Home Updates Ericsson Perkenalkan Teknologi 5G di Dunia Otomotif

Ericsson Perkenalkan Teknologi 5G di Dunia Otomotif

SHARE

JAKARTA, 3 April 2017 – Pengembangan teknologi kini sudah semakin meningkat. Perkembangan tersebut sudah merambah ke dunia user seperti halnya industri dan otomotif yang merupakan sebagai pengguna akhir.

Ericsson yang notabenenya adalah sebuah perusahaan besar di bidang teknologi dan komunikasi asal Swedia baru saja memperkenalkan koneksi 5G di dunia otomotif. Layanan terbaru tersebut berupa Ericsson Connected Vehicle Marketplace. Layanan ini memungkinkan setiap pabrikan memberikan layanan digital seputar kendaraan terhubung gang bersifat realtime.

Saat ini salah satu produsen kendaraan bermotor yang sudah mengaplikasikan teknologi ini ada Scania melalui produk Scania One. Memang saat ini teknologi tersebut masih dalam tahap pengujian.

Scania One merupakan sebuah open platform yang memberikan akses kepada pelanggan dari pemilik armada transportasi ke berbagai layanan yang akan meningkatkan efisiensi dan produktifitas, sekaligus berkontribusi pada upaya pengurangan gas buang.

Baca Juga:  Toyota Berpeluang Memperbesar Pasar Mobil Kompak di Indonesia

Melalui teknologi ini Scania bisa memahami bagaimana karakter pengoperasian kendaraan oleh driver armada hinggak status kendaraan. Bahkan nantinya teknologi ini akan mengarah kepada kendaraan otonom.

Sinyal 5G ini dipercaya dapat memberikan respon yang lebih cepat lagi dibandingan sinyal yang ada pada saat ini yaitu 4G. respon yang diberikan pun nantinya akan secepat respon manusia. Jika memang teknologi ini benar benar berkembang dan dapat di implementasikan ke dunia nyata, kemacetan yang sering terjadi pun dapat terurai terutama kemacetan yang terjadi di jalan bebas hambatan.

Teknologi 5G ini juga dipercaya dapat membuat setiap kendaraan dapat lebih efisien dan hemat bahan bakar. Sistem tersebut membuat setiap kendaraan terintegrasi. Jadi setiap kendaraan yang melintas akan menggunakan kecepatan yang sama antara satu dengan lainnya. Jadi tidak ada perbedaan kecepatan. Bahkan jarak antar setiap kendaraan pun akan berada di jarak aman sehingga dapat pula meminimalisir adanya kecelakaan lalulintas terutama tabrakan beruntun.

Baca Juga:  Toyota Berpeluang Memperbesar Pasar Mobil Kompak di Indonesia

VALDO PRAHARA

SHARE
video

VIDEO: Ini Kata Test Drive Editor Carvaganza Tentang Sirkuit BSD City

BSD CITY, 20 Agustus 2017 – Balapan jalan raya pertama di Indonesia setelah 18 tahun sudah dimulai hari ini Minggu...

Indonesia Sudah Mampu Produksi Run Flat Tire

BSD CITY, 20 Agustus 2017 - Produsen ban lokal PT. Elangperdana Tyre Industry, sudah resmi meluncurkan produk run flat tire...

Pertamina Siap Luncurkan Pertamina Dex Low Sulfur pada 2018

BSD CITY, 20 Agustus 2017 -- Pertamina Dex (cetane 53) diklaim irit dan tidak membuat mesin berisik. Bahkan bisa saja...

Setelah 11 tahun, Indonesia Punya Balapan Jalan Raya Lagi

BSD CITY, 20 Agustus 2017 – Balapan jalan raya pertama di Indonesia setelah 11 tahun berselang sudah dimulai pada hari...

Mitsubishi FUSO Raih 2 Penghargaan GIIAS 2017

BSD CITY, 20 Agustus 2017 -- PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) authorized distributor kendaraan Mitsubishi FUSO, menerima dua...