Anti-lock Braking System (ABS)

Anti-lock Braking System (ABS)

(Foto: daimler.com)

Anti-lock Braking System atau disingkat ABS adalah sistem pengereman yang berguna untuk mencegah terjadinya efek mengunci pada perangkat rem tatkala menginjak pedal secara mendadak. Hal ini untuk menghindari mobil dari kemungkinan selip akibat efek gaya dorong kendaraan yang menjauhi titik pusat (sentrifugal).

ABS bekerja apabila pada mobil terjadi pengereman keras sehingga salah sebagian atau semua roda berhenti sementara mobil masih melaju, membuat kendaraan tidak terkendali sama sekali. Hal ini tentu sangat berbahaya terutama di jalan licin dan kelokan.

Caranya adalah dengan sensor yang memberikan input atau kontrol, kapan roda harus berhenti dan kapan roda harus berputar. Jadi ketika kendaraan di rem, roda tidak terkunci dan pengemudi masih tetap bisa mengendalikan kendaraan tersebut. Proses itu berlangsung sangat cepat, bisa mencapai 15 kali/detik. Efeknya adalah mobil tetap dapat dikendalikan dan jarak pengereman makin efektif sehingga dapat mengurangi tingkat kecelakaan.

Teknologi ini pertama kali diperkenalkan oleh Daimler yang ketika itu masih berduet hanya dengan Benz tahun 1970. ABS awalnya diberi nama anti-block system diciptakan oleh Hans Scherenberg di Stuttgart, Jerman.

SURABAYA, 9 Desember 2016 - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distributor resmi kendaraan Mitsubishi di Indonesia turut...

KUALA LUMPUR, 8 Desember 2016 -- The New Car Assessment Program for Southeast Asian Countries (ASEAN NCAP) merilis hasil uji...

SYDNEY, 9 Desember 2016 – SUV menengah terbaru Honda yaitu Honda CR-V sudah diperkenalkan Oktober lalu di Amerika Serikat. Salah...

JAKARTA, 9 Desember 2016 – Pasar kaca film di Indonesia bakal makin ramai dengan kehadiran pemain baru asal Amerika Serikat,...

SURABAYA, 8 Desember 2016 - Honda Surabaya Center selaku dealer utama resmi Honda untuk wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa...