Beranda Updates Ini  Alasan Kenapa F1 Disebut Puncaknya Motorsport

Ini  Alasan Kenapa F1 Disebut Puncaknya Motorsport

BERBAGI
Foto: f1fanatic.co.uk

JAKARTA, 12 FEBRUARI 2016 – Sebutan Formula 1 sebagai lbunya Motorsport alias The Pinnacle of Motorsport sudah melekat lama. Inilah ‘surga’ tertinggi yang menjadi cita-cita karter dan para pembalap muda. Sebutan itu bukan hanya karena faktor mobil saja tetapi juga sirkus F1 itu sendiri yang extravaganza dan program riset dan developmentnya yang begitu meraksasa.

Engineer, pakar aerodinamika dan desainer tim F1 adalah orang-orang terbaik di bidangnya dan teknologi yang dikembangkan pun teknologi yang tidak bisa dibandingkan dengan teknologi lain. F1 merupakan laboratorium segala hal yang berhubungan dengan dunia otomotif. Dari mulai teknologi mesin, desain mobil, teknologi pelumasan, material dan lain-lain dan ada beberapa pengembangan di F1 yang kemudian diterapkan pada mobil jalan raya.

Baca Juga:  FEATURE: Kanjozoku, Breaking the myth

Memang, dalam beberapa tahun terakhir banyak pihak meragukan apakah F1 masih menjadi puncak piramida dunia motorsport? Untuk menjawab hal itu, mari lebih baik kita simak beberapa fakta kenapa F1 menjadi The Pinnacle of Motorsport. Silahkan Anda membandingkannya dengan motorsport yang lain jika ada yang bisa menandinginya…

  • Ketika melesat pada kecepatan maksimal, mesin F1 menghirup udara rata-rata 0,40 kg per detik untuk membakar bahan bakar. Angin tersebut dapat digunakan untuk mengisikan udara ke 600 balon dalam waktu hanya semenit saja.
  • Ketika mengerem, pembalap F1 akan mendapatkan beban tekanan 5 g dan 4 g ketika menikung.
  • Mobil F1 bisa mendapatkan downforce aerodinamika maksimal sama dengan 2,5 metrik ton ketika melesat pada kecepatan 330 km/jam. Atau sama dengan Anda mengemudikan mobil MPV lantas di atapnya diberi beban mobil big SUV 4×4 dengan bobot 2,5 ton, misalnya Range Rover Sport HSE.
  • Suhu gas buang yang keluar dari knalpot mobil F1 mencapai 950 – 1000 derajat Celcius. Atau 50 persen lebih tinggi dari temperature untuk melelehkan alumunium (660 derajat Celcius).
  • Pada kecepatan sedang, jarak antara permukaan sirkuit dengan plank mobil F1 (papan yang terdapat di kolong mobil F1 untuk melindungi kolong mobil tidak bergesekan langsung dengan aspal) antara 10 – 50 mm. Pada kecepatan minimum jaraknya hanya setebal iPhone.
  • Pembalap F1 melakukan pergantian gigi transmisi 2500 – 4000 kali dalam satu balapan. Contohnya, di GP Kanada, pembalap melakukan rata-rata pergantian gigi setiap 1,3 detik.
  • Pada era mesin V10, mobil F1 memiliki power to weight ratio 1500 bhp per ton. Pada musim 2014 di atas 1000 bhp per ton. Mobil Bugatti Veyron hanya memiliki rasio tenaga berbanding bobot 500 bhp per ton.
  • Ban mobil jalanan dapat tahan dipakai antara 60.000 – 100.000km. Ban F1 hanya didesain tahan 90 – 120 km saja.
  • Ketika pembalap F1 mengerem, ia mendapatkan gaya deselerasi yang sama dengan mobil jalan raya menabrak dinding beton pada kecepatan 300 km/jam.
  • Suhu pada cakram rem mobil F1 bisa mencapai di atas 1000 derajat Celcius.
  • Pada saat balapan, rata-rata suhu di dalam kokpit pembalap bisa mencapai 50 derajat Celcius.
Baca Juga:  3 Peslalom TTI Perkuat Tim Indonesia di Ajang AAGC 2017

EKA ZULKARNAIN

BERBAGI

Tips

Tips Melakukan Tune-Up a la Pembalap Jalanan Italia

JAKARTA, 4 Juli2017 -- Libur Lebaran 2017 telah berakhir. Waktunya kembali beraktifitas di ibu kota khususnya. Sebelum beraktifitas, tidak ada salahnya...

Gunakan Bahan Ini untuk Menghilangkan Noda Aspal di Mobil Anda

JAKARTA, 28 Mei 2017 - Noda merupakan hal yang paling dibenci oleh semua orang. Bukan hanya noda pada pakaian saja,...

Mau Test Drive Hyundai di IIMS 2017? Ini Tipsnya

JAKARTA, 29 April 2017 -- Test drive menjadi cara ampuh untuk memahami lebih detail terhadap mobil incaran. Anda bisa mengeksplorasi...

INTERVIEW

INTERVIEW: Karen Lim, More Than Meets The Eye

Saat memasuki ruang president director BMW Group Indonesia, Karen Lim menyambut kami dengan potongan rambut baru yang lebih segar. Mukanya...

INTERVIEW: Arie Christopher Setiadharma, Ferrari Family

Pria kelahiran Jakarta ini sangat mencinta mobil. Dari kecil iya sudah menyukai mobil, bahkan sejak SD sudah menggilai majalah-majalah yang...

Stefano Domenicali: Lamborghini Kerahkan SDM dan Jaringan Dealer Sambut Urus

JAKARTA, 7 Maret 2017 – Tinggal satu bulan lagi Lamborghini Urus akan memasuki tahap produksi yaitu pada bulan April depan....

MORE UPDATE

All-new BMW Seri 5 Raih Penghargaan Keamanan dan Desain

JAKARTA, 20 Juli 2017 – Dua penghargaan tingkat dunia berhasil diraih All-new BMW Seri 5. Generasi terbaru BMW Seri 5 yang...

Astra Gelar Serangkaian Kegiatan HUT ke-60 di Surabaya

SURABAYA, 21 Juli 2017 – Astra International Tbk kembali menggelar roadshow perayaan HUT ke-60 di Surabaya. Kegiatan ini bersamaan dengan...

Chevrolet Gelar Dare To Drive di Serpong

SERPONG, 21 Juli 2017 - PT General Motors Indonesia selaku Agen Pemegang Merek Chevrolet di Indonesia kembali membuktikan ketangguhan serta...

Pertamina Ajak Konsumen Nonton Balap F2 di GIIAS 2017

JAKARTA, 21 Juli 2017 -- PT Pertamina (Persero) bakal luncurkan “My Pertamina Loyalty Program” di ajang GIIAS 2017. Program ini...

3 Peslalom TTI Perkuat Tim Indonesia di Ajang AAGC 2017

SEMARANG, 21 Juli 2017 -- Tiga peslalom andalan Toyota Team Indonesia (TTI) -- Demas Agil, Anjasara Wahyu dan Adrianza Yunizal...