Beranda Updates Angkutan Roda Tiga, Antara Dibutuhkan dan Tidak

Angkutan Roda Tiga, Antara Dibutuhkan dan Tidak

BERBAGI

JAKARTA, 16 September 2016 – Angkutan lingkungan roda tiga seperti bajaj dan bemo menjadi buah simalakama. Tak lagi memenuhi standar emisi namun ternyata masih dibutuhkan oleh konsumen. Kedua kendaraan ini dipastikan belum akan tergusur dari peredaran di Ibukota.

Ketua Institute Transportasi Indonesia (Instran) Dharmaningtyas mengatakan angkutan lingkungan ini masih diminati dan dibutuhkan, bahkan memiliki dasar hukum yang kuat. Berdasar Perda No 4 thn 2014 angkutan lingkungan adalah sepeda motor roda tiga tanpa rumah. “Dengan demikian dasar hukum angkutan lingkungan atau angkutan roda tiga itu sangat kuat. Jadi tidak ada masalah apapun dengan ketentuan peraturan daerah yang ada,” ujarnya.

Menurutnya, permintaan terhadap jasa angkutan roda tiga masih cukup tinggi. Terbukti jumlah angkutan roda tiga saat ini masih sebanyak 14.000 unit. Bahkan, nilai setoran setiap harinya masih mencapai Rp 120.000 sampai Rp 160.000.

“Karena angkutan ini dibutuhkan ibu-ibu ketika berbelanja kepasar, anak-anak sekolah, orang yang berpergian dalam jarak dekat dll,” kata Darmaningtyas pada diskusi publik bertajuk  “Menata Transportasi Jakarta Menelisik Peran Angkutan Lingkungan” Studi Kasus Angkutan Roda Tiga di Bangi Kopi Tiam, Pasar Minggu.

16092016-car-bajaj

Sementara wartawan senior Anton Chrisbianto menyebut, jumlah orang yang memanfaatkan angkutan di Jakarta dari sekitarnya (Bodetabek) dari tahun ke tahun terus meningkat. Pada tahun 2010 jumlah orang memanfaatkan angkutan menuju Jakarta masih 21,5 juta orang. Lima tahun kemudian, pada tahun 2015, jumlah tersebut mencapai 47,5 juta orang.

“Dengan meningkatnya jumlah orang yang berlalu lintas di Jakarta maka kemacetan semakin parah. Sehingga kerugian ekonomis yang ditimbulkan semakin meningkat. Kerugian akibat pemanfaat BBM yang sia-sia mencapai Rp 42,5 triliun sedangkan kerugian kesehatan, waktu produktif yang percuma, dan pencemaran udara mencapai Rp 15 triliun,” ujar Anton Chrisbianto.

Dharmaningtyas dan Anton mendesak pemerintah untuk secara tegas dan konsisten menjalankan pemetaan fungsi masing-msing moda transporttasi. Dia menyebut angkutan lingkungan roda tiga misalnya tetap dipertahankan, namun mengatur area peredarannya agar tidak tumpang tindih dengan moda transportasi lain. Apalagi menggantikannya dengan angkutan yang berukuran lebih besar.

Langkah lain adalah mendirikan badan hukum untuk pengelola angkutan ini dan peremajaan armada yang sesuai dengan prinsip ramah lingkungan. Wujudnya mengganti angkutan roda tiga berbahan bakar minyak dengan model yang berbahan bakar gas alam.

RAJU FEBRIAN

BERBAGI

Tips

Tips Melakukan Tune-Up a la Pembalap Jalanan Italia

JAKARTA, 4 Juli2017 -- Libur Lebaran 2017 telah berakhir. Waktunya kembali beraktifitas di ibu kota khususnya. Sebelum beraktifitas, tidak ada salahnya...

Gunakan Bahan Ini untuk Menghilangkan Noda Aspal di Mobil Anda

JAKARTA, 28 Mei 2017 - Noda merupakan hal yang paling dibenci oleh semua orang. Bukan hanya noda pada pakaian saja,...

Mau Test Drive Hyundai di IIMS 2017? Ini Tipsnya

JAKARTA, 29 April 2017 -- Test drive menjadi cara ampuh untuk memahami lebih detail terhadap mobil incaran. Anda bisa mengeksplorasi...

INTERVIEW

INTERVIEW: Karen Lim, More Than Meets The Eye

Saat memasuki ruang president director BMW Group Indonesia, Karen Lim menyambut kami dengan potongan rambut baru yang lebih segar. Mukanya...

INTERVIEW: Arie Christopher Setiadharma, Ferrari Family

Pria kelahiran Jakarta ini sangat mencinta mobil. Dari kecil iya sudah menyukai mobil, bahkan sejak SD sudah menggilai majalah-majalah yang...

Stefano Domenicali: Lamborghini Kerahkan SDM dan Jaringan Dealer Sambut Urus

JAKARTA, 7 Maret 2017 – Tinggal satu bulan lagi Lamborghini Urus akan memasuki tahap produksi yaitu pada bulan April depan....

MORE UPDATE

Editors’ Choice Carvaganza 2017: BMW i8

BMW INDONESIA semakin maju dengan menunjukkan line-up miliknya yang diberi sentuhan menarik dari berbagai sektor mulai dari teknologi, performa maupun...

Editors’ Choice Carvaganza 2017: Mitsubishi Pajero Sport Dakar 4×2

KETIKA diumumkan bahwa majalah saya akan melakukan pemilihan Carvaganza Editor’s Choice untuk kedua kalinya, saya sudah punya bayangan beberapa mobil...

Editors’ Choice Carvaganza 2017: Mazda CX-3

LAYAKNYA mobil Mazda pada umumnya, Mazda CX-3 2017 yang diluncurkan pada awal 2017 di Indonesia sudah mengaplikasi teknologi SkyActiv dan...

Editors’ Choice Carvaganza 2017: All New Honda Civic

SEJAK kelahirannya pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 lalu, All New Honda Civic sukses memikat hati para konsumen....

Editors’ Choice Carvaganza 2017: Porsche 911 Carrera

BERKENDARA di kota padat seperti Jakarta bisa jadi melelahkan. Kemacetan ada di mana-mana. Belum lagi mobil yang berjalan pelan di...