Waspada Mobil Bekas Banjir ! Ini Tipsnya

Waspada Mobil Bekas Banjir ! Ini Tipsnya

JAKARTA, 4 Oktober 2016Banjir menjadi salah satu momok menakutkan yang patut di waspadai pemilik kendaraan. Banjir membawa dampak buruk bagi mobil yang dipaksa melibas kawasan banjir. Mobil yang tergenang banjir dan tidak segera dimasukkan bengkel untuk dibersihkan dan diperbaiki, maka nantinya karat akan timbul di bagian kolong mobil dan menimbulkan masalah pada mobil. Biasanya, pada kasus seperti ini pemilik mobil jadi jenuh dengan kendaraannya dan lebih memilih untuk langsung menjualnya.

Nah, disinilah diperlukan tingkat kewaspaan yang tinggi, karena jangan kita membeli mobil dalam kondisi yang tidak baik akibat banjir. Berikut ini beberapa ciri-ciri mobil yang pernah terendam banjir dari Toyota.

Pertama adalah periksa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mobil tersebut. Asal suatu mobil bekas bisa diketahui dari STNK-nya. Perhatikan lokasi rumahnya, apakah termasuk dalam wilayah langganan rawan banjir atau tidak. Jika ditemui kasus bahwa mobil bekas tersebut belum balik nama dan digunakan di daerah yang berbeda dengan STNK, setidaknya Anda dapat langsung menanyakannya kepada penjualnya.

Kedua, dengan menelusuri bagian kabin adalah salah satu cara melihat apakah mobil pernah terendam banjir atau tidak. Kabin biasanya berbau tidak sedap karena pernah terendam air. Di bagian kolong mobil, Anda juga bisa melihat apakah ada karat di bagian rangka. Selain itu, periksa pula ban serep. Terkadang, banyak pembeli yang tidak melakukan pengecekan terhadap ban serep karena dianggap tak menunjukkan tanda apapun. Jadi, pastikan Anda mengecek ban serep, lihat apakah ada bekas lumpur yang menyangkut disana.

Apabila cara di atas sudah dilakukan, yang ketiga adalah buka karet pintu yang menempel pada bodi. Tarik karetnya, perhatikan apakah ada bekas pasir atau lumpur yang menempel. Cobalah untuk membuka karpet interior. Meskipun susah tetapi inilah salah satu cara yang efektif. Biasanya kotoran dan noda bekas banjir mengendap di balik karpet interior.

Cara keempat adalah dengan mengecek fungsi-fungsi perangkat elektroniknya. Dengan menghidupkan mobil sekaligus mengendarainya, lakukan juga pengecekan fungsi elektrikal yang ada. Seperti lampu utama, lampu sein, lampu kabin, central lock, power window, radio tape, lampu dasboard, wiper, sekring dan lain-lainnya.

Lakukan secara berulang untuk memastikan semua berfungsi dengan normal. Mobil bekas yang terendam banjir biasanya sulit atau bahkan tidak bisa dihidupkan. Dari proses menghidupkan mesin tersebut kita sudah bisa memastikan apakah kondisi mobil bekas tersebut layak untuk dibeli atau dipakai.

Mobil yang terawat dengan baik biasanya dilengkapi dokumen riwayat perawatan, setidaknya riwayat perawatan berkala. Dari hal tersebut yang paling  tidak memberikan sedikit gambaran tentang kondisi mobil secara keseluruhan. Jika masih ragu untuk memastikan kondisi mobil terutama bagian mesin sangat dianjurkan untuk mengajak mekanik kepercayaan Anda untuk membantu memeriksanya.

Jika Anda mencurigai bahwa mobil bekas tersebut sepertinya pernah terendam banjir, segera tinggalkan. Meskipun Anda tidak 100% yakin dengan apa yang Anda rasakan. Penghematan uang dengan harga mobil yang murah akan segera berakhir dan menjadi mahal saat Anda terpaksa memperbaiki mobil tersebut di kemudian hari.

SEPTIAN TRI KUSUMA

JAKARTA, 8 November 2016 – Honda raih empat penghargaan dalam ajang Indonesia WOW Service Excellence Award 2016 yang diadakan hari Kamis...

JAKARTA, 9 Desember 2016 – Toyota All New Sienta yang diluncurkan pada April 2016 berhasil meraih penghargaan prestisius sebagai “Product...

JAMBI, 9 Desember 2016 - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku dealer resmi kendaraan Mitsubishi di Indonesia bekerja...

JAKARTA, 9 Desember 2016 --  Nusantara Ford selaku dealer resmi kendaraan Ford di Indonesia menggelar program promo “Year End Aftersales...

JAKARTA, 9 Desember 2016 – PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI), pemegang merek Hyundai di Indonesia, mengumumkan...