Home EDITOR'S PICKS Ini Statistik Performa Rio Haryanto Sampai GP Cina

Ini Statistik Performa Rio Haryanto Sampai GP Cina

SHARE

JAKARTA, 18 April 2016 – Rio Haryanto, pembalap F1 dari Indonesia, sudah menjalani balapan ketiga setelah menyelesaikan balapan di GP Cina hari Minggu (17/4) kemarin. Sepanjang musim berjalan sampai dengan GP Cina kemarin, Ia sudah mengoleksi lebih dari 700 km sejak GP Australia dan mengumpulkan total 328 lap. Jumlah lap itu dihitung dari Free Practice 1 (FP1) GP Australia.

Bagi pembalap F1mileage sangat penting karena semakin tinggi jam terbang, habit pembalap dalam beradaptasi dengan mobil pun akan lebih baik. Mengemudikan mobil F1 sangat berbeda dengan mobil di balapan junior di bawah F1 terutama dengan mobil GP2.

Hal itu dirasakan sendiri oleh Rio. Misalnya, Rio pernah menyebutkan soal SDM di F1 yang banyak sehingga ia harus berkomunikasi dengan banyak orang. Termasuk di dalam mengenal teknologinya.

Di dalam hal catatan waktu, waktu yang dicatat oleh Rio pada setiap free practice (latihan bebas) pada setiap grand prix juga memperlihatkan grafik peningkatan. Misalnya, jika pada FP1 GP Australia pertengahan Maret lalu Ia mencatat 1 menit 43,372 detik, pada FP1 GP Cina mencatat 1:41,614. Bahkan di FP 2 ia mencatat waktu yang lebih tajam 1:40,550. Rio juga mempertipis selisih waktnya dengan teammate-nya Pascal Wehrlein.

Pada debut weekend racenya di GP Australia, catatan waktu free practice Rio selalu berada di bawah Pascal, sedangkan pada GP Cina Rio sempat mengungguli Pascal. Mungkin Anda berpikir bahwa kondisi balap di setiap weekend race berbeda, memang betul.

Ya itulah balapan, namun yang perlu kita perhatikan di dalam setiap balapan adalah kenaikan grafik pembalap itu sendiri di dalam mengemudikan mobil dan beradaptasi.

Ada juga yang berpikir bahwa di dalam balapan yang terpenting adalah hasilnya. Artinya hasil finish pembalap pada saat race hari Minggu. Kalau itu menjadi patokannya, kenapa Kimi Raikkonen yang memulai debut F1 tahun 2001 baru menjadi juara dunia 2007? Atau Fernando Alonso yang masuk musim 2001, tapi baru jadi juara dunia 2005?

Untuk mempertajam ingatan kita tentang performa Rio Haryanto di F1, Carvaganza menyuguhkan ringkasan catatan waktu dan hasil balap yang diraih pembalap kelahiran Surakarta 23 tahun lalu dalam bentuk data.

Statistik Rio Haryanto

[table id=52 /]

EKA ZULKARNAIN

Short URL:
SHARE

Eksklusif Test Drive: Merasakan Sensasi Lintasan Sirkuit Ricardo Tormo

JAKARTA, 23 Januari 2017 – Sirkuit Ricardo Tormo menjadi lokasi yang disambangi Carvaganza untuk mencoba supercar Lamborghini Aventador S hari ini, Senin, 23...

Eksklusif Test Drive: Menjajal Lamborghini Aventador S Terbaru di Spanyol

VALENCIA, 23 Januari 2017 – Carvaganza mendapat kesempatan eksklusif hari ini, Senin, 23 Januari 2017. Wartawan Carvaganza, Eka Zulkarnain, diundang secara...

Emma China Gelar Kontes Audio Tingkat Asia di BSD

JAKARTA, 23 Januari 2017 - European Mobile Media Association (EMMA) China menggelar sebuah kontes audio yaitu China Friendship Cup (CFC)...

5 Jenis Jok Mobil, Ini Cara Membersihkannya

JAKARTA, 22 Januari 2017 - Jok atau kursi mobil merupakan sebuah komponen yang cukup vital untuk sebuah kendaraan. Keberadaannya pun...

Dendrobium, Supercar Listrik Pertama Singapura

SINGAPURA, 22 Januaro 2017 – Singapura tak mau ketinggalan dalam kompetisi pengembangan mobil listrik. Mereka akan memperkenalkan Dendrobium yang akan...