Home Updates Mitsubishi Rombak Struktur Bisnis di Indonesia

    Mitsubishi Rombak Struktur Bisnis di Indonesia

    JAKARTA, 14 Oktober 2016PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distribusi resmi kendaraan merek Mitsubishi di Indonesia bakal melakukan perombakan struktur bisnisnya di Indonesia.

    Presiden Direktur PT KTB, Hisashi Ishimaki mengungkapkan rencana perubahan struktur bisnis tersebut didorong permintaan untuk memperluas pasar kendaraan Mitsubishi di Indonesia.

    PT KTB sendiri pertama kali berdiri di Indonesia tahun 1970. Kegiatan bisnisnya di jalankan oleh PT Krama Yudha (KY) dengan mitranya Mitsubishi Corporation (MC). KTB secara cepat berkembang dan mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar untuk commercial vehicle (CV) atau kendaraan niaga.

    Pasar otomotif Indonesia diprediksi terus berkembang dan meningkat, karena itu KTB bersama para pemegang saham telah mempelajari bermacam kebijakan agar dapat memperluas bisnis kendaraan Mitsubishi.

    Hasil dari pembelajaran tersebut, KTB memutuskan pembagian operasional bisnis di bawah dua merek menjadi Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) untuk bisnis CV dan Mitsubishi Motors Corporation (MMC) untuk bisnis passenger car dan light commercial vehicle (LCV).

    Saat ini KTB adalah perusahaan manufaktur dan distributor untuk merek MFTBC dan MMC. Rencananya perombakan akan dilakukan bisnis yang terkait MMC (PC dan LCV) akan dialihkan dari KTB ke entitas lain sebagai berikut:

    1. Mengalihkan bisnis manufaktur MMC ke PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) yang didirikan pada Desember 2014.
    2. Mengalihkan bisnis distribusi MMC ke perusahaan baru yang sedang dipersiapkan.
    3. Melakukan reorganisasi bisnis KTB saat ini menjadi perusahaan yang hanya bergerak di bisnis MFTBC dan memiliki dua fungsi sebagai manufaktur serta distributor.

    Perubahan bisnis baru tersebut akan dimulai pada April 2017 dengan struktur kepemilikan seperti berikut ini:

    1. Perusahaan baru sebagai distributor MMC: MC 40 persen, KY 30 persen, dan MMC 30 persen.
    2. Pada KTB saat ini sebagai manufaktur dan distributor dari MFTBC: KY 40 persen, MC 30 persen, dan MFTBC 30 persen.

    TITO LISTYADI

    Toyota C-HR Dirakit di Indonesia dan Gunakan Mesin 1.5L?

    JAKARTA, 16 Januari 2017 – Toyota dikabarkan akan segera memasakan Toyota C-HR di Indonesia. Tak hanya itu, mobil ini kabarnya...

    Peterhansel Kembali Kuasai Klasemen Sementara

    SAN JUAN, 15 Januari 2017 - Ajang Rally Dakar 2017 sudah memasuki etape 10 dimana sebelumnya sempat dibatalkannya 2 etape....

    Honda Civic Type-R Prototype Panaskan Tokyo Auto Salon 2017

    CHIBA, 15 Januari 2017 -- All New Honda Civic Type-R Prototype memanaskan ajang The 35th Tokyo Auto Salon 2017 yang...
    video

    VIDEO: Begini Cara Kerja Transmisi Dual Clutch

    JAKARTA, 15 Januari 2017 - Mungkin anda pernah mendengar Dual Clutch Transmission. Ya, transmisi ini kini tengah populer digunakan oleh...

    Michelin Luncurkan Ban Sport Terbaru

    BANDUNG, 14 Januari 2017 - Salah satu merek ban ternama di Indonesia yaitu Michelin meluncurkan ban performance terbaru mereka yaitu Michelin Pilot Sport 4....