Beranda EDITOR'S PICKS Lexus LC 2018, A New Chapter

Lexus LC 2018, A New Chapter

Grand tourer paling pedas yang membuka sejarah baru bagi Lexus dalam kompetisi performance car dunia.

BERBAGI

Membandingkan brand Lexus dengan brand premium lainnya, seperti mengomparasi sebuah periode dan leluhur yang begitu panjang. Brand premium Jepang ini memang lahir buncit daripada brand premium Eropa, tapi dalam hal mengemas paket tak kalah. Bahkan Lexus adalah pabrikan premium yang pamornya semakin meroket.

Lexus baru lahir tahun 1983 dan merilis produk pertamanya tahun 1989 lewat Lexus LS yang waktu itu hanya diekspor ke Inggris, Swiss, Kanada dan Australia. Sekarang model Lexus dipasarkan di lebih dari 70 negara di dunia dan dinobatkan sebagai brand premium Jepang terlaris di dunia dan kini  head-to-head langsung dengan brand premium Eropa. Sudah tidak malu-malu lagi.

Anda masih ingat kan Lexus LFA? Performance car yang diacungi jempol oleh para penggila kecepatan dunia dan menjadi salah satu mobil yang paling ‘keren’ yang pernah dikeluarkan oleh pabrikan Lexus sepanjang sejarahnya. Mesin V10-nya meraung seperti mesin F1 dengan geraman yang dinyatakan sebagai salah satu suara mesin terbaik di dunia. Banyak yang memuji LFA dan mereka kaget Lexus tahu bagaimana membuat mobil sport / performance car yang baik.

Sekarang, Lexus juga telah merilis mobil untuk bersaing di segmen baru, Lexus LC 500, untuk bermain di kelas coupe grand tourer.  Mobil ini memang sudah diperkenalkan kepada publik sejak akhir 2016 lalu dan menjadi benchmark bagi Lexus untuk masuk dalam barisan elit coupe grand touring di dunia. Ia muncul untuk bertanding melawan Porsche 911 tipe paling tinggi, Mercedes SL, Jaguar XF dan BMW M6. Meskipun Lexus LC500 2018 ini sudah dirilis sejak awal 2017, mobil dengan mesin V8 ini masih enak dikunyah sampai sekarang.

Baca Juga:  Lexus Siapkan Crossover Baru, Penerus LX?

Dalam hal desain, layout dan dimensinya proporsional sehingga membuatnya terlihat sporty dan yang terpenting kendaraan ini mengikuti resep bagaimana membuat sport car sejati. Dari sisi eksterior, Lexus telah sukses membuat mobil yang menggoda mata.

Godaan tak hanya sebatas bagian luar. Pada saat memasuki kokpit, Lexus menyajikan kemewahan sejauh mata memandang. “L” (luxury) dalam huruf besar. Garis desain dashboardnya bercampur dengan keindahan kontur panel pintu disandingkan dengan layar monitor (display) 10,3 inci dengan teknologi Thin Film Transistor (TFT) teranyar. Joknya yang berlapis kulit berkualias terasa unik, bahkan untuk sekelas coupe sporty. Unsur-unsur logam dengan tone titanium terlihat berkilau dan mencerahkan. Di samping display TFT terdapat panel bening dengan ratusan dekorasi logo “L” yang terlihat elegan.

Unsur yang menarik lainnya adalah desain konsol tengah yang memisahkan pengemudi dengan penumpang depan. Sebenarnya dengan jok sport bucket, handle di konsol tengah tidak perlu namun sebagai aksen cukup baik dan cukup suportif. Legroom untuk kursi belakang sebetulnya agak sempit untuk penumpang dewasa namun untuk menyimpan dokumen atau tas kecil akan lebih memudahkan.  Secara umum craftsmanship kabin Lexus LC 500 dan LC 500h benar-benar berkelas.

Selain itu, Lexus LC 500 dan 500h dilengkapi dengan sistem audio, navigasi dan konektivitas tercanggih serta mudah dioperasikan. Paket multimedianya dikombinasikan dengan graphic user interface dengan peranti lunak yang modern dan teranyar. Pada konsol tengah terdapat tombol pengatur Remote Touch Interface yang sangat intuitif serta kualitas suara audio yang jernih. Suara tersebut keluar dai 12 speaker dengan amplifer 8 channel.

