Home EDITOR'S PICKS Siapa yang Bakal Mendominasi Red Bull Ring?

Siapa yang Bakal Mendominasi Red Bull Ring?

SHARE

JAKARTA, 1 Juli 2016 — Setelah kita disuguhkan balapan street circuit di Baku, Azerbaijan, dua minggu lalu, balapan putaran ke-9 Formula 1 akan menyambangi daerah perbukitan Spielberg, Austria. Treknya simpel, 9 tikungan kecepatan tinggi dengan trek-trek lurus, tikungan terbuka dan cukup teknikal.

Sirkuit Red Bull Ring memiliki tiga trek lurus di mana mobil F1 bisa dipacu sampai kecepatan di atas 300km/jam sehingga trek ini disebut sebagai trek yang mengandalkan tenaga. Jika dilihat dari delapan putaran ke belakang.

Di atas kertas tim Mercedes akan lebih unggul di sini dibandingkan dengan Red Bull sebagai tim kandang, yang sepanjang musim ini agak keteteran. Sedangkan Renault mulai memperlihatkan perkembangan positif sejak GP Monaco dan Kanada, tapi masih di bawah mesin Mercedes dan Ferrari.

Bagi Ferrari, sirkuit ini bisa memberikan keberuntungan meskipun pada putaran-putaran sebelumnya didera sejumlah kesalahan. Yang pasti, jika Ferrari mampu melakukan improvement dan memiliki strategi yang lebih baik, bukan tak mungkin Kimi Raikkonen ‘mengambil’ keuntungan dari Lewis Hamilton atau pun Nico Rosberg. Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen tetap menjadi ancaman bagi duet Brackley. Kimi maupun Ferrari kemungkinan akan menerapkan strategi race yang agresif untuk beradu langsung dengan Mercedes.

Chief Technical Officer Williams, Pat Symonds, mengakui bahwa pengaturan pemakaian ban pada balapan hari Minggu nanti (03/6) akan lebih sulit karena beberapa bagian trek di aspal ulang. Otomatis bisa membuat ban bekerja lebih keras, apalagi kalau cuaca nanti tidak menentu. “Kami melihat ada dua perbedaan yang cukup signifikan. Pertama cuaca yang diprediksi tidak menentu pada Jumat dan Sabtu dan Minggu memang berpotensi kering,” ujar Pat.

29062016-Car-Red-Bull-Ring_02

Kondisi ini tentu juga akan menyulitkan tim lain seperti Force India, yang sekarang di papan tengah, meskipun dari performa sudah lebih baik  sejak melakukan penyempurnaan pada chassis di Barcelona. Kesulitan juga akan diterima tim bawah seperti Sauber maupun Manor.

Dalam pemilihan ban, kompon ban mandatory untuk Red Bull Ring adalah Soft dan Supersoft. Pirelli sendiri sudah mengalokasikan kompon merah dan kuning ditambah dengan Ultrasoft (corak ungu) untuk Austria. Tim Mercedes sudah memilih 8 set ban Ultrasoft, 7 Supersoft dan 3 Soft. Ferrari memilih 9 set Ultrasoft, 1 set Soft dan 3 set Supersoft. Maka bisa dipetakan bahwa tim papan atas akan mengandalkan ban corak ungu di balapan nanti.

Kombinasi Soft dan Supersoft sudah pernah dipakai di Monaco dan Montreal beberapa waktu lalu namun dari kedua balapan tersebut performa Supersoft sedikit payah sehingga kebanyakan tim menghindari memakai ban bercorak merah. Kemungkinan, mayoritas tim akan memakai Ultrasoft di stint pertama karena jika kondisi cuaca sejuk, trek tidak akan terlalu menggerus ban sehingga tim-tim atas akan bisa membangun jarak dengan tim di belakangnya.

EKA ZULKARNAIN

Berita Terkait:
Yuk, Mengenal Sirkuit Red Bull Ring
Ultrasoft Dominasi Pemilihan Ban di GP Austria

SHARE

INTERVIEW

Stefano Domenicali: Lamborghini Kerahkan SDM dan Jaringan Dealer Sambut Urus

JAKARTA, 7 Maret 2017 – Tinggal satu bulan lagi Lamborghini Urus akan memasuki tahap produksi yaitu pada bulan April depan....

Carl Isenbeck: Porsche di Indonesia Punya Trend Positif

JAKARTA, 28 Februari 2017 -- Porsche tak mau ketinggalan bersaing di pasar mobil premium di tanah air. PT Eurokars Artha...

Roelof Lamberts, Mercedes Enthusiasm

KEHADIRAN pria kelahiran Belanda ini di Indonesia sudah hampir dua tahun diawali ketika menjabat sebagai Director of Sales and Marketing...

INTERVIEW: Biswadev Sengupta, Step By Step

Kehadiran mobil Tata di Indonesia tergolong sangat baru. Baru tiga tahun, namun sudah mencatat total angka penjualan lebih dari 3000...

INTERVIEW: Adrian Tirtadjaja and Big Ideas

Penjualan mobil Lexus sepanjang tahun 2016 sampai bulan November di Indonesia telah mencapai angka 1000 unit. Sebuah pencapaian yang tinggi bagi brand mobil premium...

Tips

Hindari Tabrakan, Jaga Jarak Aman Kendaraan Anda

JAKARTA, 18 Maret 2017 - Kecelakaan merupakan sebuah hal yang sangat tak diinginkan oleh siapapun. Hal tersebut bisa saja diantisipasi...

Ini Ciri-Ciri Velg Mobil Bermasalah

JAKARTA, 6 Maret 2017 - Tekanan angin pada ban mobil kerap membuat mobil berjalan tidak stabil. Ternyata hal itu bukan...

Cuci Steam, Amankan Bagi Lapisan Anti Karat Mobil?

JAKARTA, 2 Maret 2017 -- Penggunaan lapisan anti karat pada kendaraan khususnya mobil memang telah banyak diterapkan pabrikan otomotif di Indonesia....

MORE UPDATE

All New MINI Countryman Resmi Meluncur di Thailand

BANGKOK, 29 Maret 2017 - Salah satu brand mobil hatchback premium asal Inggris yang berada dibawah BMW Group yaitu MINI...

Lamborghini Urus Tak Minat Pecahkan Rekor Nurburgring

BOLOGNA, 29 Maret 2017 - Lamborghini Urus memang masih lama datangnya, tapi sudah dipastikan menjadi kenyataan. Namun, meskipun dilahirkan dari pabrikan yang mengutamakan kecepatan,...

Hankook Luncurkan Ban Baru

SEOUL, 29 Maret 2017 – Pabrikan ban asal Korea Selatan, Hankook Tire, pada hari ini di Seoul, Korea Selatan, meluncurkan ban terbaru yang diberi...

Honda CR-V 7-Seater Nongol di Bangkok International Motor Show 2017

BANGKOK, 29 Maret 2017 - Ada pemandangan yang menarik di ajang Bangkok International Motor Show 2017 terutama di Booth dari...

BMW Group Thailand Luncurkan 3 Mobil Baru di Bangkok International Motor Show

BANGKOK, 29 Maret 2017 - Ajang Bangkok International Motor Show 2017 sudah dimulai. Pada ajang motor show yang di gadang...