Beranda Updates Kenaikkan Tarif Pengurusan BPKB dan Mutasi Sama di Seluruh Indonesia

Kenaikkan Tarif Pengurusan BPKB dan Mutasi Sama di Seluruh Indonesia

BERBAGI

JAKARTA, 4 Januari 2017 — Memasuki awal tahun 2017, pemerintah naikkan biaya tarif pengurusan BPKB dan mutasi. Kenaikan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) tertanggal 6 Desember 2016.

Peraturan ini dibuat untuk mengganti Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010 tentang hal sama, berlaku efektif mulai 6 Januari 2017.

“Kenaikan tarif kepengurusan surat kendaraan bermotor itu diberlakukan secara nasional. Artinya, besaran tarif yang dipatok di tiap daerah di Indonesia adalah sama,” ujar Kombes Pol Refdi Andri, Kepala Bidang Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri kepada Carvaganza.

Kenaikan biaya penerbitan BPKB dan ganti kepemilikan (mutasi) ini tergolong besar. Roda dua dan tiga yang sebelumya dikenakan biaya Rp 80.000, dengan peraturan baru ini, akan menjadi Rp 225.000. Sementara untuk roda empat yang sebelumnya Rp 100.000 kini dikenakan biaya Rp 375.000 atau meningkat tiga kali lipat.

Terkait dengan Peraturan Pemerintah tersebut, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memberikan komentar terkait hal tersebut.

Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI kepada Carvaganza mengatakan alasan inflasi untuk menaikkan tarif, sebagaimana alasan Menkeu, adalah kurang tepat. “Sebab STNK, SIM adalah bukan produk jasa komersial tetapi pelayanan publik yang harus disediakan birokrasi. Alasan inflasi akan tepat jika produk tersebut adalah produk ekonomi komersial yang berbasis cost production dan benefid. Atau setidaknya produk yang dikelola oleh BUMN,” jelas Tulus Abadi.

Kenaikan itu kurang relevan tanpa proses reformasi di sisi pelayanan. Bahkan sampai detik ini proses pelayanan penerbitan STNK dan BPKB, masih sering dikeluhkan publik karena waktunya yang lama hinga alasan stok blankonya masih kosong. Kenaikan itu harus ada jaminan untuk meningkatkan pelayanan saat proses pengesahan dan penerbitan STNK dan BPKB tersebut.

“Seharusnya kenaikan itu juga paralel dengan reformasi pelayanan angkutan umum di seluruh Indonesia. Ini dengan asumsi jika kenaikan itu sebagai bentuk pengendalian penggunaan kendaraan pribadi dan mendorong migrasi ke angkutan umum,” tutupnya.

VALDO PRAHARA

BERBAGI

Last Update

Formula E: Audi Rebut Kemenangan 1-2 di Balap Kandang Berlin ePrix

BERLIN, 21 Mei 2018 – Tidak ada cara lebih baik untuk memenangkan balapan selain yang berhasil ditunjukkan oleh tim Audi...

Neuville Kuasai WRC Portugal 2018, Hyundai Pimpin Klasemen

FAFE, 21 Mei 2018 – Kemenangan meyakinkan menjadi milik tim Hyundai pada seri WRC Portugal 2018, melalui pereli Thierry Neuville...

Tak Menguntungkan, Fiat Hentikan Produksi Mobil Kecil

PARIS, 21 Mei 2018 – Fiat Chrysler Automobiles mengundang media pada 1 Juni mendatang di Balocco, Italia untuk mengumumkan rencana...

Mazda CX-3 Punya Mesin SkyActiv-D 1.8 Turbo Diesel

MUENCHEN, 21 Mei 2018 -- Pada ajang Geneva Motor Show 2014, Mazda membuat kejutan dengan memperkenalkan mesin SkyActiv-D 1.5 turbo...

Sompo Insurance Perkenalkan Lima Bengkel Andalan

JAKARTA, 21 Mei 2018 – Guna mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan pelanggan akan layanan klaim asuransi kendaraan, PT Sompo Insurance Indonesia memperkenalkan...