Beranda Drives Porsche New Panamera, Two Worlds Combined

Porsche New Panamera, Two Worlds Combined

Porsche new Panamera memberikan kenikmatan bagi pengemudi dan penumpangnya.

BERBAGI

TAIWAN merupakan negara kecil yang terdiri dari satu pulau seluas lebih dari 36.000 km2. Sebagian besar kotanya berjejer di pesisir pantai sebelah Barat dan menjadi rumah bagi sebagian besar penduduknya yang total berjumlah 23 juta. Sedangkan di bagian Timur yang menempati lebih dari 70% luas Taiwan, dipenuhi pegunungan dengan pemandangan menakjubkan.

Subscribe Now!

Di wilayah terakhir itulah Porsche mengadakan media drive Porsche Panamera terbaru mereka dengan judul “Porsche Panamera: Two Trails”. Tentu saja pabrikan asal Jerman tersebut tak sembarangan dalam membuat tagline. “Two Trails” di sini menggambarkan dua karakteristik yang diusung Panamera: sporty dan luxury.

Sebelum saya membawa Anda menikmati performa sporty Porsche new Panamera, perlu dijelaskan bahwa saya merupakan rookie dalam mengemudikan mobil dengan setir di sisi kiri. Pada malam sebelumnya instruktur Porsche, Kenneth Lim, memberikan saya tips untuk tetap menempel di garis kiri marka jalan.

Well, talk is cheap. Saya butuh waktu untuk beradaptasi. Dan proses itu tak semakin mudah dengan absennya Lane Keeping System di varian Porsche Panamera yang saya kendarai pada sesi pertama. Mobil beberapa kali ‘melipir’ ke kanan karena force of habit. Untungnya saya punya Lane Keeping System manual alias co-driver yang selalu siap memberitahu saya.

Baca Juga:  Audi A7 Sportback 2018 Diperkenalkan Kamis Besok

Di luar itu, Porsche new Panamera begitu menyenangkan untuk dikendarai. Berbekal mesin V6 3.0 L dengan turbo tunggal yang menghasilkan tenaga 330 hp dan torsi badak sebesar 450 Nm, mobil dengan penggerak RWD ini bisa dengan mudah untuk overpower. Saat melibas jalan bebas hambatan, tanpa terasa speedometer yang berada di layar 7 inci sudah menunjukkan kecepatan 160 km/jam.

Jika Porsche tak membatasi kecepatannya untuk kebutuhan media drive ini, saya bisa melesat 200 km/jam tanpa sadar. Terutama saat saya mengganti mode pengemudian ke Sport Plus yang bisa diaktifkan melalui tombol putar di setir atau layar sentuh di konsol tengah berukuran 12,3 inci. Luxury saloon ini terasa stabil berkat Porsche Dynamic Chassis Control Sport (PDCC Sport) baru yang secara aktif mengurangi gaya lateral.

Efek dari teknologi chassis itu semakin terasa saat kami melewati trek berliku dan naik turun mengitari danau terbesar Taiwan, Sun Moon Lake yang terletak di kota Nantou dengan Porsche new Panamera 4S berpenggerak AWD. Tikungan-tikungannya tajam, jalurnya sempit dan dua arah seperti rute pegunungan pada umumnya. Tapi saya tak merasa ragu untuk melesat dalam kecepatan 60-80 km/jam.

Baca Juga:  MINI Hadirkan Mini One 1499 GT Special Edition

Pasalnya roda terasa melekat pada aspal berkat Porsche Active Suspension Management (PASM) yang secara otomatis menyesuaikan hentakan masing-masing roda berdasarkan kondisi permukaan jalan dan gaya mengemudi. Apalagi dengan adanya fitur Lane Keeping System. Fitur ini berbunyi saya ketika menginjak garis pemisah dan setir terasa lebih berat.

