/35 ZR 20 (depan)/ 305/35 ZR 20
Kapasitas tangki BBM: 68 liter
Konsumsi BBM: 10,9 km/liter

ANDRE LAM

BERBAGI

Last Update

Pusat Layanan Pelanggan Toyota 7 Kali Jadi Yang Terbaik

JAKARTA, 20 April 2018 – Untuk ke-7 kalinya berturut-turut, PT Toyota Astra Motor berhasil mempertahankan gelar tertinggi sebagai perusahaan dengan...

Mandiri Tunas Finance Luncurkan Produk “Angsuran Berjenjang” di IIMS 2018

JAKARTA, 20 April 2018 -- PT Mandiri Tunas Finance (MTF) hadir sebagai Official Leasing dalam ajang Indonesia International Motor Show...

Intip Spesifikasi dan Fitur All New Suzuki Ertiga

JAKARTA, 20 April 2018 – All New Suzuki Ertiga telah resmi diperkenalkan oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) saat pembukaan...

Wuling Cortez 1.5L Sedot Perhatian Pengunjung

JAKARTA, 20 April 2018 – Keputusan Wuling Motors melansir Wuling Cortez 1.5 liter di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018...

Juara Honda Decal Competition Dipajang di IIMS 2018

JAKARTA, 20 April 2018 – Jumlah mobil yang dipajang di booth Honda di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 bertambah...