Beranda Blogs Tips Awal Membeli Mobil Bekas

Tips Awal Membeli Mobil Bekas

BERBAGI
Foto: mobil88

JAKARTA, 2 Januari 2017 – Selain membeli baru, membeli mobil bekas menjadi salah satu alternatif konsumen untuk memiliki kendaraan. Banyak pertimbangan yang dilakukan antara lain karena harganya yang jauh lebih murah.

Subscribe Now!

Namun tanpa disadari membeli mobil bekas sebenarnya lebih “tricky” karena kita harus benar-benar mengetahui kondisi mobil. Pasalnya, karena bukan kondisi baru, kita harus lebih teliti dalam memperhatikan kondisi mobil agar nantinya kita tidak tertipu sekaligus menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tentunya kita tak ingin mendapatkan mobil yang cacat lantaran pernah mengalami kecelakaan, terendam banjir, atau lainnya.

Nah, ada beberapa tips yang bisa diperhatikan saat membeli mobil bekas:

Perhatikan Harga

Hal pertama yang menjadi alasan orang membeli mobil bekas karena harganya. Banyak showroom mobil bekas yang menawarkan harga murah kepada pembelinya.  Dengan berbagai iming-iming dengan menyebutkan jika mobil tersebut “worth to buy”. Tawaran yang tentunya menarik. Tapi jangan mudah termakan rayuan. Pastikan showroom mobil bekas yang Anda tuju memiliki reputasi baik. Lakukan pengecekan di beberapa showroom atau bisa juga mengecek harga secara online.

Periksa Seksama Bodi Mobil

Bodi mobil menjadi hal pertama yang harus Anda periksa. Cara mudah untuk mengetahui mobil yang pernah terlibat kecelakaan adalah dengan memeriksa lekuk bodi dan garis sambungan.  Mobil yang sudah diperbaiki tidak akan bisa sesempurna sambungan yang dibuat dari pabrik. Cara lainnya adalah dengan melihat kondisi cat, karena mobil bekas tabrakan meski sudah dicat ulang warnanya akan berbeda dengan warna orisinalnya. Jangan lupa periksa apakah ada bekas jamur yang biasanya muncul karena bekas terendam air. Jangan lupa periksa juga kaki-kaki dan dashboard apakah masih dalam kondisi baik.

Periksa Kondisi Mesin

Mesin menjadi bagian utama yang harus Anda periksa. Pastikan kondisi mesin bersih, baik, dan tidak karatan. Jangan beli mobil bekas dengan keadaan mesin bocor dan aliran olinya sudah tak beraturan alias bocor. Pasalnya, melakukan perawatan mesin yang sudah dalam kondisi tidak baik justru akan menguras isi kantong Anda.

Lakukan Tes Drive

Untuk lebih membuat Anda ykinkan, lakukanlah test drive. Dengan cara ini, Anda bisa mengetahui langsung kondisi mobil baik performa mesin maupun pengendaliannya. Dengan mengendarai langsung Anda bisa merasakan bagaimana tarikan mesin, kondisi rem, kopling untuk mobil manual, pendingin udara (AC), audio, dan panel indikator lainnya pada mobil.

Periksa Surat Kendaraan

Jika semua sudah aman, periksa surat-surat kendaraan. Sesuaikan nomor rangka dan nomor mesin dengan yang tertera pada BPKB dan STNK. Cek pula ke polisi, apakah pelat mobil tersebut terdaftar atau tidak. Dengan langkah ini, pembeli bisa terhindar dari mobil curian atau kemungkinan surat-suratnya yang bermasalah.

Semoga bermanfaat…

RAJU FEBRIAN

BERBAGI



Ini Positif dan Negatif Modifikasi Busi

JAKARTA, 16 Oktober 2017 - Beragam cara dilakukan oleh pemilik kendaraan untuk mendongkrak performa mobil mereka. Sebut saja mengganti part dengan sarat akan naiknya...

Perayaan 3 Tahun ForESCom Indonesia Berlangsung Meriah

JAKARTA, 16 Oktober 2017 – Perayaan ulang tahun ke-3 Ford EcoSport Community (ForESCom) Indonesia berlangsung meriah. Perayaan yang dilangsungkan di...

Begini Tampilan New Toyota Supra

TOKYO, 16 Oktober 2017 – Satu nama besar akan kembali. Setelah 16 tahun keluar dari produksi, Toyota Supra akan kembali...

Volkswagen Polo SUV Mulai Hadir Tahun Depan

MUENCHEN, 16 Oktober 2017 – Meski terlambat, Volkswagen Group bersiap memasuki segmen crossover SUV mulai tahun depan. Menggunakan basis Polo,...

Jaguar XE L Kini Lebih Panjang dan Lapang

BEIJING, 16 Oktober 2017 – Jaguar memfokuskan sedan barunya pada sektor kabin. Jaguar XE L, sedan XE versi long wheelbase,...