Tak hanya itu, ketika menikung tajam, secara intuitif sistem tersebut memberi input kepada mobil untuk mengikuti garis marka jalan. Lane Keeping System juga terhubung dengan sistem navigasi sehingga tak kenal lelah mengingatkan pengemudinya tentang speed limit di area yang sedang dilewati.

Porsche new Panamera 4S mengandalkan mesin V6 2.9 L biturbo bertenaga dan bertorsi lebih besar, 440 hp dan 550 Nm (20 hp dan 30 Nm lebih besar dari generasi sebelumnya). Meski kapasitas mesinnya lebih besar, saya tak merasakan banyak perbedaan dari sisi performa. Beberapa fitur pada Porsche Panamera tak saya temukan di Panamera 4S seperti tombol putar untuk pemilihan mode pengemudian. Tapi ada pula fitur-fitur yang tak ada di varian Panamera seperti mode pengemudian Normal dan Lane Keeping System.

Baca Juga:  Mazda CX-4 Terlihat di Australia, Indonesia Juga?

Meski performanya sporty sesuai dengan DNA Porsche, new Panamera tetaplah sebuah luxury saloon. Kursi dan trim dilapisi kulit lembut dengan jok depan low slung. Pada konsol tengah terdapat layar sentuh 12,3 inci dengan teknologi Porsche Communication Management (PCM) generasi terbaru yang dilengkapi navigasi online, Porsche Connect dan kompatibel dengan smartphone. Bagi penumpang belakang terdapat layar sentuh 10 inci beresolusi tinggi yang dapat dibawa ke luar mobil.

Dengan performa sporty dan kemewahan yang ditawarkan, tak salah jika Porsche membanggakan new Panamera sebagai gabungan dari dua karakter tersebut.

Porsche new Panamera

Layout Kendaraan: Luxury saloon, mesin depan, 4 pintu, 4 penumpang, RWD/AWD
Mesin: V6 3.0 L Turbo; 330hp @5400-6400rpm; 450Nm @1340-4900rpm (Panamera); V6 2.9 L Biturbo; 440hp @5650-6600rpm; 550Nm @1750-5500rpm (Panamera 4S)
Transmisi: 8-kecepatan Porsche Doppelkupplung (PDK)
Wheelbase: 2950 mm
Dimensi (P x L x T): 5049 x 1937 x 1423 mm
Bobot Kotor: 1890 (Panamera)/1945 (Panamera 4S) kg
Kapasitas Tangki: 75 liter
Rekomendasi BBM: RON98
Top Speed: 264 (Panamera)/289 (Panamera 4S) km/jam
0-100 km/jam: 5,7 (Panamera)/4,2 (Panamera 4S) detik

MIRAH PERTIWI

BERBAGI



Daihatsu Gelar Pelatihan Otomotif untuk Guru SMK

BANTEN, 20 Oktober 2017 -- Daihatsu menyelenggarakan Program Technical Training for SMK Teacher. Program pendidikan yang berada dalam payung Program...

Perkuat Jaringan, Mitsubishi Motors Resmikan BOM di Semarang

SEMARANG, 19 Oktober 2017 -- Meningkatnya permintaan kendaraan penumpang Mitsubishi membuat PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) terus...

Hankook Tire Rambah Amerika, Buka Pabrik Pertama

SEOUL, 19 Oktober 2017 -- Hankook Tire, perusahaan ban terkemuka dengan pertumbuhan tercepat di dunia, mulai merambah Amerika Serikat. Pabrikan...

Auto2000 Octofest, Dari Cicilan Tanpa Bunga Sampai Tenor 8 Tahun

JAKARTA, 19 Oktober 2017 – Bagi Anda yang ingin memiliki mobil Toyota, kini saatnya. Auto2000 selaku dealer terbesar Toyota sekaligus...

Dorong Pembangunan Sirkuit Berskala Internasional, IMI Undang Tilke

JAKARTA, 19 Oktober 2017 – Guna mengembangkan sarana dan prasarana dari sirkuit-sirkuit yang ada di Indonesia, Ikatan Motor Indonesia (IMI) selaku induk organisasi...