Baca Juga:  Mercedes-Benz CLS 2019 Alami Perubahan Radikal

Lexus LC menawarkan dua pilihan mesin. Yang pertama masin naturally-aspirated V8 5.0 liter yang menghasilkan output tenaga 471 hp dan torsi maksimal 540 Nm dan basis mesin ini diambil dari Lexus GS F dan RC F. Memiliki kemampuan sprint 0 – 100 km/jam dalam waktu kurang dari 4,5 detik. Mesin performa ini sudah terbukti di lapangan dengan menggunakan connecting rod tempa plus valve intake dan exhaust  terbuat dari titanium sehingga redline bisa mencapai 7300 rpm. Cylinder head 32 valve dilengkapi dengan VVT-I setingan performance. Yang menggunakan mesin konvensional disebut Lexus LC 500.

Untuk pertama kalinya Lexus mengadopsi transmisi otomatis 10-kecepatan untuk mobil mewah ya pada LC 500. Peranti transmisi anyar ini lebih kecil dan lebih ringan dari versi 8-kecepatan yang sistem perpindahannya tidak kalah dengan transmisi dual-clutch (kopeling ganda), tanpa sentakan dan halus. Untuk merasakan model manual, pengemudi bisa menggunakan paddle-shifter.

Sedangkan pilihan mesin kedua adalah mesin hybrid generasi terbaru di mana pabrikan mengklaimnya sebagai Multi Stage Hybrid (MSH). Lexus mulai mengembangkan mesin hybrid premium pertama 13 tahun lalu, setelah itu secara khusus mengembangkan teknologi MSH untuk LC 500h. Seperti konfigurasi mesin hybrid Lexus lainnya, sistem MSH mengombinasikan mesin bensin dengan dua motor/generator listrik, namun persamaan tidak berhenti di situ saja.

Baca Juga:  Lexus Indonesia Genap 10 Tahun, Ini Rahasianya

Mesin bensin V6 3.5 liter Atkinson-cycle menggunakan injeksi langsung D-4S dan komponen valvetrain ringan sehingga redline bisa mencapai 6600 rpm. Mesin konvensional dan hybridnya menghasilkan total tenaga 354 hp di mana tenaga dari mesin V6 dan motor listriknya disalurkan ke roda belakang oleh transmisi otomatis 10-kecepatan. LC 500h adalah hybrid Lexus pertama yang bisa memutar roda belakangnya dan juga Lexus hybrid pertama yang menggunakan baterei lithium-ion kompak dan ringan. Baterei diletakkan di antara jok belakang dan bagasi dan memiliki densitas tenaga yang tinggi dengan 84 cel yang menghasilkan 310,8 volt.

Spesifikasi Lexus LC 500 & LC 500h

Layout kendaraan: Coupe, mesin depan, 2 pintu, 2+, RWD
Mesin: V8 DOHC 16 valve 5.0L/ 471 hp @7200 rpm/ 540 Nm @4800 rpm (Lexus LC 500); V6 DOHC 16 valve 3.5L/ 295 hp @ 6600 rpm + motor listrik 100 hp. Total 354 hp/ 349 Nm @ 4900 rpm + motor listrik 203 Nm. Total 475 Nm (Lexus LC 500h).
Transmisi: A/T 10-kecepatan
0 – 100 km/jam: 3,8 detik (LC 500); 4,0 detik (LC 500h)
Top speed: 250 km/jam (dibatasi secara elektronik).
PxLxT: 4760 x 1920 x 1346 mm
Wheelbase: 2870 mm
Kapasitas tangki BBM: 82 liter

EKA ZULKARNAIN

subscribe Carvaganza's youtube channel to get the latest car reviews

BERBAGI



Toyota Terbaik dalam Layanan Purna Jual versi JD Power

JAKARTA, 11 Desember 2017 -- Toyota Indonesia kembali dinilai sebagai perusahaan otomotif kendaraan roda empat di Tanah Air dengan pelayanan...

Toyota Avalon 2019 Lakukan Debut di Detroit Auto Show 2018

DETROIT, 11 Desember 2017 – Mobil-mobil bergenre sedan tengah menurun penjualannya tergerus meningkatnya pemintaan akan SUV crossover. Meski demikian sedan...

Ikuti Tren, Jeep Cherokee 2019 akan Gunakan Mesin Hybrid 2.0L

DETROIT, 11 Desember 2017 -- Jeep Cherokee KL, yang pertama kali melakukan debutnya di New York Auto Show 2013, tengah...

Tak Menarik, Mazda Enggan Bangun Mesin Turbo Kecil dan Transmisi CVT

TOKYO, 11 Desember 2017 – Di saat pabrikan lain berlomba-lomba membuat mesin berkapaistas kecil dan turbo serta transmisi CVT, tidak...

Pembalap Toyota Team Indonesia Siap Beradu Cepat di Fuji Speed Way

TOYOTA, 10 Desember 2017 – Dua pembalap Toyota Team Indonesia (TTI), Alinka Hardianti dan Haridarma Manoppo, tampil menawan dan berhasil...