Beranda Updates Porsche Cayenne 2018 Dipenuhi Teknologi Baru

Porsche Cayenne 2018 Dipenuhi Teknologi Baru

BERBAGI

STUTTGART, 2 September 2017 – Generasi ketiga Porsche Cayenne melakukan debut resminya di Stuttgart-Zuffenhausen, Jerman. Perubahan dilakukan tak hanya dari sisi tampilan juga revisi bodi dan penananam teknologi baru.

Pada peluncurannya, Cayenne 2017 hadir dalam dua varian – model basic 3.0 liter turbocharged V6 dan Cayenne S yang didukung mesin V6 twin-turbocharged 2.9 liter – mirip dengan dua dari tiga mesin bensin milik Panamera.

Porsche Cayenne dengan mesin 3.0 liter, single-turbo V6 menghasilkan tenaga 340 hp antara 5.300 rpm – 6.400 rpm dan torsi 450 Nm antara 1.340 rpm-5.300 rpm yang diperkuat transmisi otomatis 8-kecepatan. Konsumsi bahan bakar gabungan 9,2-9,0 liter per 100 km dan berat 1.985 kg.

Untuk Cayenne S, menggunakan mesin bensin 2,9 liter twin-turbo V6 dilengkapi dengan tenaga 440 hp antara 5.700-6.600 rpm dan torsi 550 Nm antara 1.800-5.500 rpm. Seperti model sebelumnya, digunakan transmisi all-wheel-drive 8-kecepatan otomatis. Konsumsi bahan bakar gabungan adalah 9,4-9,2 liter per 100 km. Sedangkan berat Cayenne S ada di angka 2.020 kg.

Baca Juga:  Range Rover Velar Masuk Indonesia, Berapa Harganya?

Porsche mengklaim mesin ini mampu mencatat performa yang mengesankan. Cayenne melesat 0-100 km/jam dalam 6,2 detik (5,9 detik dengan Sport Plus), Cayenne S mencatat 0-100 km/jam dalam 5,2 detik atau 4,9 detik dengan Sport Plus. Adapun kecepatan tertinggi untuk Cayenne dan Cayenne S masing-masing adalah 245 km/jam dan 265 km/jam.

Kemungkinan akan bergabung dengan line-up Cayenne baru adalah Cayenne Turbo, dengan mesin bensin 4.0 liter twin-turbo V8. Mesin ini memiliki keluaran yang serupa dengan Panamera Turbo yaitu 550 hp dan torsi 770 Nm. Varian lainnya dua model hybrid termasuk yang menggunakan mesin V8 biturbo seperti yang digunakan Panamera Turbo S E-Hybrid.

Satu catatan penting dari Cayenne baru ini adalah bobotnya yang berkurang cukup signifikan. Penurunan berat badan Cayenne dari generasi sebelumnya berasal dari kombinasi alloy untuk konstruksi bodinya. Eksterior seluruhnya menggunakan aluminium. Rakitan lantai, bagian depan dan “hampir semua komponen chassis” juga terbuat dari alloy.

Baca Juga:  All-new BMW Seri 5 Kini Tersedia di Surabaya

Cayenne E3 ini dibangun menggunakan platform MLB Evo VW Group yang juga digunakan untuk Audi Q7 dan Bentley Bentayga.

Porsche Cayenne baru ini menggunakan banyak peralatan milik Panamera generasi kedua. Tercatat Porsche 4D Chassis Control, three-chamber air suspension, rear-axle steering, dan Porsche Dynamic Chassis Control (PDCC) electronic roll stabilisation.

Meski memiliki peralatan tambahan, berat Cayenne berkurang hingga 65 kg, dan tetap layak untuk kendaraan off-road. Mode pengendaraan terdiri dari on-road serta Mud, Gravel, Sand dan Rocks yang ditunjang Porsche Traction Management (PTM) yang menggerakkan distribusi antar as roda.

Porsche mengklaim menjadi pabrikan pertama di dunia dalam teknologi pengereman dengan memperkenalkan Porsche Surface Coated Brake (PSCB), yang terdiri dari cakram rem besi cor dengan lapisan tungsten-karbida untuk meningkatkan nilai gesekan (baca: kekuatan pengereman yang lebih besar), sambil mengurangi debu dan keausan rem. Ini akan tersedia secara opsional pada semua Cayenne yang dilengkapi dengan roda 21 inci, sementara keramik karbon PCCB tetap menjadi spesifikasi rem teratas.

Baca Juga:  Porsche A.G Siap Kembali ke Formula1

Bagian kabin, Cayenne baru mengikuti desain Panamera terutama di arsitektur dashboard. Model ini juga dilengkapi dengan generasi terbaru Porsche Communication Management (PCM). Layar sentuh Full HD 12,3 inci menyediakan akses infotainment dan informasi kendaraan, dengan kontrol suara untuk yang pertama kalinya. Porsche Connect Plus menghadirkan layanan online dengan navigasi online dan informasi lalu lintas real-time.

Seperti pada Panamera, tachometer analog sentral diapit oleh dua display full-HD 7 inci, dengan data yang ditampilkan dapat dipilih dari roda kemudi multi fungsi. Sistem keselamatan aktif dengan Night Vision Assist mencakup kamera pencitraan termal, Lane Keeping Assist termasuk pengenalan tanda lalu lintas, traffic jam assist, ParkAssist dengan Surround View dan Porsche InnoDrive, yang mencakup Adaptive cruise control.

RAJU FEBRIAN

BERBAGI



Ini Tampilan Volvo All-New XC40

GOTHENBURG, 19 September 2017 - Pabrikan mobil yang terkenal dengan keamanannya yaitu Volvo sudah mengumumkan rencannya memperkenalkan sport utility vehicle (SUV)...

Hyundai-KIA Gaet Mantan Designer BMW M

CALIFORNIA, 19 September 2017 - Hyundai-KIA Group baru saja mendatangkan seorang designer baru untuk perusahaan mereka. Sosok tersebut adalah Pierre...

Honda Resmi Pasok Mesin Scuderia Toro Rosso Musim 2018

TOKYO, 18 September 2017 – Honda secara resmi mengumumkan kerjasama dengan tim balap F1 Scuderia Toro Rosso untuk balap Formula...

Bridgestone ECOPIA EP150 Jad Ban Resmi Toyota Agya dan Daihatsu Ayla

JAKARTA, 18 September 2017 – Bridgestone kian dipercaya sebagai original equipment alias ban resmi beberapa APM di Indonesia. Kali ini...

Hino Luncurkan Varian Truk Tambang Bertransmisi Otomatis

JAKARTA, 18 September 2017 - PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) memanfaatkan ajang Mining Expo Indonesia 2017 untuk meluncurkan varian terbaru dari Hino700 Series....