Home Blogs Deteksi Kerusakan Transmisi Mobil Matik Anda, Sekarang!

Deteksi Kerusakan Transmisi Mobil Matik Anda, Sekarang!

SHARE

JAKARTA, 5 Oktober 2016 – Konsumen mobil bertransmisi otomatis atau yang biasa dikenal dengan istilah matik di Indonesia belum sebanyak penyuka mobil bertransmisi manual. Hal itu lantaran banyak yang menganggap bahwa mobil matik adalah mobil ringkih yang membutuhkan perawatan ekstra serta biaya yang cukup mahal. Belum lagi ada anggapan menyebutkan jika kerusakan pada mobil matic akan merembet dari satu komponen ke komponen lainnya. Itulah sebabnya banyak orang yang lebih tertarik untuk membeli mobil bertransimisi manual, baik itu mobil baru ataupun bekas.

Dikutip dari situs resmi Toyota Indonesia, permasalahan pada mobil matik biasanya timbul karena perawatan yang tidak teratur dari pemilik sebelumnya, atau penjualnya. Gara-gara tidak terawar mobil menjadi tidak enak saat digunakan hingga timbul masalah kerusakan pada komponen mobil.

Perawatan berkala secara rutin dapat membuat mobil matik awet dan berumur panjang. Selain perawatan, cara lain agar mobil matik tetap awet adalah dari cara mengemudi.

Nah, untuk mendeteksi kerusakan awal pada mobil matik bisa dilakukan sendiri. Caranya, ketika memasukkan gigi, atau saat menginjak pedal gas dalam-dalam, rasakan hentakan atau getaran saat mobil berjalan. Jika terasa getaran atau hentakan selama mobil berjalan, namun perpindahan tuas masih mulus, mobil bisa lanjut berjalan. Berbeda jika mulai timbul hentakan kasar, sebaiknya mobil dimasukkan bengkel agar dapat diperiksa lebih lanjut.

Cara berikutnya adalah merasakan perpindahan gigi otomatis di tiap perpindahan percepatan. Untuk jenis AT akan terasa mengayun saat transmisi normal, sedangkan untuk jenis CVT akan terasa mulus. Saat terdapat kerusakan pada mobil, perpindahan transmisi akan terganggu atau muncul bunyi aneh dari dalam transmisi. Biasanya tarikan mobil terasa berat  atau menghentak hentak saat di perjalanan. Ini merupakan kerusakan umum yang ada di mobil matik.

Apa penyebabnya? Bila masih matik manual atau konvensional, biasanya terjadi karena oli yang bocor atau oli yang sudah aus dan kotor sehingga akhirnya membuat tekanan oli tak mampu mengangkat perpindahan gigi pada RPM yang sesuai. Sudah dipastikan getar mobil akan berpindah pada putaran mesin tinggi, lalu mobil akan terasa menyentak.

Lalu bagaimana bila mobil tidak bisa bergerak ke arah belakang atau tidak bisa mundur? Hal ini terjadi bila komponen mekanikal atau eletrik pada sistem transmisi.

Cara terakhir adalah dengan melakukan kick down saat mobil melaju. Kick down yaitu menginjak pedal gas dalam-dalam dengan cepat ketika mobil digunakan. Jika mobil masih responsif, maka tak ada kerusakan pada mobil. Namun, jika sudah tidak responsif, bisa dipastikan transmisi mobil mengalami kerusakan, dan harus segera bawa mobil ke bengkel untuk menghindari timbulnya masalah lain pada mobil anda.

Semoga bermanfaat…

SEPTIAN TRI KUSUMA

SHARE

INTERVIEW

Stefano Domenicali: Lamborghini Kerahkan SDM dan Jaringan Dealer Sambut Urus

JAKARTA, 7 Maret 2017 – Tinggal satu bulan lagi Lamborghini Urus akan memasuki tahap produksi yaitu pada bulan April depan....

Carl Isenbeck: Porsche di Indonesia Punya Trend Positif

JAKARTA, 28 Februari 2017 -- Porsche tak mau ketinggalan bersaing di pasar mobil premium di tanah air. PT Eurokars Artha...

Roelof Lamberts, Mercedes Enthusiasm

KEHADIRAN pria kelahiran Belanda ini di Indonesia sudah hampir dua tahun diawali ketika menjabat sebagai Director of Sales and Marketing...

INTERVIEW: Biswadev Sengupta, Step By Step

Kehadiran mobil Tata di Indonesia tergolong sangat baru. Baru tiga tahun, namun sudah mencatat total angka penjualan lebih dari 3000...

INTERVIEW: Adrian Tirtadjaja and Big Ideas

Penjualan mobil Lexus sepanjang tahun 2016 sampai bulan November di Indonesia telah mencapai angka 1000 unit. Sebuah pencapaian yang tinggi bagi brand mobil premium...

Tips

Hindari Tabrakan, Jaga Jarak Aman Kendaraan Anda

JAKARTA, 18 Maret 2017 - Kecelakaan merupakan sebuah hal yang sangat tak diinginkan oleh siapapun. Hal tersebut bisa saja diantisipasi...

Ini Ciri-Ciri Velg Mobil Bermasalah

JAKARTA, 6 Maret 2017 - Tekanan angin pada ban mobil kerap membuat mobil berjalan tidak stabil. Ternyata hal itu bukan...

Cuci Steam, Amankan Bagi Lapisan Anti Karat Mobil?

JAKARTA, 2 Maret 2017 -- Penggunaan lapisan anti karat pada kendaraan khususnya mobil memang telah banyak diterapkan pabrikan otomotif di Indonesia....

MORE UPDATE

Mitsubishi Pajero Sport dan Mirage Siap Diuji di 1st Indonesia Autovaganza

JAKARTA, 23 Maret 2017 – Mitsubishi siap meramaikan ajang 1st Indonesia Autovaganza di QBig Mall, BSD City, Minggu, 26 Maret...

Kejurnas Sprint Rally 2017 Gunakan Sistem Nilai Baru

JAKARTA, 24 Maret 2017 – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally musim kompetisi 2017 akan dibuka di Sirkuit Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) Sentul,...

Pertamina Lubricants Siapkan Banyak Kejutan di Tumplek Blek 2017

JAKARTA, 24 Maret 2017 -- PT Pertamina Lubricants kembali menyemarakkan The 18th International OTOBURSA Tumplek Blek 2017 pada 1-2 April 2017...

Mitsubishi Indonesia Lakukan Perubahan Organisasi per 1 April 2017

JAKARTA, 24 Maret 2017 -- Mitsubishi di Indonesia akan segera melakukan perubahan organisasi. PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB)...

Honeywell Tekankan Pentingnya Turbocharged Pada Mobil

JAKARTA, 23 Maret 2017 -- Honeywell (disingkat:HON) hari ini mempertegas komitmen mereka untuk membantu membangun dunia yang berkelanjutan melalui teknologi...